Juara Nasional DANCOW Indonesia Cerdas, SD Fransiskus 2 Pahoman Raih Apresiasi Pemkot Bandar Lampung

SD Fransiskus 2 Pahoman juara DANCOW Indonesia Cerdas Season 2. Simak perjalanan tiga siswanya hingga mendapat apresiasi Pemkot Bandar Lampung.

Diterbitkan 12 Oktober 2026, 08:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Prestasi SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung sebagai Juara Nasional DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Bandar Lampung. Penghargaan diserahkan kepada sekolah pada 24 September 2026 sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan di daerah.

Penyerahan penghargaan dilakukan melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bandar Lampung beserta jajaran pemerintah kota, bersama Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Lampung. Tim Nestlé Indonesia, jajaran pimpinan sekolah, guru, orang tua, dan siswa turut menyaksikan prosesi tersebut.

Keberhasilan ini juga memperlihatkan peran kolaborasi pemerintah, sektor swasta, sekolah, dan keluarga dalam membangun lingkungan yang membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siswa untuk belajar serta mengeksplorasi minat.

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bandar Lampung Hj. Eka Afriana, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada tim juara dan pihak-pihak yang mendampingi mereka.

”Selamat kepada ananda Nicholas, Jeselyn, dan Bagas dari tim SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung yang sudah mampu menjadi yang terbaik atas keberhasilannya meraih gelar juara nasional DANCOW Indonesia Cerdas Season 2. Saya juga mengapresiasi peran Kepala Sekolah, para guru dan orang tua yang terus mendampingi anak-anak dalam proses belajar, mengembangkan kemampuan, serta memberikan ruang bagi mereka untuk berprestasi. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan tidak bisa berjalan sendiri,”

Ia melanjutkan, “Saya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat dan sektor swasta dalam memberikan kesempatan yang semakin luas bagi anak-anak untuk belajar dan mengembangkan potensi mereka. Terima kasih kepada Nestlé DANCOW yang telah menghadirkan DANCOW Indonesia Cerdas sebagai salah satu wadah bagi anak-anak untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar kegiatan pembelajaran sehari-hari dengan cara yang menyenangkan. Saya berharap keberhasilan SD Fransiskus 2 Pahoman ini dapat menjadi inspirasi dan penyemangat bagi siswa-siswi lain di Kota Bandar Lampung, bahwa anak-anak dari daerah memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan berprestasi di tingkat nasional.”

Kompetisi Menjangkau 192.000 Siswa di 15 Provinsi

Selama lebih dari 100 tahun, Nestlé DANCOW menghadirkan produk susu bergizi lengkap untuk mendukung tumbuh kembang anak. Selain asupan gizi, Nestlé DANCOW menekankan perlunya stimulasi dan pembelajaran yang tepat untuk membantu menciptakan lingkungan belajar yang suportif serta interaktif.

Komitmen tersebut turut diwujudkan melalui DANCOW Indonesia Cerdas, yang diselenggarakan sejak 2025.

“Nestlé DANCOW menghadirkan kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas sejak 2025. Kompetisi ini merupakan salah satu wujud komitmen Nestlé DANCOW untuk senantiasa mendukung tumbuh kembang optimal anak Indonesia melalui pemberian gizi dan stimulus belajar yang tepat. Kami bangga bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia turut mendukung kompetisi yang kami rancang selaras dengan kurikulum nasional, di mana dilakukan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif untuk mendorong anak mengembangkan kemampuan akademik, sosial, dan emosional secara menyeluruh,” ujar Yohana Yose Gunawan, Category Marketing Manager DANCOW.

Pada Season 2, kompetisi ini menjaring 192.000 siswa dari 2.168 sekolah di 40 kota dan 15 provinsi di Indonesia. Babak final berlangsung pada Juli-Agustus 2026 dalam format program edutainment.

Tim SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung berhasil keluar sebagai pemenang. Tim tersebut beranggotakan Nicholas Onggarahardja, Jeselyn Charissa Abuyanin, dan Bagas Arka Saksono.

Dukungan Sekolah dan Keluarga Mengiringi Perjalanan Juara

Bagi SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung, kemenangan ini merupakan hasil dari proses yang melibatkan seluruh ekosistem sekolah. Anggota tim, guru pembimbing, hingga orang tua memiliki peran dalam perjalanan menuju gelar juara.

