Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat wedang serai agar aromanya lebih keluar bisa dimulai dari pemilihan batang serai yang segar. Minuman tradisional ini memiliki aroma khas yang menyegarkan, cocok dinikmati saat cuaca dingin atau sebagai teman bersantai di rumah.
Agar wanginya lebih kuat, serai perlu dicuci bersih, lalu digeprek atau diiris tipis sebelum direbus. Proses ini membantu melepaskan senyawa aromatik ke dalam air. Rebus selama 10–15 menit dengan api kecil hingga sedang agar aroma dan rasanya lebih terasa.
Untuk memperkaya aroma, tambahkan jahe, pandan, atau daun jeruk secukupnya. Tutup panci saat merebus untuk membantu mengurangi keluarnya uap aromatik. Setelah matang, saring dan sajikan wedang serai selagi hangat agar lebih nikmat. Berikut cara membuat wedang serai agar aromanya lebih keluar, Liputan6.com, Kamis (15/10/2026).
Advertisement
1. Pilih Batang Serai yang Segar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5000405/original/077287600_1731306108-lemongrass-6943713.jpg)
Langkah pertama untuk membuat wedang serai yang harum adalah memilih bahan berkualitas. Serai segar biasanya memiliki batang yang cukup kokoh, beraroma khas saat diremas, dan tidak menunjukkan tanda-tanda membusuk atau mengering berlebihan.
Sebaiknya pilih bagian pangkal batang yang berwarna putih hingga hijau muda. Bagian ini umum digunakan untuk memasak karena memiliki tekstur yang lebih empuk dan aroma yang kuat. Sementara itu, bagian daun yang lebih keras tetap bisa dimanfaatkan, tetapi aromanya dapat berbeda dari bagian pangkal batang.
Sebelum diolah, cuci serai di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Buang bagian akar dan daun luar yang kering atau rusak. Setelah itu, serai siap diproses agar aromanya lebih mudah keluar ketika direbus.
Advertisement
2. Geprek Serai Sebelum Direbus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4554163/original/059262400_1693203584-volant-jGd8q89sI_U-unsplash.jpg)
Salah satu cara paling mudah untuk mengeluarkan aroma serai adalah mememarkan atau menggeprek batangnya. Teknik ini membantu membuka serat batang sehingga senyawa aromatik lebih mudah terlepas ketika terkena air panas.
Caranya, letakkan batang serai yang sudah dicuci di atas talenan, kemudian tekan menggunakan bagian datar pisau atau ulekan hingga batang sedikit pipih dan retak. Tidak perlu menghancurkannya sampai halus karena batang yang masih utuh akan lebih mudah diangkat setelah perebusan.
Setelah digeprek, potong serai menjadi dua atau tiga bagian agar lebih mudah dimasukkan ke dalam panci. Cara ini cocok diterapkan untuk wedang serai sederhana maupun minuman yang dikombinasikan dengan jahe dan rempah lainnya.
3. Iris Tipis Serai untuk Memperluas Permukaan
Selain digeprek, serai juga bisa diiris tipis untuk membantu mempercepat pelepasan aroma. Potongan yang lebih kecil membuat permukaan batang yang bersentuhan dengan air menjadi lebih luas sehingga senyawa aromatik lebih mudah terekstrak.
Untuk menerapkannya, iris tipis bagian pangkal serai setelah dicuci dan dibersihkan. Masukkan irisan tersebut ke dalam air yang akan direbus, kemudian panaskan selama beberapa menit hingga aroma mulai tercium.
Teknik ini cocok jika kamu ingin mendapatkan aroma serai yang cukup kuat dalam waktu relatif singkat. Namun, perlu diingat bahwa irisan tipis dapat membuat minuman lebih sulit disaring. Jika ingin wedang yang jernih dan praktis disajikan, serai yang digeprek bisa menjadi pilihan yang lebih mudah.
Advertisement
4. Rebus Serai Selama 10–15 Menit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4204720/original/033187100_1666795054-young-asian-japanese-lady-enjoy-cooking-home-lifestyle-women-happy-preparing-food-making-pasta-spaghetti-breakfast-meal-modern-kitchen-house-morning.jpg)
Durasi perebusan turut memengaruhi aroma dan rasa wedang serai. Perebusan yang terlalu singkat mungkin belum memberikan waktu cukup bagi senyawa aromatik untuk berpindah ke dalam air. Sebaliknya, perebusan terlalu lama dapat membuat sebagian aroma segar menguap.
Sebagai panduan awal, rebus serai yang sudah digeprek bersama air selama sekitar 10–15 menit dengan api kecil hingga sedang. Sesuaikan durasi dengan jumlah serai, volume air, dan kekuatan aroma yang diinginkan.
