Sukses

Gibran Bantah Minta Rekomendasi Megawati di Pilkada Solo Lewat Pintu Belakang

Liputan6.com, Jakarta - Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, membantah anggapan bahwa dirinya meminta rekomendasi kepada DPP PDIP lewat pintu belakang. Bakal calon Wali Kota Solo yang mendaftar melalui DPD PDIP Jawa Tengah itu mengaku telah melalui mekanisme yang benar.

"Saya daftar Pilkada kan sudah melalui mekanisme partai. Proses pendaftaran, syaratnya sudah lengkap. Waktu daftar kan juga di depan media, artinya sangat terbuka sekali," katanya di Solo, Selasa (21/1/2020).

Selain itu, pada tahapan fit and proper test di Semarang juga ditunggui dan diliput media juga.

"Jadi yang dipermasalahkan itu apa?" katanya.

Terkait pertemuannya dengan Megawati pada Oktober 2019 lalu, ia membantah jika dikaitkan dengan permintaan rekomendasi. Gibran mengaku meminta waktu khusus untuk sekedar silaturahmi dan makan siang.

"Saat itu saya juga tanya peraturan partainya itu seperti apa. Kan, pendaftaran di 9 DPC sudah ditutup. Saya tanyakan apakah ada kesempatan lewat DPD atau DPP. Saat itu kan saya belum mendaftar, masa sudah minta rekomendasi," tukasnya.

2 dari 3 halaman

Bukan Gibran

Lebih lanjut Gibran menyampaikan, permasalahan tersebut sudah dijawab oleh Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDIP sekaligus Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang 'Pacul' Wuryanto. Orang yang meminta rekomendasi lewat "pintu belakang" adalah peserta rakernas dan bukan dirinya.

"Orang yang dimaksud itu kan yang ikut rakernas. Saya kan tidak ikut," dia menegaskan.

Reporter : Arie Sunaryo

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Gerindra Sumut Ingin Pasangkan Bobby Nasution dengan Kader Sendiri di Pilkada Medan
Artikel Selanjutnya
Gerindra Putuskan Dukungan di Pilkada Solo dan Medan pada Maret 2020