Sr. M. Paulis FSGM. M.Pd, Kepala Sekolah SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung, menyampaikan bahwa proses belajar anak-anak menjadi bagian yang paling membahagiakan dari pencapaian tersebut.

“Kami tentu sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian anak-anak. Namun, yang paling membahagiakan adalah menyaksikan proses mereka untuk menjadi juara. Mereka belajar berdisiplin mempersiapkan diri, saling mendukung sebagai tim, berani menghadapi tantangan, dan tetap berjiwa besar dalam setiap tahapan kompetisi,”

Ia menambahkan, “Semoga kemenangan ini dapat menumbuhkan keyakinan bahwa setiap anak memiliki kemampuan untuk berprestasi selama mereka memiliki kemauan untuk belajar, keberanian mencoba, didampingi dengan dukungan yang tepat. Akhirnya mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang Cinta Kasih Allah Penuh Kerahiman, cerdas, unggul, dan berkarakter.”

Pengalaman mengikuti kompetisi juga memberikan kesan bagi Bagas. Selain mendapatkan pengetahuan baru, ia dan rekan-rekannya belajar bekerja sama serta menghadapi tantangan.

“Saya senang dan bangga sekali tim kami bisa menjadi pemenang DANCOW Indonesia Cerdas Season 2. Selama mengikuti kompetisi ini, kami bukan hanya belajar banyak hal baru, tapi juga belajar untuk bekerja sama dan berani menghadapi tantangan. Awalnya kami tidak menyangka bisa menjadi juara, tapi dukungan dari Ibu Kepala Sekolah, guru, orang tua, dan teman-teman membuat kami terus semangat dan percaya diri untuk mengejar cita-cita. Terima kasih Nestlé DANCOW sudah memberikan pengalaman yang seru dan tidak akan kami lupakan.”

Rasa bangga turut dirasakan Helnita, orang tua Jeselyn Charissa Abuyanin. Ia mengikuti antusiasme anak-anak sejak proses kompetisi berlangsung hingga mereka membawa pulang gelar juara.

”Sebagai orang tua, rasanya campur aduk antara terharu, senang, dan tentunya bangga melihat anak kami bisa sampai di titik ini. Sejak awal kami ikut merasakan antusiasme anak-anak setiap kali mereka bercerita tentang proses kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas Season 2, sampai akhirnya mereka pulang dengan gelar juara. Bagi kami, momen seperti ini akan menjadi kenangan yang sangat berharga. Semoga pengalaman ini akan menjadi penyemangat untuk menikmati setiap kesempatan baru yang mereka temui di masa depan.”

Nestlé DANCOW berharap pencapaian tim tersebut dapat mendorong anak-anak di berbagai daerah untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan.

“Nestlé DANCOW berharap semangat yang ditunjukkan oleh para siswa SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung dapat menginspirasi semakin banyak anak di berbagai penjuru Indonesia untuk terus menikmati proses belajar, berani bermimpi, serta mengembangkan potensi terbaik mereka. Selamat kepada tim juara, dan mari kita nantikan aksi anak-anak hebat lainnya di kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas tahun depan!” tutup Yose.

Kemitraan Pendidikan Sejak 2008

DANCOW Indonesia Cerdas menjadi bagian dari kemitraan Nestlé DANCOW dengan Kemendikdasmen RI yang terjalin sejak 2008. Kolaborasi tersebut mencakup berbagai program pendidikan dan inovasi bagi siswa sekolah dasar.

Pada 2008-2018, program Dokter Kecil Mahir Gizi mempromosikan kebiasaan hidup sehat. Kemudian, DANCOW Kreasi Anak Indonesia pada 2019-2021 mendorong kreativitas serta kesadaran anak untuk berinovasi dan berkontribusi terhadap lingkungan sekitar.

Kolaborasi berlanjut melalui DANCOW FortiGro Festival Menggambar Nasional pada 2023, yang mempromosikan “Kampanye Sekolah Sehat” melalui media kreativitas. Pada 2024, kerja sama diwujudkan dalam “Gerakan Kemitraan Sekolah Sehat”, kemudian dilanjutkan dengan DANCOW Indonesia Cerdas sebagai kompetisi edukatif cerdas cermat untuk anak sekolah dasar.

Secara keseluruhan, rangkaian program tersebut telah menjangkau lebih dari 392 ribu anak di 40 kota/kabupaten di berbagai wilayah Indonesia.