Sukses

Berburu Roof Box untuk Mudik, Hati-Hati agar Tidak Nyangkut di GTO

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Ramadan hanya tinggal menghitung hari, dan masyarakat kembali bersiap untuk menyambut Lebaran. Biasanya, untuk menikmati hari raya Idul Fitri, banyak yang melakukan mudik alias pulang ke kampung halaman, dengan berbagai moda transportasi, seperti mobil pribadi.

Saat melakukan perjalanan jauh unuk mudik, pasti membawa barang bawaan yang cukup banyak. Jika sudah begitu, bagasi mobil pastinya tidak akan muat, dan pemilik mobil harus memasang roof box agar tetap aman dan nyaman ketika membawa banyak barang.

Namun, ketika memasang roof box ini, jangan abaikan pemasangannya. Pasalnya, saat dipasang, bisa berpotensi mengurangi aerodinamika dan berpotensi terpentok di batas ketinggi gerbang tol atau (GTO).

"Sebaiknya, pasang cross bar yang pendek. Jadi, roof box tidak terlalu tinggi saat dipasang di atap mobil," jelas Halley Siboro, Direktur PT Sole Indotrade, distributor Whalecarrier.

Lanjut Hallet, untuk jenis mobil keluarga, seperti Avanza dan Innova, tidak terlalu berpengaruh saat dipasangkan boks di atap. Bahkan, sampai ukuran boks tertinggi sendiri, tidak akan menyentuh palang GTO.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

"Biasanya, jarang kalau di GTO ada konsumen yang mengalami hal tersebut (terpentok palang), karena biasanya GTO punya ketinggian maksimum 2,1 meter dengan toleransi beberapa cm. Selain GTO, konsumen juga harus memperhatikan saat masuk ke basement, dengan ketinggian atap tempat parkir," tambahnya.

Sementara itu, untuk menyambut mudik lebaran juga, Whalecarrier meluncurkan tiga produk barunya, yaitu Bajo, Lewa, dan Komodo. Harganya, dimulai dari Rp 4,85 juta sampai Rp 9 juta.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: