Tren Wellness Ubah Cara Konsumen Memilih Produk Kesehatan dan Kecantikan

Guardian Indonesia melihat kebutuhan wellness konsumen semakin beragam, dari kesehatan internal hingga perawatan kulit dan personal care.

Diterbitkan 13 Oktober 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kebutuhan wellness konsumen Indonesia semakin beragam seiring perubahan gaya hidup dan meningkatnya perhatian terhadap kesehatan, serta perawatan diri. Wellness tidak hanya berkaitan dengan kebugaran fisik, tapi juga mencakup kesehatan mental, keseimbangan emosional, perawatan kulit, serta upaya menjaga kesehatan dari dalam.

Managing Director Health and Beauty Guardian Indonesia, Bhavin Patel, menjelaskan bahwa setiap individu memiliki prioritas berbeda dalam memenuhi kebutuhan wellness. Cakupannya pun luas, sehingga konsumen dapat memiliki beberapa kebutuhan sekaligus, bergantung pada kondisi dan gaya hidup masing-masing."

Wellness dapat mencakup aspek emosional, personal, mental, dan fisik, termasuk perawatan kulit serta kesehatan dari dalam," sebutnya saat jumpa pers di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.

Perubahan cara pandang terhadap wellness turut memengaruhi pilihan produk kesehatan dan kecantikan. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan fungsi dasar suatu produk, namun juga manfaatnya dalam mendukung rutinitas harian dan memenuhi kebutuhan perawatan yang lebih spesifik.

Dalam perawatan kulit, misalnya, kebutuhan setiap orang dapat berbeda. Sebagian konsumen berfokus menjaga kelembapan dan kesehatan kulit, sedangkan lainnya mencari produk untuk membantu mengatasi masalah seperti jerawat, kulit kusam, atau tanda penuaan.

Keragaman kebutuhan tersebut menjadi pertimbangan bagi industri kesehatan dan kecantikan dalam memahami preferensi konsumen. Pemilihan produk semakin berkaitan dengan kondisi kulit, tujuan perawatan, serta manfaat yang ingin diperoleh dalam keseharian.

Kesehatan Jadi Perhatian

Kesehatan internal menjadi salah satu aspek dalam rutinitas wellness, terutama untuk mendukung kondisi tubuh di tengah aktivitas sehari-hari. Kebutuhan ini mencakup asupan nutrisi, vitamin, stamina, hingga kualitas tidur.

Bhavin menyoroti mahasiswa dan generasi Z yang mulai memasuki dunia profesional. Perubahan jadwal serta tuntutan aktivitas pada masa transisi tersebut membuat kebutuhan menjaga energi dan kesehatan tubuh semakin relevan.

Konsumen dapat memilih produk kesehatan internal sesuai kebutuhan dan tujuan penggunaannya. Vitamin dan suplemen nutrisi, misalnya, dapat menjadi pilihan untuk melengkapi asupan gizi ketika kebutuhan tertentu belum terpenuhi melalui makanan sehari-hari.

Sebelum mengonsumsi produk kesehatan, konsumen perlu memeriksa komposisi, mengikuti aturan pakai, serta mempertimbangkan kondisi tubuh masing-masing.

Konsultasi dengan tenaga kesehatan juga dapat membantu menentukan produk yang sesuai, terutama bagi individu yang memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat.

Perawatan Kulit hingga Personal Care

Perawatan kulit, kosmetik, dan personal care menjadi bagian dari rutinitas perawatan diri dengan fungsi yang beragam. Setiap kategori memenuhi kebutuhan berbeda, mulai dari menjaga kesehatan kulit hingga menunjang penampilan dan kebersihan tubuh.

Produk skincare digunakan untuk membersihkan, melembapkan, dan melindungi kulit. Konsumen dapat menyesuaikan pilihan produk dengan kondisi kulit serta tujuan perawatan masing-masing.

Sementara itu, kosmetik membantu menunjang penampilan melalui berbagai produk riasan, seperti alas bedak, lipstik, dan produk untuk mempertegas fitur wajah. Pemilihan kosmetik biasanya mengikuti preferensi gaya dan kebutuhan aktivitas sehari-hari.

Perawatan rambut dan kulit kepala juga menjadi bagian dari rutinitas personal care. Produk dalam kategori ini membantu membersihkan rambut, merawat kulit kepala, serta menjaga kondisi rambut. Adapun sabun mandi dan deodoran digunakan untuk mendukung kebersihan tubuh sehari-hari.

Informasi Produk Bantu Konsumen Memilih

Informasi produk menjadi salah satu pertimbangan konsumen saat memilih produk kesehatan dan kecantikan. Keterangan mengenai kandungan, manfaat, serta petunjuk penggunaan membantu konsumen memahami fungsi produk sebelum membelinya.

Dalam memilih skincare, konsumen dapat mempertimbangkan kandungan bahan aktif dan menyesuaikannya dengan kondisi kulit. Sementara itu, pada produk kesehatan internal, komposisi, dosis, dan aturan konsumsi perlu diperhatikan untuk memastikan penggunaannya sesuai kebutuhan.

Bhavin menilai pemahaman terhadap kebutuhan konsumen berperan penting dalam industri kesehatan dan kecantikan. Preferensi yang beragam membuat konsumen memerlukan informasi yang relevan agar dapat menentukan produk sesuai prioritas masing-masing.

Sebelum membeli produk, konsumen dapat membaca label kemasan, memahami petunjuk penggunaan, serta memeriksa klaim manfaat melalui sumber terpercaya. Langkah ini membantu konsumen mengenali fungsi produk sekaligus mempertimbangkan kesesuaiannya dengan kebutuhan perawatan diri.