Sukses

Airlangga Daftar Caketum Golkar Diwakili Timses 

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto daftar menjadi caketum Golkar. Pendaftaran Airlangga diwakili tim suksesnya, Happy Bone Zukarnaen bersama rombongan.

"Datang ke panitia pemilihan dalam rangka mengambil formulir untuk mendaftarkan beliau menjadi calon ketua umum DPP Partai Golkar 2019-2024," kata Happy Bone di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/11/2019).

Ketua DPP Partai Golkar itu berharap Munas X Golkar betul-betul demokratis, penuh persaudaraan dan persahabatan. Timses Airlangga ingin Munas dijadikan tonggak sejarah baru, bahwa Golkar bisa solid dan kompak, untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.

"Kami ingin mengingatkan kepada kita semua bahwa Golkar adalah partai yang dewasa, kami bisa bersaing tapi dengan penuh persahabatan," tuturnya.

Timses Airlangga menyikapi persaingan caketum bukan sebagai konflik permusuhan. Tapi adalah mitra kompetisi. Happy Bone bilang, semua kader adalah kawan sekaligus lawan berpikir untuk membangun partai yang lebih baik lagi.

"Kita harapkan sama-sama adalah bahwa proses awal sampai akhir Munas ini benar-benar akan dirasakan Munas yang sejuk, Munas yang penuh persahabatan, kritis tapi juga tetap menjaga persaudaraan dan soliditas terbaik karena kami sadar bahwa pada sekarang-sekarang ini kita sedang mengukir sejarah," pungkasnya.

2 dari 2 halaman

9 Nama

Sampai hari ini yang sudah mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum Partai Golkar Periode 2019-2024 adalah Ahmad Anama, Indra Bambang Utoyo, Ridwan Hisjam, Agun Gunandjar Sudarsa, Bambang Soesatyo, M. Aris Mandji, Derek Loupatty, Mohamad Ali Yahya dan Airlangga Hartarto.

Sedangkan yang sudah mengembalikan formulir adalah Ridwan Hisjam dan Mohamad Ali Yahya. Batas pendaftaran caketum Golkar selesai pada hari ini. Munas X Partai Golkar akan dilaksanakan besok Selasa tanggal 3 sampai 6 Desember di Hotel Ritz Carlton, Kuningan Jakarta.

Reporter: M Genantan

 

Loading
Artikel Selanjutnya
82 UU dan 1.194 Pasal Bakal Diselaraskan dalam Omnibus Law
Artikel Selanjutnya
Pemerintah Uji Coba Kartu Prakerja di Jakarta dan Bandung