Sukses

Mengenal Gejala Mobil Perlu Di-spooring dan Balancing

Liputan6.com, Jakarta Rasa nyaman berkendara sebuah mobil semakin lama terasa bisa semakin berkurang. Rasa tidak nyaman tersebut bisa datang dari kaki-kaki kendaraan yang mulai tidak sehat. Pengemudi pun bisa merasakan lingkar kemudi bergetar dan sulit berjalan lurus. 

Bukan hanya tidak nyaman, keselamatan berkendara pun jadi terancam. Dengan kata lain, penggunaan mobil dalam waktu yang lama akan mengubah posisi ke-empat roda. Walaupun pemiliknya tidak dapat melihatnya secara langsung, tapi dapat merasakannya lewat performa mobil.

“Jika ada masalah pada keempat roda, ini artinya mobil membutuhkan perawatan khusus, spooring dan balancing,” kata Indra Nugraha Wisuda, Retail Division Head Astra Otoparts.

Spooring dan balancing ini adalah suatu upaya penyelarasan kaki-kaki roda mobil agar kembali menjadi selaras dan seimbang. Biasanya ban akan habis tidak merata apabila kendaraan tidak pernah servis spooring balancing.

 
2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Rotasi ban juga sangat penting, keteraturan dalam rotasi akan lebih memudahkan perawatan dan berbaikan. Hal ini bertujuan supaya keausan antara ban bisa merata.

Spooring dan balancing sangat penting secara rutin dilakukan, terlebih saat akan dipakai untuk melakukan perjalanan jauh. Sebaiknya servis berkala dilakukan secara rutin setiap 10.000 km dan bisa lebih cepat jika sering melewati jalan berlubang dan tidak merata,” papar Indra.

Sering melewati kondisi jalan yang tidak mulus, roda mobil mengalami kerusakan, aus, atau tipis tidak merata. Bahkan ketika berkendara di permukaan aspal yang halus, pengemudi bisa merasakan getaran yang mengganggu.

“Nah itu tandanya Anda perlu membawa mobil Anda ke tempat servis untuk di-spooring,” imbuhnya.

 Reporter : Nazarrudin Ray

Sumber : Otosia.com

 
3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Miris, Nissan Suntik Mati 3 Model di Negara Asalnya
Artikel Selanjutnya
5 Mobil Hybrid yang Meluncur di Indonesia Sepanjang 2019