Sukses

Kuliner Malam Jumat: Rawon Setan Mbak Endang yang Pedasnya Nendang

Liputan6.com, Jakarta - Nasi putih berpadu hitamnya kuah rawon tersaji apik dengan taburan irisan daun bawang di atasnya. Sepiring hangat kuliner khas Jawa Timur ini kian terasa nikmat bersama sambal yang memberi sensasi pedas menu andalan di Rawon Setan Mbak Endang.

Restoran ini terletak di Jalan Mangga Besar Raya No. 100A, Jakarta Pusat. Berada di antara jajaran penyaji kuliner lainnya, pamor rawon tentunya tidak kalah saing dan memiliki daya pikat sendiri bagi pencintanya.

Bukan tanpa alasan pula adanya penyisipan kata 'setan'. Adalah dahulu restoran yang hadir pertama kali di Ibu Kota pada 2006 ini mulai buka pada malam hari dan pedasnya sambal yang disuguhkan.

Meski menyajikan ragam sajian dalam menu, tetapi restoran yang saat ini dimiliki oleh Haji Yahya tersebut punya menu andalan. Menu spesial itu tidak lain merupakan varian rawon yang pedasnya 'nendang'.

"Menu Rawon Setan yang andalan itu rawon iga dan nasi rawon. Ada juga menu lain seperti nasi pecel, ayam penyet, iga penyet, dan empal penyet," kata Ageng Andrianto, karyawan Rawon Setan Mbak Endang kepada Liputan6.com, Senin, 2 September 2019.

Kedua rawon yang paling banyak diminati tersebut hadir dengan keunikan tersendiri. Ada satu poin menarik yang membedakan rawon iga dan nasi rawon dalam hal penyajian.

"Rawon iga ada pemanasnya dan ada tulangnya. Kalau nasi rawon, rawon dicampur dengan nasi," kata pria yang telah bekerja di Rawon Setan Mbak Endang sejak awal berdiri ini.

Kenikmatan sepiring rawon akan terasa semakin mantap jika disantap dengan sambal. Ada pun sambal tersebut terbuat dari sekitar satu kilogram cabai rawit.

Satu porsi nasi rawon di Rawon Setan Mbak Endang dijual dengan harga Rp30 ribu dan rawon Rp35 ribu. Sedangkan, rawon iga dibanderol dengan harga Rp45 ribu.

2 dari 4 halaman

Dibuat dari Daging Pilihan

Rawon Setan Mbak Endang saat buka 13 tahun silam memang hanya menyediakan rawon sebagai menu andalan. Seiring berjalannya waktu, penambahan menu terus berkembang.

Rawon di restoran ini memiliki bahan-bahan wajib untuk memasak. Selain daging, ragam bumbu juga membuat rawon terasa bercita rasa dan siap memanjakan lidah penikmatnya.

"Bahan-bahannya ada bawang merah, bawang putih, serai, daun jeruk, laos, kluwek buat bumbunya," jelas Ageng.

Rawon Setan Mbak Endang pun mempertahankan cita rasa dengan menghadirkan daging pilihan. Proses memasaknya pun termasuk tahap perebusan daging yang dilakukan selama 1,5 jam.

"Prosesnya daging direbus dahulu lalu dilanjutkan dengan membuat bahan dari bumbu rempahnya," tambahnya.

Dalam seporsi nasi rawon juga dilengkapi oleh kehadiran taoge, jeruk nipis, dan biasanya telur asin. Makanan pendamping lainnya pun dapat dipilih mulai dari telor tempe, kering tempe, tahu Bali, bakwan jagung, dan lainnya.

3 dari 4 halaman

Antusiasme Pengunjung

Kenikmatan sepiring rawon di Rawon Setan Mbak Endang pun mendapatkan pujian dari salah seorang pengunjung, Dinar. Saat datang, ia memesan rawon iga.

"Kebetulan saya suka (pedas) sedang. Tekstur dagingnya lembut dan bolehlah, enak. Harganya pun sebanding dengan rasanya," kata Dinar kepada Liputan6.com.

Dinar tak seorang diri, ia datang bersama sahabatnya, Dede Muharam yang datang dari Cirebon. Nama restoran Rawon Setan Mbak Endang pun mencuri perhatiannya.

"Saya bertemu dengan sahabat saya, beliau bekerja di sekitar pusat Jakarta. Yang dekat ada Rawon Setan. Saya lihat namanya menyeramkan sekali jadi daya tarik," jelas Dede.

Sama seperti Dinar, Dede pun memesan rawon iga. Satu porsi sajian ini pun mantap dihabiskannya. "Sudah kebiasaan saya makan harus habis. Cukup baik. Alhamdulillah rasanya enak dan ini yang saya nikmati," tambahnya.

Rawon Setan Mbak Endang buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 02.00 WIB. "Tapi kalau ramainya Senin sampai Jumat saat siang hari pukul 12.00 sampai 15.00," ungkap Ageng.

 

Kami menerima kontribusi konten untuk rubrik Kuliner Malam Jumat, yaitu tempat kuliner yang cukup dikenal, punya ciri khas, dan masih buka pada malam hari. Konten harus berupa tulisan, foto dan video berdurasi sekitar 3 menit.

Tulisan berupa cerita mendalam tentang tempat kuliner malam yang diangkat sekitar 1.000 sampai 1.500 kata, foto minimal lima buah, dan video. Format konten video bisa dilihat dari video Kuliner Malam Jumat yang sudah ditayangkan.

Hasil liputan dikirim ke email: dinny.mutiah@kly.id. Tersedia hadiah menarik bagi yang karya terpilih. Untuk pertanyaan lebih detil tentang konten liputan Kuliner Malam Jumat, bisa ditanyakan melalui alamat e-mail yang sama.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Kedai Kopi di Jepang Sajikan Kopi Berusia 22 Tahun dengan Harga Rp13 Juta Secangkir
Artikel Selanjutnya
Kronologi Perempuan Beli Nasi Padang Lauk Usus Berisi Kotoran Sapi