IWAPI Menilai Banyak Hambatan untuk Pengusaha Wanita

Kendati tiap tahun pengusaha wanita di sektor UKM bertambah 10 persen, namun peningkatan itu tak diikuti dukungan yang memadai. Pengusaha wanita sulit memperoleh kredit yang mencukupi.

Diterbitkan 13 Agustus 2001, 15:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Ketua Umum Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (IWAPI) Suryani Motik mengatakan tiap tahun jumlah pengusaha wanita di sektor usaha kecil dan menengah bertambah hingga 10 persen. Sayangnya, pertambahan itu tak diikuti dengan dukungan yang memadai. Hal itu diutarakan Suryani di Jakarta, baru-baru ini.

Suryani menerangkan, hingga kini di Indonesia terdapat 38,9 juta pengusaha UKM. 60 persen dari jumlah itu adalah kaum wanita. Suryani memprediksi, angka tersebut masih akan meningkat pada tahun mendatang. Namun dari jumlah itu, tak semua pengusaha wanita yang berhasil memperluas skala usaha lantaran faktor sumber daya manusia, manajemen yang lemah, dan kesulitan memperoleh kredit dalam jumlah memadai.

Menurut Suryani, hingga tahun 2000, kredit perbankan untuk UKM hanya 6,3 persen dari total kredit perbankan. Mayoritas atau 69 persen dari total itu diberikan kepada kredit maksimal sebesar Rp 25 juta. Sedangkan plafon permohonan kredit Rp 700 juta hingga Rp 2 miliar hanya terealisasi 3,3 persen.(ICH/Indy Rahmawati dan Adi Iskarpandi)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6