Sukses

Konsolidasi Pemenangan PBB dan Prabowo di 2024, Yusril Bakal Sambangi Papua

Partai Bulan Bintang (PBB) kembali melanjutkan konsolidasi pemenangan Pemilu 2024 dan capres Prabowo Subianto. Kali ini, masuk zona khusus atau Zona 4 di Hotel Horison, Kotaraja, Jayapura.

Liputan6.com, Jakarta - Partai Bulan Bintang (PBB) kembali melanjutkan konsolidasi pemenangan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dan bakal calon presiden (Capres) Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto. Kali ini, konsolidasi masuk zona khusus atau Zona 4 di Hotel Horison, Kotaraja, Jayapura, Papua.

Konsolidasi ini dihadiri oleh 6 pengurus DPW PBB, yakni dari Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya, berikut masing-masing pengurus DPC di bawahnya.

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra juga dikabarkan akan hadir di tengah-tengah 1.500 kader PBB se-tanah Papua pada akhir pekan ini. 

”Kenapa Papua zona khusus, karena Zona 4 ini enggak diikuti daerah-daerah lain seperti yang ada di Zona 1, 2, dan 3,” kata Sekjen PBB Afriansyah Noor, Jumat (22/9/2023).

Meskipun masyarakat Papua mayoritas non-muslim, namun suara PBB selalu mendominasi.

”Dari data internal kami, Papua jadi lumbung suara dan kursi PBB. Karena Papua selalu terbanyak dalam perolehan kursi DPRD. InsyaAllah pada Pemilu 2024 kader PBB di Papua siap menangkan capres Prabowo Subianto dan PBB,” jelasnya.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Persoalan di Papua Jadi Prioritas di Program Kerja Prabowo

Wakil Menteri Ketenagakerjaan ini menambahkan, persoalan-persoalan di Papua akan menjadi prioritas di dalam program kerja Prabowo. Menurutnya, stabilitas politik menjadi penting untuk melaksanakan pembangunan.

”Saat pertemuan para ketum Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Golkar beberapa waktu lalu, Prof Yusril sudah menyampaikan ke Pak Prabowo bahwa KIM harus memberikan prioritas untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Papua,” katanya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini