Sukses

Terhambat Pandemi, Pembangunan Pabrik Perakitan Audi di Indonesia Lanjut Tahun Depan

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi virus Corona Covid-19 yang terjadi di Indonesia sejak Maret 2020 memang berdampak di segala lini bisnis, termasuk industri otomotif. Tidak hanya penjualan, banyak pabrikan yang juga menunda berbagai rencana besarnya, termasuk PT Garuda Mataram Motor (GMM) agen pemegang merek Audi di Tanah Air terkait rencana pembangun pabrik perakitan.

Dijelaskan Brand Manager PT GMM, Stefan Hutahayan, Audi memang telah berencana untuk membuat fasilitas perakitan kendaraannya secara lokal tahun lalu. Namun, hal tersebut harus ditunda karena pandemi yang belum kunjung usai di Indonesia.

"Semoga, dengan pemulihan dari kondisi Covid-19 ini, dapat dimulai lagi (pembangunan pabrik perakitan) mungkin tahun depan. Dan mungkin bisa direalisasikan pada 2023 atau 2024," ujarnya di sela-sela peluncuran new Audi A5 secara virtual, belum lama ini.

Saat ini, pabrikan asal Jerman ini memang masih menjual produknya yang diimpor secara utuh atau completely built-up (CBU).

Salah satunya, adalah new A5 sportback dan coupe. Model ini sendiri sudah bisa dipesan, dan konsumen bisa melakukan kustom sesuai dengan keinginannya.

"Model ini memang sudah bisa dipesan, dengan inden kira-kira tiga sampai lima bulan sudah tiba di Jakarta," jelas Stefan.

Harganya, new Audi A5 Sportback dan Coupe dipasarkan dengan banderol mulai dari Rp 1,248 miliar (off the road).

2 dari 3 halaman

Audi Proyeksikan Model A4 Jadi Mobil Listrik

Pabrikan Audi sudah mempersiapkan beberapa amunisi mereka untuk segmen mobil listrik. Setelah resmi mereilis Audi E-Tron GT beberapa waktu lalu, kini Audi tengah merencanakan untuk membuat mobil A4 mereka menjadi mobil listrik.

Seperti dilaporkan motorauthority, Audi berencana untuk meluncurkan Audi A4 versi listrik pada 2023 mendatang. Tidak hanya itu, prinsipal juga sudah mempersiapkan Audi RS4 dengan mengusung fitur hybrid.

Mobil listrik yang sudah direncanakan ini akan menggunakan platform PPE khusus yang bersumber dari Volkswagen Group. Platform tersebut juga sudah diaplikasikan pada model Audi Q6 E-Tron dan Porsche Macan EV yang sudah dalam tahan pengujian.

Mengenai spesifikasi apa yang akan disematkan pada Audi A4 listrik, prinsipal belum dapat menyampaikan informasi resminya. Mereka masih belum memutuskan berapa besaran baterai yang akan digunakan.

Sementara itu, untuk plug in hybrid, Audi dikabarkan akan memasangkan mesin V6 berkapasitas 2.9 liter dengan dukungan twin turbocharger yang dikawinkan dengan penggerak listrik.

3 dari 3 halaman

Infografis Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5M!