Liputan6.com, Jakarta - Airbag menjadi salah satu fitur keselamatan yang penting pada kendaraan. Fungsinya jelas, untuk memberikan perlindungan bagi pengemudi dan penumpang dari benturan keras saat kecelakaan.
Ketika kecelakaan terjadi, airbag akan mengembang secara cepat sebagai bantalan untuk mengurangi risiko cedera serius pada kepala, dada, dan leher.
Seiring berkembangnya teknologi dan meningkatnya kesadaran keselamatan, airbag menjadi standar sebagian besar mobil modern, termasuk mobil keluaran terbaru.
Advertisement
Posisi airbag pada mobil modern tidak hanya dibagian depan saja. Beberapa jenis airbag yang umum dipasang, yaitu:
1. Driver airbag, terletak di setir untuk melindungi pengemudi.
2. Passenger airbag, berada di dashboard depan kursi penumpang.
3. Side airbag, dipasang di sisi kursi untuk melindungi tubuh bagian samping.
4. Curtain airbag, yang berada di bagian atas jendela untuk melindungi kepala dari benturan samping.
Banyaknya titik airbag yang terpasang pada mobil membuat pengemudi dan penumpang bisa merasa lebih aman ketika berkendara.
Mengingat pentingnya peran airbag, diperlukan perawatan yang tepat agar airbag bisa bertahan lama dan tetap bekerja optimal.
Selalu pastikan mobil anda dalam kondisi prima dengan melakukan servis di bengkel resmi. Simak beberapa cara merawat airbag seperti dilansir dari laman resmi Suzuki:
1. Periksa Indikator Airbag yang Rutin
Ketika mobil dinyalakan, lampu indikator airbag biasanya menyala sebentar lalu mati.
Jika indikator tetap menyala, segera lakukan pemeriksaan ke bengkel resmi agar masalah tidak berlarut-larut.
2. Hindari Modifikasi Sembarangan pada Dashboard atau Setir
Banyak pemilik mobil memodifikasi interior tanpa mempertimbangkan letak airbag. Hal ini berisiko mengganggu mekanisme airbag saat mengembang. Modifikasi dilakukan sesuai rekomendasi pabrikan.
3. Jaga Kondisi Aki Mobil
Karena sistem airbag bergantung pada suplai listrik, aki harus prima atau dalam kondisi baik. Aki yang soak atau bermasalah dapat mengganggu fungsi airbag dan memicu indikator menyala.
4. Servis Rutin di Bengkel Resmi
Pemeriksaan di bengkel resmi sangat penting untuk memastikan semua komponen keselamatan, termasuk airbag berfungsi dengan baik.
Bengkel resmi biasanya memiliki peralatan khusus untuk mendiagnosis kerusakan sistem airbag.
5. Gunakan Komponen Asli Pabrik
Jika komponen airbag perlu diganti, pastikan menggunakan suku cabang asli dari pabrikan. Suku cabang palsu tidak sesuai standar bisa membahayakan keselamatan saat terjadi kecelakaan.
Fungsi Utama Airbag
Seperti disampaikan sebelumnya, fungsi utama airbag untuk melindungi pengendara dan penumpang dari cedera saat kecelakaan.
Namun, jika dirinci lebih detail, ada beberapa fungsi penting lainnya, berikut uraiannya:
1. Melindungi Pengemudi dan Penumpang dari Benturan Keras
Saat mengalami kecelakaan, tubuh pengendara berisiko terbentur dashboard, setir, atau kaca depan. Airbag mengembang berfungsi sebagai peredam sehingga benturan langsung dapat diminimalkan.
2. Mengurangi Risiko Cedera Serius pada Organ Vital
Bagian tubuh seperti kepala, dada, dan leher adalah area yang rentan terkena benturan. Airbag membantu melindungi bagian tubuh tersebut agar tidak menerima dampak langsung.
3. Sebagai Pelengkap Sabuk Pengaman
Sabuk pengaman menahan tubuh agar tidak terpental, sedangkan airbag menahan benturan. Keduanya saling melengkapi untuk memberikan perlindungan yang lebih maksimal.
