Sukses

Suasana Duka Menyelimuti Pemakaman Pak Nas

Liputan6.com, Jakarta: Suasana duka menyelimuti pemakaman Jenderal Besar (Purn) Tentara Nasional Indonesia Abdul Haris Nasution, sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (6/9), di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Panglima TNI Laksamana Widodo AS.

Jenazah almarhum Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution, tiba di TMP Kalibata, sekitar pukul 13.40 WIB, diiringi pasukan pengawal TNI dan para anggota keluarga. Kedatangan jenazah diikuti oleh serah terima dari pihak keluarga kepada pihak TNI, yang diiringi oleh tembakan salvo, sebagai tanda penghormatan.

Peti jenazah kemudian diusung pasukan pengusung, ke tempat pemakaman yang telah dipersiapkan. Tiga kepala Staf Tni, masing-masing KSAD Jenderal TNI Tyasno Sudarto, KSAL Laksamana Achmad Sutjipto, KSAU Marsekal Hanafie Asnan, dan Kapolri Jenderal (Pol) Roesdihardjo bersama-sama memegang keempat ujung bendera Merah Putih, yang menyelubungi peti jenazah almarhum, sebelum diturunkan ke liang lahat. Setelah itu, bendera Merah Putih tersebut diserahkan kepada pihak keluarga.

Kemudian, dilakukan upacara penghormatan TNI, berupa apel Persada, yang dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup almarhum, yang dibacakan inspektur upacara Panglima TNI Laksamana Widodo As. Setelah jenazah dikuburkan, pihak keluarga memberikan pidato perpisahan, yang diwakili oleh Ediyanti, cucu pertama almarhum.

Sejumlah anggota kabinet, seperti Menteri Koordinator bidang Sosial Politik dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Pendidikan Nasional Yahya Muhaimin, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Khofifah Indar Parawansa, serta Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Al Hilal Hamdi tampak hadir di TMP Kalibata.

Sebelumnya, di rumah duka Jalan Teuku Umar 40, Jakarta, sempat dilakukan upacara penyerahan jenazah. Jenazah Pak Nas diserahkan pihak keluarga yang diwakili adik kandung Nasution, Abdul Khalid Nasution kepada TNI.(ULF/Chadijah Mastura dan Agus Kusnohadi)