Setelah air mendidih, kecilkan api agar proses ekstraksi berlangsung lebih stabil. Perhatikan perubahan aroma selama perebusan. Jika wanginya sudah terasa kuat dan air mulai mendapatkan karakter rasa serai, wedang dapat diangkat dari kompor.
5. Tutup Panci agar Aroma Tidak Cepat Menguap
Senyawa aromatik dalam serai dapat ikut terbawa uap air selama pemanasan. Karena itu, menutup panci ketika merebus dapat membantu mengurangi keluarnya uap secara berlebihan dan mempertahankan aroma di dalam wadah.
Caranya, tutup panci setelah air mulai mendidih dan kecilkan api. Pastikan minuman tetap dipanaskan dengan aman dan tidak meluap. Jika perlu memeriksa kondisi rebusan, buka tutup sebentar, lalu tutup kembali.
Setelah api dimatikan, diamkan wedang selama beberapa menit sebelum disaring. Langkah ini memberi waktu bagi aroma dan rasa serai untuk menyatu dengan air. Namun, jangan membiarkan minuman terlalu lama pada suhu ruang. Jika tidak segera diminum, simpan dengan benar setelah suhunya turun.
Advertisement
6. Tambahkan Jahe, Pandan, atau Daun Jeruk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5016374/original/009837900_1736247229-jamu_seraii.jpg)
Aroma serai bisa dibuat lebih kaya dengan menambahkan rempah atau daun aromatik lainnya. Jahe memberikan sensasi hangat dan rasa pedas ringan, sedangkan pandan menghadirkan wangi yang lembut. Daun jeruk dapat menambahkan sentuhan aroma segar yang khas.
Untuk membuatnya, masukkan satu atau dua batang serai yang sudah digeprek ke dalam panci berisi air. Tambahkan beberapa iris jahe yang telah dimemarkan, selembar daun pandan yang diikat, atau satu hingga dua lembar daun jeruk yang sudah dicuci. Rebus bersama serai selama sekitar 10–15 menit, lalu cicipi rasanya.
Gunakan bahan tambahan secukupnya agar aromanya tidak menutupi karakter serai. Jika ingin rasa lebih manis, tambahkan gula aren atau madu sesuai selera. Untuk madu, sebaiknya masukkan setelah minuman tidak terlalu panas agar lebih nyaman dikonsumsi.
7. Sajikan Selagi Hangat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137413/original/074690200_1739945059-bluebird-provisions-CjmlUpo3eAw-unsplash.jpg)
Setelah proses perebusan selesai, saring wedang untuk memisahkan batang serai dan bahan tambahan lainnya. Tuangkan ke dalam cangkir, kemudian nikmati selagi hangat agar aroma rempahnya terasa lebih jelas.
Jika ingin menyiapkan wedang untuk beberapa kali minum, simpan sisa minuman dalam wadah bersih dan tertutup di lemari pendingin. Hangatkan kembali secukupnya ketika akan disajikan.
Cara membuat wedang serai agar aromanya lebih keluar bergantung pada kesegaran bahan, teknik mememarkan atau mengiris, serta pengaturan waktu dan panas saat merebus. Dengan langkah sederhana tersebut, kamu bisa menikmati wedang serai yang harum dan menyegarkan tanpa perlu menggunakan banyak bahan tambahan.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Cara Membuat Wedang Serai
Bagaimana cara agar aroma serai lebih keluar saat membuat wedang?
Untuk mengeluarkan aroma serai secara maksimal, batang serai sebaiknya dimemarkan atau diiris tipis sebelum direbus. Beberapa resep juga menyarankan untuk membakar atau menyangrai serai sebentar. Pastikan juga untuk merebusnya selama 10-15 menit dan menggunakan bagian pangkal batang yang berwarna putih hingga hijau muda. Menutup panci saat merebus juga membantu mengunci aroma.
Berapa lama waktu ideal merebus serai untuk wedang?
Waktu perebusan yang ideal untuk wedang serai adalah minimal 10 hingga 15 menit. Durasi ini memastikan sari-sari dan aroma serai terekstrak sempurna ke dalam air.
Bagian serai mana yang paling baik digunakan untuk wedang?
Bagian pangkal batang serai yang berwarna putih hingga hijau muda adalah yang paling baik digunakan. Bagian ini memiliki konsentrasi minyak atsiri dan aroma yang paling kuat dibandingkan bagian daunnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4057548/original/020107600_1655630991-daftar_makanan_berbahaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5152114/original/020170500_1741235399-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4588612/original/076171200_1695698562-20230926-Bansos-Beras-Arbas-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374067/original/072997300_1792034793-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371555/original/028613700_1791794248-antonio-araujo-g5KizKsFWkM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372552/original/093126100_1791882475-parfum_semprot_kemeja.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373794/original/025236500_1791982753-20261014_115319.jpg)