4. Mengurangi Kerusakan pada Interior Mobil
Selain untuk melindungi, airbag juga mencegah benturan keras yang dapat merusak komponen interior mobil, sehingga dampak kecelakaan bisa diminimalisir.
Advertisement
Cara Kerja Airbag
Airbag bekerja berdasarkan system sensor dan inflator yang sangat sensitif. Prosesnya berlangsung sangat cepat, hanya dalam beberapa milidetik.
Lalu bagaimana cara kerja airbag? Berikut merupakan cara kerja airbag mobil dalam menjaga keselamatan berkendara:
1. Sensor Mendeteksi Benturan
Ketika mobil mengalami tabrakan dengan kekuatan tertentu, sensor percepatan (acceletometer) akan segera mendeteksi perubahan kecepatan yang mendadak.
Sensor ini bertugas memastikan bahwa benturan cukup kuat untuk memicu sistem airbag.
2. Pengiriman Sinyal ke Modul Kontrol
Setelah sensor mendeteksi, informasi segera dikirim ke Electronic Control Unit (ECU) atau modul kontrol airbag. Modul ini berfungsi sebagai “otak” yang menentukan kondisi tabrakan layak memicu pengembangan airbag.
3. Aktivasi Inflator
Jika modul kontrol menyatakan tabrakan cukup berbahaya, maka inflator akan diaktifkan. Komponen ini akan menghasilkan gas, nitrogen atau argon, aman untuk di hirup. Proses ini berlangsung sangat cepat untuk memastikan perlindungan segera tersedia.
4. Airbag Mengembang
Gas yang dihasilkan inflator mengisi kantong airbag hingga mengembang penuh dalam waktu kurang dari 50 milidetik. Dengan demikian, airbag siap menahan tubuh sebelum terbentur bagian keras mobil.
5. Pengempisan Airbag
Setelah meredam benturan, airbag akan perlahan mengempis melalui lubang kecil dibagian kantung. Pengempisan airbag bertujuan agar penumpang tidak terjebak atau kesulitan bergerak seletah benturan terjadi.
Penyebab Indikator Menyala
Pada mobil modern, mempunyai indikator airbag di panel instrument yang berfungsi memberi peringatan jika system tidak bekerja optimal. Kenali beberapa penyebab umum indikator airbag menyala.
1. Sensor Airbag Rusak atau Longgar
Sensor tidak berfungsi dengan baik dapat mengirim sinyal eror ke sistem. Kerusakan disebabkan usia pemakaian atau benturan kecil yang merusak kalibrasi sensor.
2. Masalah Modul Kontrol Airbag
Modul kontrol adalah pusat pengendali sistem airbag. Jika terjadi kerusakan pada modul kontrol, indikator airbag akan menyala sebagai tanda adanya masalah yang perlu segera diperiksa.
3. Kabel atau Konektor Bermasalah
Sistem airbag terhubung memalui jaringan kabel dan konektor. Jika konektor kendor, kabel putus atau korsleting, maka aliran Listrik terganggu dan indikator menyala.
4. Aki atau Suplai Listrik Lemah
Sistem airbag membutuhkan pasokan listrik yang stabil. Jika aki lemah atau bermasalah, kinerja sistem dapat terganggu sehingga lampu indikator akan menyala.
5. Kesalahan pada Komponen Inflator
Inflator bisa mengalami cacat produksi atau kerusakan akibat usai kendaraan. Hal ini bisa memicu indikator menyala untuk memberi peringatan kepada pemilik mobil,
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3904834/original/ACg8ocJmk_eqTmXbiZVG8rRMkQkTJp58DxZ7ILm8APc3_bKPwPOeghA1%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1781191/original/084803800_1511585626-Seatbelt_airbag.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/286532/original/085156900_1481861189-goa_langir.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659756/original/038409700_1782684252-063_2283754697.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4104572/original/081283500_1659026212-Hyundai_Palisade.jpg)