"Pisowanan Ngabekten", Penghormatan bagi Raja Jawa

Sembah sungkem atau pisowanan ngabekten yang menjadi tradisi raja-raja Jawa tetap dipelihara sampai saat ini ketika Lebaran tiba.

Diterbitkan 11 September 2010, 19:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Yogyakarta: Sembah sungkem yang menjadi tradisi raja-raja Jawa sejak puluhan tahun silam tetap dipelihara sampai saat ini ketika Lebaran tiba. Tradisi pisowanan ngabekten, demikian tradisi ini disebut. Seperti Sabtu (11/9) siang, Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima sembah bakti dan ucapan Idulfitri dari para kerabat dan pejabat keraton.

Berbeda dengan sungkeman pada umumnya, rakyat dan bahkan keluarga kerajaan sekalipun harus menunduk jika menghadap Raja dan tidak diperbolehkan menatap. Setelah mencium lutut Raja, rakyatnya juga harus berjalan merangkak.

Di zaman seperti sekarang ini, ketika rasa hormat mulai luntur, Raja Jawa ini ingin menujukkan bahwa hanya dengan rasa hormat dan menghargai orang lain keberagaman dan perbedaan bisa berjalan harmoni.(ADO)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6