Sukses

Wagub DKI Jakarta: Keterisian Tempat Tidur Isolasi Menurun Jadi 70 Persen

Liputan6.com, Jakarta Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan adanya penurunan keterisian tempat tidur isolasi dan ICU di RS rujukan Covid-19.

"Alhamdulillah per hari ini ketersediaan tempat tidur turun menjadi 70 persen sebelumnya di atas 90 persen. Juga ICU turun di 88 persen atau 1.432. Tadi tempat tidur (isolasi) terisi 9.049," kata Riza di RS Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (24/7/2021).

Menurut dia, data tersebut menunjukkan adanya penurunan. Riza menyatakan pihaknya terus melakukan peningkatan dalam hal pelayanan. Yakni mulai dari peningkatan fasilitas kesehatan, obat-obatan hingga pelayanan untuk pemakaman.

"Kita inginkan adalah adanya penurunan yang signifikan. Caranya kita harus menghadang di hulu dengan cara seluruh warga Jakarta disiplin berada di rumah. Rumah adalah tempat yang terbaik," ucap Riza

Dia pun juga mengimbau agar masyarakat terus meningkatan disiplin dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

"Tolong yang di rumah-rumah diperhatikan, rumahnya dibersihkan desinfektan, sirkulasi udara sekalipun di rumah tetap melakukan prokes dengan baik," ucap Riza Patria

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

2 dari 3 halaman

Setiap Kelurahan Ditargetkan Vaksin 1.000 Orang

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak para ibu-ibu PKK ikut serta dalam menggerakkan warganya untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayahnya.

Anies menargetkan 1.000 warga setiap kelurahan di Jakarta mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Jadi kami akan mengadakan gerakan ini. Di setiap kelurahan itu satu hari ditargetkan vaksin 1.000 orang per kelurahan," kata Anies dalam YouTube Pemprov DKI Jakarta, Senin, 19 Juli 2021. 

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan, target vaksinasi dapat dilakukan dengan saling membagi jumlah target warga di setiap RW. Sebab setiap kelurahan terbagi menjadi puluhan RW.

"Jadi kalau dalam satu kelurahan ada 10 RW, maka tiap RW kirim 100 orang untuk vaksin tiap hari. Kalau dalam 10 RW ada 10 RT maka 10 orang vaksin tiap hari," papar Anies.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: