Sukses

Pemandangan Langka, Air Telaga Sebening Kaca di Jawa Barat

Liputan6.com, Kuningan - Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memiliki beragam kekayaan alam yang eksotis. Selain Gunung Ciremai, kekayaan alam lainnya yang tak kalah menawan adalah Telaga Nilem.

Telaga itu termasuk dalam kawasan kompleks wisata Telaga Remis. Air telaga itu sangat jernih dan bening seperti kaca. Saking jernihnya, pengunjung yang berwisata ke Telaga Nilem ini bisa melihat langsung ke dasar telaga.

Manajer Unit Wisata Telaga Remis, Adam mengatakan, Telaga Nilem memiliki kedalaman mulai dari setinggi mata kaki, hingga sekitar 2,5-3 meter. Siapa pun bisa menikmati air telaga ini, tetapi wajib berhati-hati karena bagian bawah telaga tidak rata dan berisi bebatuan yang licin.

Jika tidak hati-hati, Anda bisa terpeleset dan tergores. "Telaga Nilem ini mulai dibuka untuk umum awal 2013 dipadukan dengan penginapan yang ada di bagian sisi telaga," ujar Adam, Minggu, 14 Agustus 2016.

Telaga Nilem termasuk wilayah Desa Kaduela, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan. Jaraknya kurang lebih 37 km dari pusat Kota Kuningan atau sekitar 20 km dari pusat Kota Cirebon. Untuk menjangkau telaga ini cukup mudah, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Air telaga yang bening dikelilingi pepohonan rindang membuat suasana telaga semakin teduh dan asri. Di tepi telaga terdapat dua buah gazebo untuk beristirahat menikmati suasana. Ada pula warung-warung berjejer di sisi seberang untuk bersantai sekaligus mengganjal perut yang lapar.

Air telaga sebening kaca itu menjadi sumber air bersih warga sekitar, selain juga dimanfaatkan wisatawan untuk berenang. (Liputan6.com/Panji Prayitno)

"Telaga Nilem ini setiap harinya selalu ramai pengunjung, terutama saat siang menjelang sore hari," kata Adam.

Dia mengatakan, pengelola selalu menjaga kejernihan air dari berbagai macam bahan kimia, seperti shampo, sabut atau bahan kimia lain saat bermain di Telaga Nilem.

Penjagaan Telaga Nilem dari bahan kimia tersebut lantaran airnya juga dimanfaatkan sebagai sumber air bersih warga. "Kasihan warga di bawah bila air telaga ini nantinya tercemar, sementara ini kami masih izinkan untuk digunakan bermain air atau berenang asal kan mengikuti aturan," jelas Adam.

Untuk dapat menikmati objek wisata ini, pengunjung cukup membayar Rp 10.000 pada hari biasa dan Rp 13.500 saat akhir pekan.

Pria Ditangkap karena Lepaskan 15 Kuda Pacuan

Tutup Video