Sukses

Melonjak 40% pada 2021, Sepeda Motor Honda Ditargetkan Terjual 4,2 Juta Unit pada 2022

Liputan6.com, Jakarta Pemulihan ekonomi Indonesia masih dibayangi lonjakan penyebaran COVID-19 varian Omicron. Meski begitu, pasar sepeda motor nasional diproyeksikan bisa terus tumbuh dengan angka sekitar 10 persen. 

Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor (AHM) Johannes Loman mengakui penyebaran varian Omicron saat ini masih menjadi perhatian dalam memproyeksi pasar sepeda motor di Indonesia. Namun, belajar dari pengalaman pandemi COVID-19 pada 2020, pihaknya lebih siap menghadapi berbagai perkembangan.

"Organisasinya sudah belajar, jadi (sudah) pintar," katanya dalam pertemuan dengan media secara virtual, ditulis Jumat (21/1/2022).

Karena pengalaman menghadapi awal pandemi COVID-19 yang menyebabkan pasar sepeda motor Indonesia anjlok hanya mencapai 3,6 juta unit itulah, kata Johannes Loman, pada 2021 pasar bangkit dan melonjak 40 persen menjadi 5,05 juta unit.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Target 2022

Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya menambahkan, lonjakan pasar sepeda motor pada 2021 tidak lepas dari pengendalian pandemi COVID-19, kenaikan harga komoditas terutama kelapa sawit dan batu bara, serta dukungan pemerintah untuk mendongkrak daya beli masyarakat menengah ke bawah.

"Harapan kami pada 2022 dengan kondisi protokol kesehatan, pengendalian COVID, mobilitas membaik, ekonomi bergulir, (harga) komoditas kita harapkan stabil, market (sepeda motor) kami berharap bisa tumbuh 10 persen dibanding 2021, bisa menjadi 5,1 juta sampai 5,5 juta unit," katanya.

PT AHM pun menargetkan penjualan sepeda motor Honda pada 2022 juga tumbuh seiring pasar nasional yaitu 10 persen, menjadi 4,2 juta sampai 4,4 juta unit dibanding tahun 2021 yang mencapai 3,9 unit.

Pada 2021, penjualan sepeda motor Honda, juga mengalami lonjakan sekitar 40 persen dengan angka 3,928 juta unit dan menguasai sekitar 77-78 persen pasar sepeda motor di Indonesia. "Kontribusi pasar terbesar masih sepeda motor matik 88-89 persen, 5 persen di segmen sepeda motor bebek, dan 6-7 persen sepeda motor sport," ungkap Thomas seperti dilansir Antara.

Ia optimistis dengan pengalaman menghadapi dampak pandemi COVID-19 tahun 2020 seluruh stakeholder penjualan sepeda motor Honda, termasuk manufakturing, jaringan diler, dan pembiayaan, mampu menghadapi tantangan 2022 dengan menghasilkan pertumbuhan penjualan tahun ini.

"Tahun 2020 kita hanya jualan 3,3 juta unit, dan pasar sepeda motor nasional saat itu di bawah 4 juta," ujar Thomas.

3 dari 3 halaman

Infografis Motor Listrik