Empat Jenazah Penumpang Garuda Sudah Diidentifikasi

Korban yang sudah diidentifikasi adalah Soewarni, Umaryati, Olga, dan Zaenah Sismadi. Salah satu penumpang pesawat nahas, profesor Kusnadi Harja Sumantri sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Diterbitkan 08 Maret 2007, 01:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Yogyakarta: Proses identifikasi terhadap jenazah korban tewas dalam musibah terbakarnya pesawat Garuda masih terus dilakukan di ruang forensik Rumah Sakit Umum dokter Sardjito, Yogyakarta, Rabu (7/3) malam. Namun akibat kondisi jenazah yang sudah hangus terbakar, baru empat jasad yang bisa diidentifikasi.

Korban yang sudah diidentifikasi adalah Soewarni, Umaryati, Olga, dan Zaenah Sismadi. Mereka langsung diperbolehkan dibawa pulang keluarga masing masing. Sebelumnya satu jenazah yang sudah diidentifikasi sudah dibawa pulang keluarganya. Dengan demikian korban tewas dalam musibah ini mencapai 22 [baca: Puluhan Jenazah Korban Pesawat Garuda Dievakuasi].

Tim forensik gabungan dari Markas Besar Polri dan RSU Dr. Sardjito hanya bisa mengidentifikasi dengan meneliti gigi, barang-barang yang dibawa korban, dan informasi dari keluarga. Pasalnya kondisi korban sangat memprihatinkan. "Korban sudah menjadi arang," kata Komisaris Besar Polisi Slamet Poernomo, anggota tim forensik.

Salah satu penumpang pesawat nahas yakni profesor Kusnadi Harja Sumantri sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kepastian ini diperoleh setelah putri korban membawa foto hasil rontgen gigi almarhum yang pernah menjabat sebagai rektor Universitas Gadjah Mada dan sebagai pakar hukum lingkungan. Sejak tadi malam, jenazah almarhum profesor Kusnadi disemayamkan di balairung UGM.

Almarhum profesor Kusnadi menjabat Rektor UGM periode 1986 hingga 1990. Ia pernah mendapat penghargaan Bintang Utama Mahaputra. Jenazah prosefor Kusnadi akan dikebumikan di komplek makam UGM Sawit Sari, Kamis siang, usai dilakukan upacara pelepasan dan penghormatan terakhir oleh civitas akademika UGM. Saat ini, pihak UGM masih mencari Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi Maskur Wiratno yang belum diketahui keberadaanya.

Sementara itu kondisi sejumlah korban luka-luka yang dirawat di RSU Dr. Sardjito sudah mulai membaik. Korban kebanyakan mengalami luka bakar dan patah tulang. Mereka hanya tinggal menunggu dijemput pihak keluarga yang diperkirakan datang besok. Pihak rumah sakit baru akan mengizinkan korban pulang jika dijemput oleh keluarga.

Salah seorang korban selamat tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta. Aina Husin ini tampak shock berat dengan musibah yang dialaminya. Bahkan menurut petugas di Posko Garuda di bandara, kondisi wanita berusia 26 tahun ini masih labil. Setibanya di Jakarta, Aina hanya meminta pihak Garuda mengantarkan dirinya berobat ke sebuah klinik.

Sementara hingga pukul 21.00 WIB, pihak Garuda memberangkatkan keluarga korban dalam tiga kali penerbangan [baca: Garuda Menyiapkan Dua Pesawat untuk Keluarga Korban]. Namun Posko Garuda tetap akan buka selama 24 jam. Menurut rencana, jenazah para korban yang teridentifikasi tiba di Bandara Soekarno-Hatta besok pagi.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6