Sukses

Our Blues, Drama Berkonsep Unik yang Mengangkat Budaya Korea Selatan

Liputan6.com, Jakarta - Our Blues, salah satu drama Korea atau drakor paling dinanti tahun ini, resmi tayang perdana pada Sabtu, 9 April 2022. Drama yang mengangkat asam manis kehidupan masyarakat Jeju tersebut dibintangi oleh sederet artis ternama Korea Selatan, mulai dari Le Byung-hun, Han ji-min, Shin Min-ah sampai Kim Woo-bin.

Tidak hanya diperankan oleh bintang-bintang papan atas, salah satu soundtrack dari drama 'Our Blues' diisi oleh Jimin BTS. Para personel BTS bahkan muncul sekilas sebagai anak sekolah di dalam bus di episode perdana Our Blues.

Selain bintang-bintang populer yang turut bermain, drama ini juga memiliki sejumlah cerita menarik. Dilansir dari Asianwiki, Our Blues sendiri adalah drama omnibus yang berlatar Pulau Jeju.

Omnibus atau antologi merupakan gabungan film atau cerita pendek yang dijadikan satu drama panjang. Konsep ini bisa diterapkan di drama, film televisi maupun film layar lebar. Kisahnya akan memiliki banyak nuansa dengan beragam karakter.

Our Blues digarap oleh Noh Hee Kyung, penulis naskah yang sebelumnya mengerjakan drama sukses seperti That Winter, The Wind Blows, It’s Okay, That’s Love, Dear My Friends, dan Live. Drama ini mengangkat tentang kehidupan masyarakat di Pulau Jeju.

Ada kisah bahagia hingga kisah sedih. Diperankan oleh 14 karakter, dan dalam setiap episodenya akan mengambil sudut pandang dari karakter yang berbeda-beda, namun karakter lainya juga masih akan terlibat dalam alur yang sama.

Noh Hee Kyung mengatakan drama ini akan menampilkan sesuatu yang beda dari drakor lainnya. Ia mengaku mulai bosan dengan cerita yang terpusat pada satu pemeran utama pria dan wanita.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Perspektif Baru

Menurutnya, setiap orang adalah karakter utama dari kehidupannya sendiri, sehingga kita tidak perlu mengikuti kehidupan orang lain atau bahkan menjadi kameo dalam hidup orang lain.

"Saya mendambakan genre baru, alur cerita baru, perspektif baru, dan sebagai hasilnya, memilih gaya omnibus. Saya tidak ingin memperlakukan beberapa karakter jadi kurang signifikan," terang Noh Hee Kyung, seperti dilansir The Korea Times.

Our Blues merupakan drama omnibus pertamanya selama berkiprah sekitar 26 tahun. Noh Hee Kyung telah dikenal sebagai penulis yang mampu menyihir penonton melalui drama slice-of-life.  Penggambarannya yang begitu detail mampu membuat penonton seolah-olah hidup dalam drama tersebut.

Penonton pun mendapat beragam pesan hidup yang relate dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, karakter Choi Han Soo yang diperankan Cha Seung Won.

Karakter Choi Han Soo adalah seorang ayah yang tinggal dan bekerja di Korea Selatan, sementara keluarganya tinggal di luar negeri. Sebagai tulang punggung, tak jarang sang ayah pun harus bekerja keras demi kelangsungan hidup keluarganya, bahkan rela berjauhan. Kondisi seperti ini bukan hal asing di banyak negara Asia, termasuk di Indonesia.

3 dari 4 halaman

Bekas Luka

Aktor Cha Seung Won pun berkomentar bahwa ia bisa memahami perasaan karakter Choi Han Soo, karena ia pun seorang ayah yang membesarkan anak-anaknya. Terkadang ada tumpang tindih dalam emosinya, seperti rasa rindu dengan keluarga dan ingin berjumpa, tapi harus bekerja karena belum mendapatkan cuti.

Noh Hee Kyung menjelaskan bahwa dia memang ingin menyampaikan pesan harapan hidup melalui Our Blues. Drama ini menghadirkan kisah manis, asam, pahit kehidupan dari beragam karakter.

"Blues adalah lagu-lagu yang dinyanyikan oleh orang-orang yang kesakitan agar tidak lagi merasakan sakit. Saya harap drama ini seperti festival. Walaipun ada bekas luka, saya berharap drama ini sama menyenangkannya dengan festival," terang Noh Hee Kyung.

Sutradara Kim Kyu Tae juga menambahkan, drama ini berusaha menyampaikan sebuah pesan kepada penonton bahwa semua orang pasti memiliki bekas luka. Namun bagaimana cara agar bisa mengatasi dan melupakan luka tersebut yang jadi fokus utamanya. "Saya berharap Our Blues menjadi drama yang hangat dan membahagiakan," harapnya.

4 dari 4 halaman

Pulau Jeju

Satu lagi hal menarik dari Our Blues adalah menonjolkan budaya Korea yang khas. Bukan tanpa alasan Noh Hee Kyung memilih Pulau Jeju sebagai latar tempat syuting.

Ia pernah tinggal di Jeju selama beberapa tahun dan jatuh cinta dengan pulau itu. Bukan hanya pemandangan yang indah, tetapi juga budaya unik yang mendorong kehidupan komunal. Belum lagi, semua aktor mempraktikkan dialek Jeju untuk membuat karakter mereka tampak lebih realistis.

Sebagian besar syuting drama Our Blues dilakukan di Jeju. Drama ini tidak hanya menampilkan pemandangan indah Pulau Jeju dengan lautnya yang biru, tetapi juga memberikan gambaran rinci tentang pasar tradisional Jeju yang merupakan latar utama.

Penonton pun tidak hanya akan dimanjakan oleh pemandangan Pulau Jeju yang indah. Kehidupan masyarakat di sana pun akan menjadi hal yang menarik dan tidak membosankan untuk disimak. Melalui drama ini, tim produksi berharap drama Our Blues menjadi salah satu drama yang mempromosikan kebudayaan Korea Selatan ke dunia internasional.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.