Sukses

Raja Charles III Berulang Tahun ke-74, Perayaan Pertama Setelah Naik Takhta

Liputan6.com, Jakarta - Anggota keluarga Kerajaan Inggris kompak mengucapkan selamat ulang tahun ke-74 pada Raja Charles III. Kesempatan ini dirayakan untuk pertama kalinya sejak naik takhta.

Melansir Daily Mail, Senin (14/11/2022), baik akun Twitter Pangeran dan Putri Wales maupun Royal Family, mengucapkan banyak selamat pada Raja. Diperkirakan bahwa ia akan menandai kesempatan itu secara tertutup setelah kematian ibunda tercinta Ratu Elizabeth II pada 8 September 2022.

Berbagi foto Raja tersenyum, Pangeran dan Putri Wales menulis, "Mengucapkan selamat ulang tahun untuk Yang Mulia Raja!" dengan Royal Family mengunggah jepretan foto Raja yang mencolok. Raja baru diperkirakan tidak akan tampil di depan umum di hari ulang tahunnya.

Namun, akan ada perayaan publik dengan Band of the Household Cavalry menampilkan lagu Selamat Ulang Tahun selama upacara Pergantian Penjaga di Istana Buckingham hari ini, waktu setempat. Salut senjata juga akan ditembakkan di seluruh ibu kota untuk menghormati hari ulang tahunnya untuk pertama kalinya.

Dalam prosesi tersebut, Artileri Kuda Kerajaan Pasukan Raja yang memberi hormat pada acara-acara besar seperti kunjungan kenegaraan, akan menembakkan 41 tembakan sejak tengah hari di Green Park London. Ini akan segera diikuti Band of the Scots Guards membawakan Selamat Ulang Tahun di taman.

Satu jam kemudian, Honourable Artillery Company akan menembakkan 62 tembakan hormat senjata di Menara London. Saat masih jadi Pangeran Wales, suami Permaisuri Camilla kadang-kadang pergi dalam perjalanan resmi ke luar negeri selama hari ulang tahunnya dan akan merayakannya di luar negeri dengan kue.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Dilempari Telur

Dalam dua bulan terakhir, Raja Charles III tercatat sibuk dengan aksesi dan memimpin bangsa yang berkabung, selain memenuhi tugas kerajaannya. Penghormatan bunganya yang ditinggalkan di Whitehall menampilkan kata-kata, "Untuk mengenang orang yang meninggal dalam kemuliaan. Charles R."

Pekan lalu, saat mengunjungi Kota York bersama Permaisuri Camilla, Charles dilempari sekitar tiga telur oleh seorang demonstran yang meneriakkan kalimat, "Negara ini dibangun dengan darah para budak." Lemparan telur itu tidak sampai mengenai tubuh Raja, sementara pelaku langsung dibekuk polisi sambil dicemooh warga lain yang menyerukan "God Save the King."

Mengutip Washington Post, Charles tampak tidak terpengaruh keributan itu, meski terlihat melirik telur yang berceceran di trotoar. Ia terus mengobrol dengan para pemimpin kota saat menyusuri jalan-jalan di sana.

Charles dan Camilla berada di sana untuk meresmikan patung mendiang ibunya, Ratu Elizabeth II. Patung setinggi dua meter dengan berat 1,1 ton itu terbuat dari batu kapur lepine dari Prancis yang dirancang untuk merayakan ulang tahun platinum mendiang Ratu dan selesai pada Agustus 2022, sebulan sebelum kematiannya.

 

3 dari 4 halaman

Kasus Sebelumnya

Pada 24 Oktober 2022, setidaknya dua orang yang berafiliasi dengan koalisi lingkungan Inggris, Just Stop Oil, merusak patung lilin Raja Charles III di Madame Tussauds London. Mengutip People, dalam sebuah unggahan video yang dibagikan di Twitter TalkTV, seorang pria dan perempuan mengambil alih patung lilin Raja Charles III di museum populer tersebut.

Keduanya melepas pakaian luar mereka untuk memperlihatkan kaus "Just Stop Oil." Menurut BBC, aktivis lingkungan itu menggelar demonstrasi untuk menyerukan diakhirinya perjanjian minyak dan gas. Si aktivis perempuan tampak menghancurkan kue beku ke wajah patung lilin Raja.

Kemudian, pria satunya melakukan hal yang sama. Sambil beraksi, ia meneriakkan pesan di tengah hiruk pikuk di belakang kamera. "Tuntutannya sederhana: hentikan saja (perjanjian) minyak dan gas yang baru. Ini sangat mudah," kata salah satu aktivis.

Madame Tussauds membahas insiden itu dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di media sosial. Pihaknya membenarkan kejadian tersebut dan pameran di area itu itu sempat ditutup sementara.

4 dari 4 halaman

Penobatan Resmi

Upacara penobatan resmi Raja Charles III sendiri resmi dijadwalkan pada 6 Mei 2023 di Westminster Abbey, London dan dipimpin oleh Uskup Agung Canterbury, Justin Welby. Raja Charles akan berusia 74 tahun saat penobatan, raja tertua yang baru dimahkotai. 

Tanggal tersebut juga akan jadi ulang tahun keempat cucunya Archie, putra Pangeran Harry dan Meghan. Sementara itu, Charles dijadwalkan menandatangani proklamasi tanggal upacara pemahkotaan tersebut pada akhir tahun.

Orang dalam istana mengatakan kepada Mail on Sunday bahwa Duke of Norfolk, yang sebagai earl marshal memiliki tanggung jawab untuk mengatur upacara tersebut, telah ditugaskan membuatnya jadi upacara yang lebih sederhana, lebih pendek, dan lebih beragam guna mencerminkan Inggris modern.

Dipahami bahwa upacara tersebut akan mencakup elemen inti yang sama dari layanan tradisional, yang telah mempertahankan struktur yang sama selama lebih dari seribu tahun. Charles akan diurapi dengan minyak suci, cincin penobatan, dan tongkat kerajaan, kemudian dimahkotai mahkota St Edward yang megah dan diberkati selama upacara. 

Camilla juga akan diurapi dengan minyak suci dan dimahkotai, seperti Ibu Suri ketika ia dimahkotai sebagai Ratu pada 1937. Penobatan Charles diharapkan dalam skala yang lebih kecil dan lebih pendek, dengan saran bahwa itu bisa berlangsung hanya satu jam daripada lebih dari tiga jam.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS