Sukses

Top 3 News: Tsunami hingga 20 Meter Diprediksi Terjadi di Pantai Selatan Jawa

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini, potensi tsunami hingga ketinggian 20 meter diprediksi bakal terjadi di pantai selatan Jawa. Hal tersebut melihat kondisi selatan Jawa yang diketahui sebagai lokasi rawan gempa.

Menurut peneliti ITB, Endra Gunawan, lindu besar hingga memicu munculnya tsunami tersebut diakibatkan adanya akumulasi energi yang terkumpul hingga ribuan tahun.

Potensi tsunami paling besar diinformasikan berada di selatan Jawa Barat yang bisa mencapai 20 meter dan 12 meter di selatan Jawa Timur.

Sementara itu, kisah Bintara TNI AD bernama Akmal Tri Jaya juga tak kalah menyita perhatian. 

Terbunuhnya sang ayah saat menjalankan tugas negara sebagai anggota TNI di Buton, Sulawesi Tenggara malah dijadikan cambuk bagi pemuda 22 tahun itu untuk melanjutkan pengabdian ayahnya, almarhum Serda Baso Hadang.

Menurut Kapenrem 143/HO Mayor Arm Sumarsono, sebelum akhirnya Akmal dinyatakan lolos sebagai Bintara TNI AD, dia berulang kali dinyatakan gagal saat seleksi.

Namun, berkat tekad dan usaha kerasnya, pemuda kelahiran Bandung ini bisa mewujudkan cita-citanya dan melanjutkan pengabdian sang ayah sebagai anggota TNI AD. 

Dari kisah Akmal yang menginsipirasi, perkembangan terkini terkait kasus Covid-19 di Tanah Air kembali menjadi sorotan pembaca Liputan6.com

Satuaan Tugas (Satgas) Covid-19 mengungkap, hingga Sabtu, 26 September kemarin, angka kematian akibat virus Corona telah berada diangka 10.308 orang. Jumlah tersebut setelah terjadi penambahan kasus meninggal akibat Covid-19 sebanyak 90 orang dalam sehari.

Sedangkan total kasus pasien terkonfirmasi di Indonesia telah mencapai 271.339 orang. 

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Sabtu, 26 September 2020:

2 dari 5 halaman

1. HEADLINE: Temuan Potensi Tsunami 20 Meter di Pantai Selatan Jawa, Antisipasinya?

Bencana besar diprediksi akan terjadi di wilayah selatan Pulau Jawa. Tim riset dari Institut Teknologi Bandung (ITB) mengungkap potensi gempa besar yang dapat memicu tsunami hingga setinggi 20 meter.

Salah satu anggota tim peneliti ITB, Endra Gunawan mengatakan bahwa selatan Jawa diketahui sebagi lokasi rawan gempa. Hal itu lantaran Pulau Jawa berada di zona subduksi antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia.

Menurut Endra, potensi gempa besar dan tsunami ini terjadi di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa mulai dari barat hingga timur. Lindu besar ini terjadi dari akumulasi energi yang terkumpul selama ratusan hingga ribuan tahun.

Potensi tsunami paling besar berada di selatan Jawa Barat yang bisa mencapai 20 meter dan 12 meter di selatan Jawa Timur. 

Perbedaan ini disebabkan beragamnya zona kuncian gempa. Menurut Endra, tak semua zona patahan di selatan Jawa memiliki kekuatan yang sama.

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Kisah Akmal, Lulus Jadi Bintara TNI AD Lanjutkan Pengabdian Ayah yang Terbunuh Saat Tugas

Akmal Tri Jaya berhasil menunaikan janjinya dengan lolos mengikuti pendidikan Bintara Prajurit Karir Reguler TNI Angkatan Darat (AD) 2020, setelah melalui jalan hidup yang berat usai sang ayah yakni almarhum Serda Baso Hadang terbunuh saat menjalankan tugas.

Kapenrem 143/HO Mayor Arm Sumarsono membagikan kisah keberhasilan tersebut. Ayah Akmal merupakan seorang Babinsa Koramil 1413-16/Sorawolio Kodim 1413 Buton yang meninggal di tangan pemuda setempat yang mabuk alkohol.

"Tuhan telah menggariskan di balik kisah tragis orang tuanya yang terbunuh dalam melaksanakan tugas, Akmal meraih kesuksesan untuk melanjutkan pengabdian ayahnya," tutur Sumarsono dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2020).

Menurut Sumarsono, pelaku atas nama Komang Ilyas tewas saat upaya penangkapan petugas. Dia mencoba melarikan diri di Kelurahan Karing-Karing, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, pada 19 Mei 2020.

Ibunda Akmal, Nunung Karnengsih sangat mengetahui keinginan anaknya. Dia mendukung penuh niat pemuda yang lahir di Bandung pada 1998 itu untuk melanjutkan pengabdian ayahnya, TNI AD.

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. Update Corona 26 September: Bertambah 90, Kasus Meninggal Akibat Covid-19 Jadi 10.308

Sebanyak 90 orang di Indonesia dilaporkan telah meninggal dunia akibat Covid-19 pada hari ini, Sabtu (26/9/2020). Sehingga angka kematian akibat virus Corona totalnya menjadi 10.308 orang.

Data tersebut berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang disampaikan Satgas Penanganan Covid-19.

Sementara, mereka yang sembuh dan dinyatakan negatif Covid juga ikut mengalami peningkatan. Dalam sehari ada penambahan sebanyak 3.207 pasien, maka totalnya ada 199.403 kasus sembuh Covid-19 di Tanah Air. 

Sedangkan jumlah kasus baru positif Covid-19 bertambah 4.494 orang pada hari ini. Penambahan tersebut menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 271.339 orang. 

Data update pasien virus Corona Covid-19 ini tercatat sejak Jumat, 25 September 2020, pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

 

Selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: