Bahas Palestina, Menteri Agama Sejumlah Negara Akan Kumpul di Singapura

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Menag dari sejumlah negara akan berkumpul di Singapura untuk membahas situasi Palestina.

Diperbarui 06 November 2023, 15:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Menag dari sejumlah negara akan berkumpul di Singapura untuk membahas situasi Palestina. Rencananya, para Menag dari beberapa negara akan berkumpul pada 15 Oktober 2023.

"Kami tanggal 15 (November) akan bertemu dengan beberapa Menteri Agama di Singapura untuk membicarakan masalah (Palestina) ini," kata Yaqut di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (6/11/2023).

Dia menekankan komitmen pemerintah Indonesia dalam membela rakyat Palestina. Bahkan, kata Yaqut, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta agar Kementerian Agama mencari alternatif menggalang solidaritas dengan umat untuk membantu Palestina.

"Pemerintah kan Bapak Presiden sudah memberikan bantuan kepada warga Palestina. Nanti akan ada lagi tahap berikutnya," jelasnya.

"Nah kami untuk hal-hal yang lain supaya kami yang sebagai menteri di Kementerian Agama diminta untuk mencari alternatif untuk menggalang solidaritas dengan umat," sambung Yaqut.

Kirim Bantuan

Sebelumnya, Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan tahap pertama seberat 51,5 ton untuk Palestina, Sabtu (4/11/2023). Bantuan yang dikirim Indonesia antara lain, bahan makanan, alat medis, selimut, tenda, hingga logistik lainnya yang dibutuhkan di Gaza, Palestina.

"Ini adalah bantuan tahap pertama, dibawa menggunakan tiga pesawat dan berisi 51,5 ton bantuan berupa bahan makanan, alat medis, selimut, tenda dan barang-barang logistik lainnya yang telah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Gaza," jelas Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat melepas bantuan di Pangkalan TNI AU Jakarta Timur, Sabtu (4/11/2023).

Adapun bantuan dibawa dengan menggunakan dua pesawat hercules milik TNI AU yang diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta. Nantinya, bantuan tersebut akan disalurkan ke Gaza melalui Mesir.

"Alhamdulilah pada pagi hari ini bantuan Indoensia untuk rakyat Palestina akan segera diberangkatkan menuju ke Bandara El Arish di Mesir, kemudian akan diteruskan dan disalurkan ke Gaza," ujarnya.

Jokowi menyampaikan bantuan tahap kedua sedang dalam proses persiapan dan akan segera dikirimkan ke Palestina. Menurut dia, bantuan kemanusiaan ini gabungan dari pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha yang disalurkan melalui berbagai lembaga kemanusiaan.

"Ada yang dari Baznas, IHA (Indonesian Humanitarian Alliance), dari PMI, dari Kita Bisa, dan juga dari pemerintah, TNI dan Polri," kata Jokowi.

Bentuk Solidaritas

Dia berharap semakin banyak masyarakat dan dunia usaha yang menyalurkan bantuan untuk Palestina. Jokowi menyebut bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap tragedi kemanusiaan di Gaza.

"Ini merupakan wujud solidaritas Indoensia, wujud kepedulian bangsa indoensia terhadap kemanusiaan, karena tragedi kemanusiaan yang ada di GAZA tidak dapat diterima dan harus sesegera mungkin dihentikan," tutur Jokowi.

"Saya ingin menekankan kembali, bahwa Indoensia akan terus bersama perjuangan bangsa Palestina," sambung Jokowi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6