Liputan6.com, Ternate - Terdakwa kasus pemalsuan identitas anak kembar Sultan Ternate, Nita Budi Susanti, diam-diam telah terbang ke Jakarta. Alasan kepindahannya ke ibu kota adalah sakit gangguan pada tulang belakang.
Kepindahan permaisuri mendiang Sultan Ternate itu berdasarkan rujukan yang dibuat Rumah Sakit Karya Medika Ternate. Pihak rumah sakit merujuk Nita ke sebuah rumah sakit yang berlokasi di Jalan Sudirman, Jakarta, untuk mendapat perawatan secara intensif.
Kepergian Nita ke Jakarta dibenarkan penasehat hukumnya Fadli Tuanane. Ia mengungkapkan kliennya sudah diberangkatkan ke Jakarta sejak Jumat siang, 15 Juli 2016, menumpang pesawat Garuda Indonesia setelah majelis hakim Pengadilan Tinggi Malut mengizinkannya berobat.
"Berdasarkan pemeriksaan dokter terhadap Nita, harus dirujuk ke Jakarta karena mengalami patah tulang belakang, sehingga mejelis hakim Pengadilan Tinggi mengeluarkan penetapan untuk Nita berobat ke Jakarta," kata Fadli saat dihubungi Liputan6.com, Jumat malam.
Fadli menyatakan, penetapan majelis hakim PT Malut untuk mengizinkan Nita berobat ke Jakarta itu sudah benar. Menurut Fadli, kondisi Permaisuri Nita saat ini masih terbaring lemas sehingga harus mendapatkan perawatan yang memadai di rumah sakit ternama.
Rujukan itu dibuat lantaran fasilitas perawatan yang dibutuhkan Nita belum tersedia di Ternate. Pihak rumah sakit juga mengaku belum memiliki spesialis tulang.
"Klien saya ini harus mendapat perawatan yang baik sehingga itu harus dirujuk ke Jakarta," ujar Fadli.
Kepala Kejaksaan Negeri Ternate Andi Muldani Fajrin menyesalkan sikap hakim PT Malut karena keberangkatan Nita ke Jakarta tidak diberitahukan ke Jaksa.
"Kami tidak tahu penetapan hakim untuk Nita berobat ke Jakarta. Yang kami ketahui setelah Nita sudah berangkat dan penetapannya kami terima jam 1 siang," ujar Andi.
Andi mengakui kewenangan penetapan Nita untuk berobat ke Jakarta berada di tangan PT Malut. Namun, penetapan itu haruslah diberitahukan kepada jaksa sebagai eksekutor penetapan.
"Namun itu tidak dilakukan oleh Hakim, sehingga tidak ada pengawalan untuk Nita ke Jakarta. Bagaimana mau mengawal, sementara keberangkatan Nita kita tidak ketahui," keluh Andi.
Tanpa Kawalan Jaksa, Permaisuri Sultan Ternate Terbang ke Jakarta
Keberangkatan permaisuri mendiang Sultan Ternate itu terkesan diam-diam karena jaksa tidak diberitahu sebelumnya.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1253874/original/093223100_1464952121-Permaisuri_Sultan_Ternate.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai13 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259429/original/010721900_1781500706-cek_fakta_cpns_PUPR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357854/original/064380600_1790310156-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T112030.995.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357774/original/082781700_1790305729-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T100732.986.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5240658/original/010183700_1748927908-Pesawat.jpg)