Sukses

Lucu dan Unik, Tas Belanja Warga Thailand Pengganti Kantong Plastik

Liputan6.com, Jakarta - Pembatasan penggunaan kantong plastik yang sering digunakan sebagai tas belanja makin marak di seluruh dunia, termasuk di Thailand. Negara tetangga Indonesia itu punya cara baru untuk menyambut tahun baru 2020.

Mereka akan lebih menggalakkan kampanye ramah lingkungan setelah pemerintah mereka resmi melarang penggunaan kantong plastik di supermarket dan mini market.

Sebelum kebijakan tersebut dibuat, pemerintah Thailand sudah menghimbau para warga mereka untuk tak lagi menggunakan kantong plastik sebagai kantong atau tas belanja.

Kebijakan pemerintah Negeri Gajah Putih yang sudah resmi dijalankan mulai 1 Januari 2020 ini membuat sederet perusahaan retail besar ikut berpartisipasi tak menyediakan kantong plastik bagi pembelinya.

Ini artinya masyarakat Thailand tidak lagi bisa mendapatkan kantong plastik kalau berbelanja di supermarket dan mini market. Larangan memakai kantong plastik sebagai tas atau kantong belanja mungkin dipandang sebagian orang sebagai sesuatu yang membuat tidak nyaman.

Di Indonesia misalnya, kantong plastik untuk belanja masih tersedia meski harus membayar. Namun hal itu tidak menjadi halangan bagi masyarakat Thailand.

Sebaliknya, mereka terlihat langsung bisa beradaptasi cepat dengan peraturan ini. Larangan tersebut justru menjadi media kreatif masyarakat Thailand untuk membawa aneka jenis bentuk kantong belanja yang unik dan lucu.

Dilansir Mothership, 4 Januari 2020, kantong maupun wadah belanja unik para warga Thailand ini, terungkap melalui album foto di media sosial Facebook, yang diunggah pada 2 Januari 2020 lalu.

Kalau sebagian orang ada yang membawa tas daur ulang biasa, ada beberapa orang yang memilih benda-benda tak biasa untuk digunakan sebagai tas belanja pengganti kantong plastik.

2 dari 3 halaman

Perabotan Rumah Tangga

Dalam album foto yang sudah dibagikan lebih dari 80 ribu kali hanya dalam waktu hitungan jam tersebut, terlihat ada seorang perempuan memilih untuk menenteng karung beras seperti tas anyaman sebagai tas belanjanya.

Lain lagi dengan beberapa pria yang difoto sedang berbelanja di mini market. Para pria tersebut terlihat membawa perabotan rumah tangga, mulai dari periuk, panci, ember, bahkan jaring ikan untuk membawa barang-barang belanjaan mereka.

Selain itu, ada yang memilih untuk membawa koper, keranjang cucian, sampai keranjang jaring ikan sebagai tas belanja untuk mengangkut barang-barang belanjaan yang jumlahnya banyak.

Tapi yang paling epik, terlihat ada seorang pria membawa gerobak dorong yang biasa digunakan untuk membawa bahan bangunan seperti semen, pasir, atau batu jauh-jauh ke satu minimarket tempat ia berbelanja. Pria muda tersebut memanfaatkan gerobak dorong itu sebagai tas belanjanya yang ramah lingkungan.

Mungkin ada yang terinspirasi untuk membawa tempat belanjaan sebagai pengganti kantong plastik seperti dilakukan warga Thailand tadi? Atau mungkin Anda punya ide lain lagi?

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
New York Siap Haramkan Kantong Plastik Per 1 Maret 2020
Artikel Selanjutnya
Tarif Cukai Plastik RI Terendah di Dunia, Sri Mulyani Ungkap Perbandingannya