Sukses

Fitur-Fitur Mobil Jadul yang Jadi Primadona Pada Masanya

Liputan6.com, Jakarta - Seiring perkembangan teknologi, fitur-fitur yang ada pada mobil juga mengalami perubahan serta penyempurnaan. Hal ini untuk memudahkan si pengguna dan meningkatkan kenyamanan saat berkendara. 

Sebagai contoh, kebanyakan mobil lawas masih menggunakan karburator. Alat tersebut digantikan oleh sistem injeksi yang dinilai lebih efisien dan hemat bahan bakar.

Di luar mesin, beberapa bagian mobil juga mengalami perubahan. Paling mencolok adalah dari segi fitur kenyamanan dan keselamatan.

Berikut lima pilihan fitur kenyaman dan keselamatan yang sudah menjadi standar di mobil-mobil baru:

1. Steering by Power

Ya, bukan power steering, melainkan steering by power. Istilah ini dipakai pada zaman dahulu karena mobil tidak dibelokkan dengan perangkat bantuan, namun murni menggunakan tangan sang sopir.

Power steering menjadi standar di mobil-mobil baru, mulai pertengahan tahun 2000-an. Pada dasarnya power steering mempermudah pengemudi untuk membelok melalui penggunaan sistem hydraulic.

Seiring berjalannya waktu, pemilik kendaraan tidak perlu lagi ngotot untuk menyetir.

Hampir seluruh mobil baru di Indonesia sudah dipasangkan power steering. Bahkan beberapa model mengandalkan  Electronic Power Steering (EPS) yang lebih mudah perawatan, meski kurang dari sisi rasa pengendalian.

2. Kipas Angin

Menjelang awal tahun 2000-an dan sebelumnya, AC merupakan fitur mewah yang hanya bisa dinikmati kaum menengah ke atas. Hal ini dapat dilihat dengan mayoritas mobil pada saat itu, terutama yang dijual dengan harga terjangkau, belum dilengkapi AC.

Sebagai contoh, Toyota Kijang lawas keluaran tahun 1980-an hanya mengandalkan kipas angin kecil dengan pengaktif on/off manual. Alat tersebut biasa dipasangkan di samping setir.

Kini fitur AC sudah menjadi hal wajib dalam sebuah mobil baru. Bahkan mobil penumpang, seperti Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia, tipe termurah sekali pun sudah dipasangkan AC double blower untuk memberi kenyamanan pada penumpang di belakang.

Tercatat di Indonesia masih ada beberapa mobil yang belum dilengkapi AC, yakni Daihatsu Ayla 1.0 D MT termurah. Sementara Daihatsu Sigra dan Honda BR-V termurah belum mempunyai fitur double blower.

3. Radio

Peralihan dari radio kaset menjadi head unit dengan fitur canggih terbilang sebagai proses yang menarik. Sebelumnya, head unit di mobil terbatas untuk mendengarkan radio atau music melalui penggunaan kaset.

Teknologi tersebut kemudian dikembangkan untuk bisa membaca CD atau DVD dan bahkan USB yang memberi kebebasan untuk memilih musik sesuai selera sendiri. Namun head unit ini masih single din dengan tombol pencetan fisik.

Kini head unit sudah double din dan mempunyai fitur touch screen secara standar. Bahkan sudah cukup banyak mobil baru dengan head unit yang bisa disambungkan ke handphone melalui Apple CarPlay dan Android Auto.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

4. Engkol Jendela

Sebelum muncul power windows, dulu masih ada engkol untuk membuka dan menutup kaca jendela mobil, meski sebenarnya fitur itu masih ada untuk beberapa tipe mobil. 

Power windows sendiri kini menjadi nilai jual tersendiri, karena fitur ini bikin mobil kelihatan makin canggih. Fitur dengan tombol congkel ini sempat menjadi hal premium di kalangan mobil lawas. 

Ilustrasi power window (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Bahkan beberapa model sudah menerapkan sistem auto up and down di kaca pengemudi atau setiap kaca mobil. Sama seperti sebelumnya, hanya Ayla termurah yang belum dipasangkan power window hingga saat ini.

5. Rem Kaki Manual

Sebenarnya, fitur ini jelas tidak mungkin ditinggalkan. Sekalipun muncul pembaruan dan peremajaan, pasti bentuknya berupa tambahan atau juga teknologi terbaru untuk membantu rem kaki manual.

Sebab, tidak bisa dipungkiri bila kendaraan tetap membutuhkan campur tangan manusia dalam hal keselamatan. Terutama bila dalam kondisi darurat, di mana injakan kaki pada pedal rem sangat menentukan keselamatan pengendaranya.

Salah satu yang makin menjamur pada mobil-mobil modern adalah Anti-lock Braking System (ABS). Fitur keselamatan ini berfungsi untuk mengurangi gejala rem 'terkunci' saat melakukan pengereman berat. Dengan demikian, mobil menjadi lebih stabil dan aman.

Fitur yang sempat hanya bisa dipinang pada mobil kelas menengah ke atas, kini sudah bisa ditemukan pada mobil-mobil terjangkau seperti di Toyota Agya atau Honda Brio termurah.

Hanya beberapa mobil, seperti Ayla termurah, yang ditawarkan tanpa ABS dalam kondisi baru.

Sumber: Otosia.com