Liputan6.com, Jakarta - Sri Bebassari, tokoh lingkungan yang dijuluki "Ratu Sampah Indonesia", meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, pada Kamis (15/5/2025). Kabar tersebut diketahui lewat unggahan terbaru di laman media sosial Instagram NGO yang ia dirikan.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'unTelah berpulang ke rahmatullah, Ibu Ir. Sri Bebassari, M.Si.Hari ini, Kamis 15 Mei 2025," tulis akun @sribebassaricenter.
Disebutkan almarhumah adalah sosok inspiratif dan tokoh nasional di bidang persampahan, Pendiri Indonesia Solid Waste Association (InSWA), Yayasan PERISAI, dan Sri Bebassari Center. Jenazah almarhumah rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Utan Kayu, Rawamangun, Jakarta Timur, pada Jumat, 16 Mei 2025.
Advertisement
Saat ini Jenazah almarhumah di semayamkan di rumah duka Graha Cempaka Mas Tower C2 Ruang serbaguna, Jakarta Pusat. "Kami mengajak sahabat, kolega, dan semua pihak yang mengenal Ibu Sri Bebassari untuk turut mendoakan almarhumah agar husnul khatimah, diampuni segala dosa, diterima amal ibadahnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin," tutup keterangan akun tersebut.
Tokoh Penting Tentang Pengelolaan Sampah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4628680/original/075444600_1698646262-man-collecting-scattered-plastic-bottles-from-ground.jpg)
Mengutip situs Envira, "Bu Enci", sapaan sayang Sri Bebassari, dikenal luas sebagai pionir dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Ia adalah tokoh penting di balik lahirnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah.
Sri lahir di Bandung pada 28 Juni 1949, Sri telah mengabdikan hidupnya untuk isu lingkungan sejak awal 1980an. Selain aktif sebagai akademisi dan konsultan, Sri juga dikenal kritis terhadap praktik open dumping dan mendorong penggunaan sistem sanitary landfill di berbagai daerah.
Ia konsisten mengusung pendekatan menyeluruh dalam pengelolaan sampah—mencakup aspek hukum, kelembagaan, pendanaan, teknologi, hingga perubahan budaya masyarakat. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi komunitas lingkungan dan masyarakat luas.
Kabar berpulangnya Ibu Sri Bebassari segera menyebar di grup-grup WhatsApp pegiat lingkungan di berbagai kota. Ucapan duka cita, doa, dan rasa kehilangan mengalir tiada henti sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan perjuangannya untuk lingkungan yang lebih baik.
Advertisement
Di Balik Momen Bersejarah Hari Peduli Sampah Nasional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3568042/original/074352600_1631280070-naja-bertolt-jensen-BJUoZu0mpt0-unsplash.jpg)
Dikutip dari dlh.kendalkab.go.id, Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) lahir dari peristiwa tragis yang terjadi di TPA Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005, di mana longsoran sampah besar menimpa dua kampung dan menewaskan lebih dari 150 orang akibat kombinasi curah hujan tinggi dan ledakan gas metana yang terperangkap dalam tumpukan sampah yang tidak terkelola dengan baik.
Kejadian ini disebabkan oleh sistem pembuangan sampah yang tidak teratur, di mana sampah hanya ditumpuk tanpa adanya sistem pengolahan yang memadai, sehingga menimbulkan penumpukan gas berbahaya yang akhirnya memicu ledakan dan menyebabkan longsoran yang menenggelamkan permukiman sekitar dalam sekejap.
Sejak saat itu, pemerintah mencanangkan tanggal 21 Februari sebagai Hari Peduli Sampah Nasional sebagai bentuk peringatan dan edukasi bagi masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Bukan Sekadar Perayaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3601211/original/029742300_1634113657-pexels-photo-2547565.jpeg)
Hari Peduli Sampah Nasional tidak hanya sekadar mengenang tragedi di TPA Leuwigajah, tetapi juga memiliki beberapa tujuan penting yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta tanggung jawab bersama dalam pengelolaan sampah di Indonesia.
Setiap tahun, HPSN mengusung tema yang berbeda sesuai dengan fokus utama pemerintah dalam mengatasi permasalahan sampah, dan untuk tahun 2025, tema yang diangkat adalah “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih”.
Tema ini menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat umum dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan efektif agar lingkungan yang lebih sehat dapat tercipta secara berkelanjutan.
Selain itu, melalui tema ini, pemerintah juga ingin mendorong inovasi dalam pengelolaan sampah dengan memberikan ruang bagi berbagai sektor untuk mengembangkan teknologi ramah lingkungan yang dapat membantu mengatasi permasalahan limbah secara lebih modern dan efisien.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3631504/original/022365700_1636748795-Infografis_HL.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3120899/original/049710900_1659617931-pamela_profil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5221338/original/014220800_1747319639-Screenshot-2025-05-15-173512-1170x658.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1831873/original/086572700_1744885979-Hens.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)