Liputan6.com, Jakarta - Mayjen TNI (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya, sosok yang dijuluki 'Bapak Pencak Silat Dunia', telah meninggal dunia pada Selasa (13/5/2025) di usia 93 tahun di RSPI Pondok Indah, Jakarta. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam, terutama bagi dunia pencak silat Indonesia.
Namun, di balik kesedihan tersebut, tersimpan kisah unik seputar rencana pemakamannya, khususnya penolakan beliau untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
Kisah ini diungkap oleh wartawan senior Panda Nababan dalam buku memoarnya tentang Eddie Nalapraya, "Jenderal Tanpa Angkatan". Pertemuan mereka di TMP Kalibata saat pemakaman Ali Moertopo menjadi latar belakang terungkapnya cerita menarik ini.
Advertisement
Saat itu Panda bertemu Mayjen Eddie di TMP Kalibata saat pemakaman Ali Moertopo. Keduanya lalu mengobrol.
"Panda, kau kan wartawan. Kau tulis kalau aku meninggal dunia, aku tak mau dimakamkan di sini," kata Eddie.
"Memangnya kenapa Pak?" tanya wartawan itu.
"Aku tidak bisa tidur nyenyak. Nanti aku diperintah sana sini oleh para jenderal itu," jawab Eddie.
Tentu saja Panda heran dengan jawaban jenderal bintang dua itu. Kok bisa masih main perintah?
"Loh apa urusannya dengan para jenderal ini. Kan beliau beliau sudah meninggal?" tanya panda.
"Tidak, mereka ini walau sudah meninggal masih suka perintah-perintah," kata Eddie sambil menunjuk makam beberapa orang jenderal.
Panda Nababan tertawa mendengar jawaban Eddie. Dia tak menyangka selera humor Eddie.
Eddie mengaku lebih baik dimakamkan di wilayah Jakarta Utara. Pria kelahiran 1931 ini memang asli Tanjung Priok. Saat ditemui merdeka.com tahun lalu, Eddie masih tampak sehat.
Â
Jejak Karier Militer dan Dedikasi Eddie Nalapraya
Sebelum dikenal luas sebagai Bapak Pencak Silat Dunia, Eddie Nalapraya telah mengukir prestasi gemilang di dunia militer. Kariernya dimulai sejak usia muda dan terus menanjak hingga mencapai puncaknya. Beberapa jabatan penting pernah diembannya, antara lain:
- Asisten Pengamanan Garnizun Ibu Kota
- Asisten Kodam V/Jaya
- Kepala Staf Daerah Militer V/Jakarta Raya
- Asisten Teritorial Hankam
Pengalaman dan jabatan-jabatan tersebut menunjukkan dedikasi dan kemampuan kepemimpinan Eddie Nalapraya yang luar biasa. Beliau telah memberikan kontribusi besar bagi keamanan dan pertahanan negara.
Setelah pensiun dari dunia militer, Eddie Nalapraya mencurahkan seluruh perhatiannya pada pengembangan pencak silat. Dedikasi dan kontribusinya yang luar biasa di bidang ini membuatnya dijuluki sebagai Bapak Pencak Silat Dunia. Nama beliau akan selalu dikenang dalam sejarah perkembangan pencak silat Indonesia.
Kepergian Mayjen TNI (Purn) Eddie Marzuki Nalapraya merupakan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Namun, warisan dan jasa-jasanya akan tetap dikenang dan menginspirasi generasi penerus.
Meskipun kisah unik seputar penolakan pemakaman di TMP Kalibata masih menjadi misteri, legasi Eddie Nalapraya sebagai Bapak Pencak Silat Dunia akan tetap abadi. Kisah hidupnya menjadi bukti bahwa seorang pahlawan tidak selalu identik dengan sosok yang kaku dan serius, tetapi juga bisa memiliki sisi humoris dan unik.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4114261/original/050398200_1659705796-Infografis_Akhir_Pekan.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5218157/original/035471400_1747127630-IMG-20250513-WA0129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)