Sukses

Top 3 News: Klaim Mengejutkan dari 3 Keraton Abal-Abal

Liputan6.com, Jakarta Top 3 news hari ini mengungkap klaim mengejutkan dari keraton yang sempat menghebohkan Tanah Air.  Raja Toto Santoso (42) dan ratu Fanni Aminadia (41) adalah otak di balik berdirinya Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah.

Saat merekrut anggotanya, keduanya tak segan mengiming-imingi kedudukan penting di kerajaannya. Tentu saja itu tidak gratis. Untuk menjadi anggota Keraton Agung Sejagat, keduanya meminta uang hingga Rp 30 juta.

Toto dan Fanni bahkan mengklaim punya tabungan di Swiss dan menjanjikan anggotanya digaji dengan dollar. 

Lantas, bagaimana dengan Kesultanan Selaco dan Sunda Empire? Klaim apa saja yang di gembar-gemborkan? 

Berita lain yang juga banyak dibaca pembaca Liputan6.com perihal penyambutan meriah yang diberikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno kepada sejumlah wisatawan China yang tiba di Bandara Minangkabau. 

Terkait adanya kekhawatiran virus corona yang sedang mewabah, Irwan menyatakan bahwa semua rombongan sudah mendapatkan visa yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri. Antisipasi pun juga dilakukan begitu rombongan tiba di bandara, yakni dengan thermal scaner.

Sementara itu, pujian yang diberikan Menteri Pertahanan Malaysia, Mohammad Bin Sabu saat melakukan lawatan ke Kantor PBNU, Jakarta, Kamis, 25 Januari 2020 juga tak kalah menuai sorotan.

Sabu menyebut warga Indonesia adalah sosok-sosok yang rajin bekerja dan kuat. Ke depannya, dia pun meyakini Indonesia bisa jadi negara hebat di ASEAN dalam hal pembangunan.

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Minggu, 27 Januari 2020:

2 dari 5 halaman

1. 3 Keraton Abal-Abal, Miliki Rekening Bank Swiss hingga Dapat Legalitas PBB

Belakangan, bermunculan kesultanan, kerajaan, atau pun keraton baru di Indonesia. Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. Namanya menjadi tenar karena mengadakan Wilujengan dan Kirab Budaya yang dilaksanakan pada Jumat, 10 Januari hingga hingga Minggu 12 Januari 2020.

Sebanyak 450 orang menjadi pengikut Keraton Agung Sejagat. Mereka bergabung lantaran tergiur dengan ucapan manis Toto dan Dyah nantinya akan mendapatkan gaji dalam bentuk dolar dari tabungan di bank yang ada di Swiss.

Tak hanya itu saja, mereka dikenai mahar uang jutaan untuk bisa menjadi pengikut kerajaan. Sebagai timbal baliknya, bisa menempati posisi penting di kerajaan.

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Tiba di Bandara Minangkabau, 174 Turis dari China Disambut Gubernur Sumbar

Sebanyak 174 turis asal Kunming China tiba di Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman, Minggu pagi pukul 06.36 WIB. Mereka akan berwisata selama lima hari di Sumatera Barat.

Kedatangan rombongan turis asal Cina tersebut disambut Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Sekda Sumbar Alwis dan pemangku kepentingan terkait.

Dilansir dari Antara, tiba di Bandara usai melewati pemeriksaan imigrasi dan suhu tubuh menggunakan thermal scaner, rombongan itu disambut tari pasambahan dan hiburan musik khas Minang talempong di pintu kedatangan internasional.

PT Marawa Coporate yang bekerja sama dengan Cocos Tour selaku biro perjalanan yang mendatangkan wisatawan China ke Sumbar memastikan mereka yang akan berkunjung tidak terjangkit virus corona.

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. Menhan Malaysia: Orang Indonesia Rajin dan Kuat, Kelak Jadi Negara Hebat

Menteri Pertahanan Malaysia, Mohammad Bin Sabu , bercerita saat dirinya memilih menaiki pesawat Indonesia saat berkunjung ke Jakarta. Awalnya Sabu memuji warga Indonesia yang rajin bekerja.

Dia mengatakan, banyak bandara di Malaysia yang dibangun oleh pekerja Indonesia. Dia yakin bila orang Indonesia terus rajin bekerja, maka Indonesia bisa jadi negara hebat di ASEAN dalam hal pembangunan.

"Orang Indonesia rajin kuat bekerja merekalah yang membangunkan sebagian besar bandara-bandara Malaysia, jutaan pekerja Indonesia bekerja di sana," kata Mohammad Bin Sabu saat diskusi di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (25/1/2020).

Kemudian, Mohamad Sabu bercerita memilih menaiki pesawat buatan Indonesia bernama CN.

 

Selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Top 3 News: 49 Kelurahan Terendam Banjir hingga Asal Usul Salam Pancasila
Artikel Selanjutnya
Top 3 News: Saat Nadiem Sepakat Merdeka dalam Jurnal Ilmiah