Sukses

Kisah Kuil Hindu yang Berdiri di Atas Toko Makanan Vegetarian

Liputan6.com, Jakarta - Saat menyusuri kota Jakarta, mungkin Anda tidak mengira akan menemukan sebuah kuil tempat peribadahan umat Hindu. Terletak di kawasan Pasar Baru, di sana berdiri sebuah kuil Hindu dengan aliran Hare Krishna.

Setiba di lokasi, sekilas kuil tersebut tampak seperti rumah biasa. Area depan rumah ibadah malah menampilkan nama dari sebuah toko makanan vegetarian khas India.

Semakin masuk ke dalam, Anda akan disuguhkan dengan deretan makanan dan peralatan agama Hindu. Aneka mi dan dupa menghiasi rak-rak toko yang terletak di Jalan Kelinci Raya, Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Wisatawan yang hendak menengok kuil akan melewati ruangan demi ruangan hingga kemudian sampai di lantai empat. Di sepanjang ruangan yang dilewati terdapat hiasan lukisan yang menggambarkan sosok dari Krishna. 

Setiba di lantai empat, Anda akan melihat altar lengkap dengan patung-patungnya. Di lokasi altar tersebut berada, Anda akan didampingi oleh seorang pendeta yang akan menceritakan kisah dari Krishna. Ada pula Ketua Yayasan Hare Krishna Indonesia bernama Balamukunda.

Menurut Balamukunda, aliran Hare Krishna pertama kali disebarkan oleh seorang guru bernama Srila AC Bhaktivendata Swami Prabhupada. Guru tersebut pertama kali menyebarkan aliran Hare Krishna di New York, Amerika Serikat.

Penyebaran di Indonesia sendiri dimulai sekitar 1973. Murid-murid dari guru besarnya yang sebelumnya telah mempelajari ajaran Hare Krishna turut serta berdatangan dan membantu penyebaran ajaran tersebut di kuil yang ada  Indonesia. 

2 dari 3 halaman

Wujud Krishna yang Bukan Biru

Di area ibadah yang ada di lantai empat, terdapat tiga patung atau arca besar dengan wajah yang sedikit berbeda. Patung besar tersebut didampingi oleh beberapa patung kecil lainnya. Area altar tersebut didominasi oleh warna hijau.

Jika selama ini mengenal Krishna dengan sosoknya yang berwarna biru, dalam arca yang terdapat di kuil Hare Krishna tidak demikian. Sosok Krishna digambarkan memiliki muka berwarna hitam dengan perpaduan warna merah. Menurut Bala, hal tersebut menggambarkan saat Krishna berubah wujud.

Meskipun ia sebagai Tuhannya, dalam ketiga arca yang terdapat di Kuil Hare Krishna justru bukan Krishna yang posisinya diletakkan di tengah. Krishna dan saudaranya Balarama mengapit adiknya Subadra.

Penempatan seperti itu bukan tanpa sebab, Balamukunda mengungkapkan, sebagai perempuan, Subadra sangat dihormati oleh kakak-kakaknya sehingga ia meletakannya di antara Krishna dan Balarama. Di aliran tersebut pun sosok Krishna selain sebagai Tuhan juga diposisikan menjadi junjungan umat dan sahabat dekat.

"Di Hindu posisi Tuhan ada tiga macam. Ada yang memposisikan Tuhan sebagai raja, sebagai sahabat, dan sebagai anak," ujar Balamukunda saat ditemui dalam kunjungan Tur Wisata Lintas Rumah Agama, Sabtu, 22 Februari 2020.

Bagi mereka yang memposisikan Tuhan sebagai raja biasanya akan memuja dengan hal-hal kemewahan. Namun jika diposisikan sebagai anak, menurut Balamukunda, hal tersebut bisa dilihat saat Ibu Krishna memperlakukan dan melindungi Krishna di serial film Litle Krishna.

Untuk Anda yang tertarik berkunjung ke Kuil Hare Krishna bisa datang pada pukul 10.00-21.00 WIB. Alternatif kendaraan umum terdekat ialah bisa dengan menumpang kereta api dan turun di Stasiun Juanda kemudian melanjutkan dengan jalan kaki sekitar 10 menit.  (Tri Ayu Lutfiani)

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Selain Diminum, Manfaat Buah Naga Dapat Jadi Masker
Loading