Liputan6.com, London - Berkirim pesan singkat saat mengemudi adalah suatu hal yang amat berbahaya. Hal ini disebabkan karena fokus yang dibutuhkan saat berkendara menjadi terbagi karena menjawab pesan singkat.
Seperti dilansir dari Telegraph, Jumat (26/12/2014), menurut studi yang dilakukan oleh Wayne State University di Detroit, pengemudi dengan usia paruh baya memiliki resiko kecelakaan empat kali lebih tinggi akibat berkirim pesan singkat saat mengemudi.
Fakta ini berasal dari penelitian yang melibatkan pengemudi berusia antara 45 sampai dengan 59 tahun yang diminta untuk berkirim pesan singkat sambil mengemudi melalui simulator.
Pada saat simulasi, para pengemudi ini kerap berpindah jalur secara tak disadari oleh mereka ketika membalas pesan singkat menggunakan ponsel. Jumlah ini mencapai empat kali lipat yang dialami oleh pengemudi dengan usia 18 sampai 24 tahun dengan kasus yang sama.
"Secara umum, banyak orang mempercayai jika konsentrasi para pengemudi usia muda lebih mudah terganggu dan memiliki tingkat resiko lebih tinggi saat berkirim pesan singkat," papar Randall Commissaris, Profesor ilmu farmasi Wayne State University.
Lebih lanjut, Randall memaparkan jika para pengemudi usia muda malah sebenarnya tidak terlalu terganggu fokusnya ketika mengemudi sambil berkirim pesan singkat. Bahkan, kinerja para pengemudi dengan usia paruh baya akan jauh lebih terganggu dan beresiko lebih besar saat membalas pesan singkat sambil mengemudi.
Tingginya resiko kecelakaan tersebut dikarenakan para pengemudi paruh baya menghabiskan waktu lebih banyak untuk melihat ponsel mereka ketika berkirim pesan singkat sembari mengemudi.
"Waktu yang dihabiskan oleh para pengemudi paruh baya ataupun pengemudi muda bisa jadi sama. Meskipun begitu, pada pengemudi paruh baya kurang memiliki kemampuan kognitif untuk multitasking kedua hal tersebut sehingga memiliki resiko lebih besar," tuntasnya.
Remaja Atau Dewasa, Siapa yang Paling Berisiko Kecelakaan?
Pengemudi paruh baya memiliki fokus lebih rendah dan kurang dapat multitasking.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/786091/original/025603400_1419577063-text-driving_2509730b.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam10 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2214828/original/012272500_1526406975-pemadan_karhutla_sinar_mas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376579/original/071076900_1792381433-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441352/original/085354000_1765504848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-12T084357.150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372625/original/095009800_1791885511-b4921212-cde4-4c40-b432-058eba52a20b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5013455/original/022429400_1732074541-tips-merawat-motor-matic.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365038/original/012103200_1791096800-Gemini_Generated_Image_tfu0nctfu0nctfu0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4779390/original/033043000_1710988674-e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4738671/original/083442500_1707453092-art-markiv-zAm1sdicGXc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8329484/original/070109500_1782199304-2166506994990013404.jpeg)