Abdussalam Shohib Ingatkan Pentingnya Ilmu Sehat Demi Menjaga Umat

Ia adalah sepak bola sejati.

Diterbitkan 16 Juli 2025, 19:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar Jombang KH Abdussalam Shohib alias Gus Salam mengatakan Ulum al-Din yang berarti ilmu-ilmu agama adalah penting. Namun, dia mengingatkan menjaga kesehatan badan juga tidak kalah pentingnya.

"Agar sehat dan kuat mengaji, sekaligus kuat mengurus pondok dan NU," kata Gus Salam saat ditanya tentang kegemaran sepak bola di sela-sela rehat turun minum mengikuti pertandingan mini soccer atau futsal di beberapa tempat, seperti dikutip Kiai Ahmad Samsul Rijal (Gus Rijal), Katib PCNU Jombang 2017-2022, Kamis (16/7).

Gus Rijal juga mengungkap sisi lain dari Gus Salam, yang merupakan calon Ketua Umum PBNU tersebut. Salah satunya, pecinta sepak bola sejati.

"Kemarin Sabtu, di tengah Bahtsul Masail FMPP ke-45 (Forum Musyawarah Pondok Pesantren) se-Jawa-Madura di Pondok Pesantren Salaf Al-Qur'an (PPSQ) Asy-Syadzili 1 Malang, asuhan KH Abdul Mun'im Syadzili, Gus Salam menyempatkan nonton bareng big match Spanyol vs Belgia pada perempat final Piala Dunia," ujar Gus Rijal.

"Pagi bakda subuh, dia pun ngajak kiai-kiai muda peserta Bahtsul Masail nonton bareng laga seru timnas Inggris vs Norwegia pada perempat final. Nah, kalau sudah nonton bareng kiai-kiai muda pesantren, ekspresinya heboh. Isi kitab dalam Bahtsul Masail kalah fasih dikomentari saat mengekspresikan para bintang sepak bola," sambungnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar Jombang KH Abdussalam Shohib (Istimewa)

Gus Rijal meyakini bahwa Gus Salam memiliki perhatian pada hal-hal kecil namun ajek dan berlangsung lama. Hal itulah yang justru membentuk watak dan karakternya.

"Kepribadiannya itu bisa ditelusuri dari kebiasaannya selama berkhidmah di NU, mengelola pesantren, dan merawat tradisi ngaji hingga ke para alumni," ungkap Gus Rijal.

Dia mencontohkan, dulu setiap hari Selasa, Gus Salam menyediakan waktu untuk rapat PWNU. Oleh karena tidak lagi di PWNU, setiap Selasa tetap digunakan untuk pertemuan di institusi yang diikuti atau pertemuan informal dengan kolega jejaring pesantren.

"Bahkan mini soccer atau futsal pun kadang di hari Selasa pagi atau malam. Jadi hingga sekarang Gus Salam masih rutin main bola dan jogging untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisiknya. Bila silaturahmi ke luar kota atau daerah, baik untuk pesantren maupun NU, kadang yang ditanyakan adalah tempat futsal dan tim tanding," dia menandasi.