Sukses

Sempat Mundur, Pesenam Simone Biles Kembali Bertanding di Olimpiade Tokyo 2020

Liputan6.com, Jakarta Kabar mengejutkan datang dari pesenam Amerika Serikat (AS) Simone Biles. Ia kembali ke kompetisi di Olimpiade Tokyo 2020 setelah sempat mengundurkan diri, beberapa hari lalu, karena masalah kesehatan mental. Biles akan tampil di final nomor balok keseimbangan, yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Selasa (3/8/2021).

Nama bintang AS itu masuk dalam daftar delapan finalis cabang olahraga senam artistik nomor balok keseimbangan. Biles, juara Olimpiade empat kali, mengatakan dia berjuang dengan "twisties," suatu kondisi di mana pesenam kehilangan kemampuan untuk mengorientasikan diri di udara.

"Kami sangat senang untuk mengonfirmasi bahwa Anda akan melihat dua atlet AS di final balok keseimbangan besok - Suni Lee DAN Simone Biles!! Tidak sabar untuk menonton kalian berdua!" demikian pernyataan USA Gymnastics yang dikutip dari laman Olympics.com, Senin, 2 Agustus 2021. 

Ini akan menjadi pertama kalinya Biles terlihat berkompetisi di Tokyo setelah mundur dari nomor beregu putri karena masalah kesehatan mental pada pekan lalu. Setelah itu, dia kembali memutuskan mundur dari final all-around, senam artistik lantai, kuda-kuda lompat dan palang bertingkat. 

Dalam unggahan di akun Instagramnya pada 30 Juli 2021, Biles mengungkapkan bahwa dia berjuang dengan kesehatan mental selama Olimpiade. Namun, bukan berati dia berhenti berkarier.

"Untuk siapa pun yang mengatakan saya berhenti. Saya tidak berhenti. Pikiran dan tubuh saya hanya sedang tidak sinkron," tulisnya di Instagram.

Sebelumnya, Biles sempat tampil dalam kompetisi balok keseimbangan pada 25 Juli 2021 dan lolos ke babak final. Ia lolos ke lima final nomor individu, tapi mengundurkan diri dari empat di antaranya.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Medali Perak

Biles mengundurkan diri dari final tim pada 27 Juli 2021 usai penampilan vault-nya yang sempat goyah pada rotasi pertama. Kala itu, Biles menyaksikan dari pinggir lapangan saat tiga rekan setimnya menyelesaikan pertandingan tanpa dirinya.

AS akhirnya meraih medali perak, sedangkan tim Rusia memenangkan medali emas. Keputusan tersebut diambil karena Biles berjuang dengan kesehatan mentalnya.

Mengutip CNN, 28 Juli 2021, Biles mengungkap, ia harus fokus pada kondisi kesehatan mental agar tidak membahayakan kesejahteraan dirinya. "Sangat menyebalkan ketika saya harus berkelahi dengan pikiran sendiri," kata atlet 24 tahun itu.

3 dari 5 halaman

Stres dan Panik

Menurut Biles, atlet olimpiade juga manusia, dan tim olimpiade Amerika Serikat (AS) berencana membuat "hari istirahat mental." "Setiap kali berada pada situasi stres yang tinggi, saya merasa panik," ungkapnya.

Biles menambahkan, awalnya anggota lain tim AS menginginkannya untuk terus bersaing, namun ia berpikir sebaliknya. Biles bersikeras untuk tidak melanjutkan turnamen walau dibujuk rekan atlet setimnya.

"Mereka berkata, 'Kami janji kamu akan baik-baik saja. Kami melihatmu saat pemanasan.' Saya sadar saya baik-baik saja, tapi saya tidak bisa mengambil risiko demi memperoleh medali bagi tim saya," ujar Biles.

"Tidak biasanya saya berbicara seperti ini karena saya selalu bertahan dan berusaha keras, tapi tidak untuk membuat tim kehilangan medali. Jadi mereka menganggap perkataan saya serius," sambung atlet Olimpiade Tokyo 2020 itu.

4 dari 5 halaman

Anthony Ginting Rebut Medali Perunggu Badminton Olimpiade Tokyo 2020

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut: