Sukses

AirAsia Targetkan 90 Juta Penumpang Tahun Ini

Liputan6.com, Bangkok - Chief Executive Officer (CEO) Grup AirAsia Tony Fernandes mengungkapkan, Indonesia termasuk sebagai negara yang memberikan angka positif dalam 500 juta penumpang. Namun begitu, ia tidak memberikan jumlah pastinya.

Hal itu diungkapkan Tony dalam acara AirAsia #HalfABillion Guests Flown di Bangkok, Thailand. Acara berlangsung pada Selasa 15 Mei 2018 lalu.

"Indonesia termasuk yang terbesar setelah Malaysia dan Thailand. Bali dan Medan di antara daerah destinasi yang diminati penumpang," ujar Tony.

Sementara itu Chief Executive Officer (CEO) AirAsia Group untuk Indonesia. Dandy Kurniawan mengaku bahagia atas momen tersebut. Pencapaian 500 juta penumpang selama 16 tahun dinilainya sebagai hari bersejarah bagi AirAsia.

"Suatu yang sangat bersejarah yang membanggakan. Kita sudah dikenal sama orang, sudah eksis brandnya," ucap dia.

Untuk terus berkembang, lanjut dia, AirAsia akan terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Disamping itu juga akan menggaet melalui program program khusus.

"Sekarang yang ditunggu gebrakan apa, destinasi baru apa, promo apa, inovasi apa lagi. Ini coba kita kembangkan agar travelling experience makin menyenangkan,"' ujar Dandy.

Tentu saja, kata dia, sejumlah tantangan bakal dihadapi AirAsia. Terutama terkait dengan slot penerbangan serta terkait kerja sama dari pemerintah setempat soal fasilitas wisatawan.

"Tahun ini AirAsia grup menargetkan 90 juta penumpang," ujar Dandy.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tersangka Penembakan Christchurch Beli Senjata Ilegal
Loading
Artikel Selanjutnya
Selama 16 Tahun, AirAsia Toreh Prestasi Gaet 500 Juta Penumpang
Artikel Selanjutnya
Dukung Najib Razak dalam Pemilu Malaysia, Bos AirAsia Minta Maaf