Pemilik Tesla Mulai Lengkapi Mobil dengan Escape Tool, Ini Fungsinya

Sejumlah pemilik mobil listrik Tesla mulai menambahkan escape tool atau alat bantu keluar darurat di dalam kabin. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi jika terjadi kondisi darurat yang membuat penumpang kesulitan untuk keluar dari kendaraan.

Diterbitkan 05 Januari 2026, 13:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kendaraan listrik, isu keselamatan kembali menjadi pehatian yang serius, khususnya bagi para pemilik mobil Tesla. Sepanjang 2025, muncul tren di kalangan pemilik Tesla yang mulai melengkapi kendaraanya dengan escape tool yakni alat darurat berupa pemecah kaca dan pemotong sabuk pengaman yang disimpan di dalam kabin mobil.

Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi terhadap potensi situasi darurat, seperti kecelakaan, kebakaran, atau kondisi kendaraan terendam air, di mana penumpang membutuhkaan akses untuk keluar secepat mungkin.

Kekhawatiran tersebut muncul karena pada sebagian besar model Tesla sudah mengandalkan sistem elektronik untuk membuka pintu dan jendela, sehingga dalam kondisi tertentu sistem tersebut berpotensi tidak berfungsi optimal.

Dilansir carscoops.com, escape tool umumnya ditempatkan di lokasi yang mudah untuk dijangkau, seperti di saku pintu, bawah jok, atau dekat konsol tengah. Alat ini dirancang agar dapat digunakan dengan cepat saat situasi darurat, terutama ketika sabuk pengaman terkunci atau kaca tidak dapat dibuka secara normal.

Meski Tesla telah menyediakan mekanisme pembuka pintu manual di beberapa model, tidak semua pengguna familiar dengan letak dan cara penggunaannya.

Fenomena ini ramai menjadi perbincangan di komunitas pemilik Tesla, di mana banyak pengguna membagikan pengalaman dan rekomendasi terkait pentingnya kesiapan untuk menghadapi kondisi darurat.

Bagi Sebagian pemilik, penambahan escape tool dianggap sebagai langkah preventif yang sederhana namun krusial untuk meningkatkan rasa aman selama berkendara.

Kekhawatiran Terhadap Sistem Elektronik Mobil

Mobil Tesla dikenal dengan desain futuristis dan penggunaan sistem elektronik yang dominan, termasuk pada mekanisme pembuka pintu dan pengoperasian jendela.

Dalam kondisi normal, sistem ini bekerja dengan baik dan efisien. Namun, pada situasi ekstrem seperti gangguan pada sistem kelistrikan akibat benturan keras atau terendam air, sistem tersebut berpotensi tidak merespons.

Hal inilah yang mendorong sebagian pemilik Tesla untuk tidak hanya mengandalkan fitur bawaan kendaraan. Escape tool dinilai dapat menjadi solusi terakhir ketika seluruh sistem elektronik gagal untuk berfungsi, sehingga penumpang tetap memiliki opsi untuk menyelamatkan diri sendiri secara mandiri.

Escape tool biasanya memiliki dua fungsi utama, yaitu pemecah kaca dan pemotong sabuk pengaman. Beberapa produk bahkan sudah dilengkapi dengan fitur tambahan seperti senter atau pegangan ergonomis agar mudah digunakan dalam kondisi gelap dan panik.

Alat Sederhana dengan Fungsi Krusial

Meski terlihat sederhana, keberadaan alat ini dinilai sangat penting, terutama bagi pengendara yang sering melintas di area rawan banjir, jalan tol dengan kecepatan tinggi, atau perjalanan jarak jauh.

Tidak sedikit pemilik Tesla yang menyebut escape tool sebagai perlengkapan keselamatan tambahan yang layak dimiliki, layaknya kotak P3K atau alat pemadam api ringan.

Tren pemasangan escape tool di mobil Tesla menunjukkan meningkatnya kesadaran pemilik kendaraan listrik terhadap aspek keselamatan pasif. Di tengah kecanggihaan teknologi yang ditawarkan, kesiapan menghadapi situasi darurat tetap akan menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

Dengan langkah pencegahan sederhana, pemilik kendaraan diharapkan dapat meminimalkan risiko dan meningkatkan peluang keselamatan saat menghadapi kondisi tak terduga di jalan.