Sukses

Kuliner Kekinian Khas Korea, Roti Kentang Gamchi Hadir di Jakarta Barat

Liputan6.com, Jakarta - Setelah membuka outlet pertama dan kedua di Tebet dan Kebayoran, Jakarta, kini Gamchi--roti isi kentang dan keju mozzarella yang lumer khas Korea Selatan--hadir di Jakarta Barat. Outlet ketiga Gamchi berlokasi di Mall Ciputra Lantai 4, meramaikan kuliner Jakarta Barat.

Founder Gamchi, Raditya Bagaskara Wibowo mengatakan, semua produk di restorannya orisinil dan menggunakan bahan lokal pilihan.

"Jadi Gamchi adalah resto Korean Potato Bread, ini makanan populer di Korea dan baru pertama ada di akarta dan semua produk yang ada di resto ini orisinil. Isinya itu ada kentang dan mozzarella dan untuk varian kami ini di sini ada 2 macam varian gurih dan savory, dan untuk saat ini kami ada 6 sampai 7 menu," ujar Raditya dalam acara Grand Launching Gamchi di Mall Citraland, Jakarta Barat, Sabtu (23/7/2022).

Di outlet ketiganya ini, Gamchi menawarkan varian rasa dan tekstur baru.

"Jadi kami hadir ingin mengenalkan produk baru yang belum ada, 'new taste', new flavour dan new texture," tambahnya.

Rasa baru dihadirkan bagi Gamchingu yakni Gamchi Korean Chicken, perpaduan lenbutnya roti kentang keju dan fried chicken crispy. Varian rasa baru ini eksklusif tersedia di outlet ketiga Gamchi.

Gamchi mengklaim, selalin halal, produk-produk yang disajikan aman dikonsumsi semua usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Ini karena bahan-bahan lokal pilihan yang digunakan harus penuh gizi.

Berbagai menu olahan roti Gamchi dibanderol dengan harga terjangkau, mulai dari Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per buah.

2 dari 4 halaman

Tak Ingin Aji Mumpung

Pada kesempatan yang sama, Mitra Gamchi Vera Susanti Halim menjelaskan berdirinya outlet yang ketiga ini tak lain datang karena dirinya memiliki tekad dan semangat  yang kuat dalam menciptakan dunia kewirausahaan.

Baginya, yang terpenting agar usaha yang dimilikinya saat ini  bisa tetap terus berkembang dan berkelanjutan.

"Outlet pertama itu ada di Tebet Dan kedua ada di Kebayoran. Dan dibukanya dan dengan berdirinya outlet ini setidaknya bisa membuka lapangan pekerjaan baru buat masyarakat," kata Vera. 

Vera pun mengatakan, tak ingin memiliki usaha dengan dasar aji mumpung. 

"Terpenting lagi, dengan berdirinya resto ini karena dari awal saya ingin memiliki produk yang dapat dibilang 'tidak aji mumpung'. Sebagai contoh, dalam perjalanan usaha, biasa disebutnya tidak cepat naik apalagi tidak cepat turun. Karena belakangan ini banyak orang buka usaha hanya ikut-ikutan. Makanya saya ingin membuka resto ini sebagai usaha pertama di Indonesia dan menjadi pelopor," jelas Vera.

3 dari 4 halaman

Proses Temukan Resep Roti yang Tepat

Beralih ke Raditya, sedari awal, upayanya  bisa membuka otlet ketiga ini juga tak terbilang mudah. Selain memerlukan modal yang cukup besar. 

Sebelumnya, berkali-kali mencoba untuk menghasilkan produk roti yang lezat tak pernah dirasakannya berhasil. Namun demikian, upaya keras dalam menciptakan produk yang enak itu tak membuat semangatnya surut. Alih-alih berhenti, ia bahkan rela meluangkan waktu untuk mengambil kursus membuat roti selama 3 bulan. 

"Setelah melakukan RnD berkali-kali dan gagal akhirnya saya memutuskan untuk ambil sekolah/kursus membuat roti selama 3 bulan dan mencoba kembali resepnya dan saya berhasil," cerita Raditya. 

 

4 dari 4 halaman

Mengutamakan Kualitas

Dalam berwirausaha, Gamchi tak hanya berstrategi melalui harga yang terjangkau melainkan juga menggunakan pendekatan sosial melalui kualitas produk dan promosi. Raditya berharap masyarakat benar-benar dapat menikmati kualitas produk yang ditawarkan.

"Sementara untuk harganya sendiri, produk Gamci masih sangat terjangkau mulai dari Rp 30.000 sampai Rp 50.000 per pcs nya.Selain itu, kami juga memiliki pendekatan sosial agar brand Gamci bisa dikenal luas nantinya, pertama kami disini mengutamakan kualitas produk yang miliki dulu dan selanjutnya dengan mengandalkan kekuatan marketing hingga promosi melalui tim yang ada selama ini. Yang jelas, kami kepingin ketika orang membeli karena produknya bukan karena marketing nya maupun bintang iklan produk di brand ini. Sehingga ketika orang membeli produk ini bisa merasakan kualitas produknya yang sama di beberapa outlet yang ada," tutup lelaki Pemenang Kompetisi Startup 'Wirausaha Mandiri 2021.