Deretan Tokoh Jebolan Taruna Nusantara 'Tier 1' Lingkaran Prabowo

Prabowo mengungkapkan banyaknya lulusan SMA Taruna Nusantara yang masuk tier 1 di jajaran kabinet Merah Putih.

Diterbitkan 14 Januari 2026, 10:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan SMA Taruna Nusantara telah terbukti menghasilkan lulusan yang menonjol di tingkat nasional. Hal ini, kata dia, dapat terlihat dari banyaknya lulusan SMA Taruna Nusantara yang masuk tier 1 di jajaran kabinet Merah Putih.

"Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi karena sejak (tahun) 90 sampai sekarang terbukti bahwa kader-kader lulusan TN (Taruna Nusantara) telah membuktikan diri menonjol di tingkat nasional," kata Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).

"Bahkan di kabinet yang saya pimpin, tadi sudah saya sebut alumni-alumninya saya kira cukup banyak lulusan TN di tier satu," sambungnya.

Saat awal sambutan, Prabowo sempat mengabsen anggota kabinet yang merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara. Mulai dari, Menteri Luar Negeri (Menlu) sekaligus Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara Sugiono, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang merupakan alumni Taruna Nusantara angkatan ke-6.

Sugiono merupakan lulusam SMA Taruna Nusantara angkatan kelima. Kemudian, Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan alumni Taruna Nusantara angkatan ke-5.

Lalu, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono yang juga alumni Taruna Nusantara angkatan ke-11, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri yang merupakan alumni Taruna Nusantara angkatan ke-6.

Selanjutnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya yang juga alumni Taruna Nusantara angkatan ke-15, dan Komandan Paspampres Mayjen Edwin Sumanta yang merupakan alumni Taruna Nusantara angkatan ke-2.

"Sekretaris Kabinet RI, alumni TN angkatan ke-15, Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya. Komandan Paspampres, alumni TN angkatan ke-2, Mayor Jenderal TNI Edwin Sumanta," ujar Prabowo.

Tekad Prabowo Lahirkan Generasi Unggulan

Dia meyakini akan muncul kader-kader penerus yang menonjol di bidangnya. Terlebih, kata Prabowo, pemerintah juga membangun SMA Garuda di setiap kabupaten/kota yang merupakan sekolah unggulan.

"Selanjutnya di tier yang selanjutnya juga mulai muncul banyak kader-kader tersebut. Dengan tambahan nanti SMA Garuda, juga dengan nanti rencana kita tiap kabupaten satu sekolah unggulan. Ini akan mempercepat kita harapkan kebangkitan kepemimpinan dan kebangkitan bangsa Indonesia," tutur Prabowo.

 

Prabowo Resmikan Taruna Nusantara Malang

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan Sekolah Menengah Atas Taruna Nusantara atau SMA Taruna Nusantara Kampus Malang. Dalam kesempatan itu, dia memastikan adanya pembangunan sekolah tersebut di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Sumatera, dan Sulawesi.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Selasa 13 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang," tutur Prabowo di SMA TN Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).

Prosesi peresmian kemudian ditandai dengan pemukulan gong oleh Prabowo. Dia berharap, adanya sekolah tersebut dapat menjadi jalan pembangunan bangsa menuju lebih baik.

"Semoga Tuhan Yang Maha Besar senantiasa melindungi kita sekalian dalam perjalanan kita membangun bangsa Indonesia, menjadi bangsa yang maju, bangsa yang sejahtera," jelas dia.

Prabowo menyatakan, sudah ada tiga SMA TN di Indonesia, yaitu berada di Magelang, Cimahi, dan Malang. SMA TN Magelang sendiri menjadi yang paling tua, didirikan sejak 1990 silam.

Dia menyatakan, SMA TN akan terus ditambah. Rencananya, hingga akhir 2026 akan ada penambahan lagi tiga SMA TN baru yang turut beroperasi.

"Kita sedang membangun di Kalimantan, yaitu di kawasan IKN. Kemudian di Sulawesi Utara di Minahasa, dan di Sumatera Selatan di Pagar Alam. Kita harapkan akhir Desember 2026, kampus-kampus tersebut sudah bisa beroperasi," Prabowo menandaskan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6