Honda Luncurkan Motor Listrik UC3, Tawarkan 3 Mode Berkendara

Honda kembali memperkuat segem elektrifikasinya dengan meluncurkan motor listrik UC3 di Thailand dan Vietnam.

Diterbitkan 13 Januari 2026, 08:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Honda kembali memperkuat segem elektrifikasinya dengan meluncurkan motor listrik UC3 di Thailand dan Vietnam. Tak hanya itu, jenama otomotif asal Jepang tersebut juga mengembangkan infrastruktur pengisian daya di kota besar kedua negara tersebut. 

Disitat dari laman Honda Global, Honda UC3 mengadopsi baterai lithium ion fosfat (LFP) tipe tetap pertama dari Honda yang diklaim setara dengan model mesin pembakaran internal (ICE) 110 cc.

Motor listrik tersebut menghasilkan daya keluaran maksimum 6.0 kW, UC3 mencapai jarak tempuh 122 km per pengisian daya (berdasarkan WMTC Mode 1, nilai bersertifikat Thailand). Honda UC3 juga menggunakan standar pengisian daya berdasarkan spesifikasi internasional, yang direkomendasikan oleh Asosiasi CHAdeMO. 

Dua pengisian daya tersedia dalam model listrik tersebut, yaitu 1.200W dan 450W. Pengisian daya 1.200W dengan 0 hingga 100 persen membutuhkan waktu 4 jam. Sementara, 20 hingga 80 persen pengisian daya selama 2 jam. 

Pengisian daya 450W 0 hingga 100 persen selama 9 jam dan 20 hingga 80 persen selama 5 jam. 

Motor listrik Honda UC3 menawarkan tiga mode berkendara, yaitu STANDAR, SPORT, dan ECON, yang dapat disesuaikan dengan kondisi berkendara yang berbeda. Tak hanya itu, mode mundur juga disediakan untuk membantu penanganan yang lebih mudah untuk kebutuhan parkir.

Dari sisi tampilan, UC3 menawarkan lampu khas horizontal, yang pertama kali diadopsi pada sepeda motor listrik pertama Honda, Honda WN7. 

Skema warna EV khusus ini menggabungkan bodi yang didominasi warna hitam dengan komponen beraksen emas, dan logo produk menggunakan font 'Honda' yang baru dikembangkan, eksklusif untuk sepeda motor listrik UC3.

 

Infrastruktur Pengisian Daya

Honda memperkuat lini elektifikasinya yang tak hanya meluncurkan model barunya saja, melainkan dilengkapi dengan perluasan infrastruktur pengisian daya baterai tetap di Thailand dan Vietnam. 

Di Thailand, Honda akan meningkatkan jumlah stasiun pengisian daya untuk CHAdeMO bagi kendaraan roda dua, terutama di dealer sepeda motor Honda dan pusat perbelanjaan di dalam dan sekitar Bangkok.

Sementara di Vietnam, Honda mulai memasang stasiun pengisian daya di dealer sepeda motor Honda di kota-kota besar termasuk Hanoi, Ho Chi Minh City, dan Da Nang, dengan target pengoperasian mulai Juni 2026.

Honda juga meningkatkan lingkungan penggunaan sepeda motor listrik yang ditenagai oleh baterai Honda Mobile Power Pack e: yang dapat ditukar. Perluasan instalasi Honda e:Swap BATTERY STATION akan berlanjut di dealer sepeda motor Honda di Bangkok dan Hanoi.

Perluasan Lini Sepeda Motor Listrik Honda

Dengan tujuan mencapai netralitas karbon di seluruh jajaran produk dan aktivitas perusahaan pada 2050. Honda akan terus memajukan teknologi ICE (Internal Combustion Engine) sambil secara bersamaan memposisikan elektrifikasi sebagai pilar inti strategi lingkungannya.

Honda berencana untuk memperkenalkan sepeda motor listrik secara global setiap tahun, menawarkan jajaran produk yang luas yang disesuaikan dengan beragam kebutuhan pelanggan. 

Ke depannya, Honda juga akan mengejar inisiatif penggunaan kembali dan daur ulang baterai untuk membantu membangun rantai nilai sirkular, berkontribusi pada terwujudnya masyarakat netral karbon.