Sukses

6 Destinasi Sabana di Indonesia yang Menyihir Mata dan Jiwa

Liputan6.com, Jakarta - Berbicara mengenai keindahan alam Indonesia memang tidak ada habisnya, mulai dari gunung, pantai, hingga sabana. Sabana adalah padang rumput luas yang dikelilingi pepohonan dan bukit. Selain itu, sabana juga biasanya menjadi habitat hidup bagi suaka margasatwa karena masih asri.

Sabana yang terkenal di dunia biasanya berada di Afrika atau Selandia Baru. Tapi bicara soal kecantikan, sabana di Indonesia berani bersaing. Lokasinya juga tersebar di berbagai daerah sehingga Anda punya banyak pilihan untuk didatangi tergantung isi kantong dan waktu yang tersedia. 

Liputan6.com merangkum enam wisata sabana yang layak Anda kunjungi untuk menghabiskan waktu bersama orang tercinta, dilansir dari berbagai sumber.

Bukit Wairinding

Bukit Wairinding merupakan salah satu destinasi populer para turis yang berkunjung ke Nusa Tenggara Timur. Terletak di Desa Pambota Jara, Kecamatan Pandawai, Sumba Timur itu, Anda akan disuguhi hamparan rumput berwarna kekuningan saat musim kemarau dan rumput kehijauan saat musim hujan.

Tak jarang, Anda juga bisa melihat keriangan anak-anak yang bermain dan berlarian di bukit ini. Anda dapat mengakses bukit ini dengan menggunakan jasa travel atau menyewa kendaraan dari pusat kota. Tarif sewa mobil berkisar Rp600 ribu sudah termasuk supir dan tarif sewa motor adalah Rp100 ribu per harinya.

Tidak ada biaya untuk tiket masuk ke sabana ini, hanya saja setiap pengunjung yang datang disarankan mengisi buku tamu dan memberikan uang seikhlasnya.

 

2 dari 7 halaman

Pulau Kenawa, Sumbawa, NTB

Terletak di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, sabana ini disebut sebagai surga tersembunyi. Bagaimana tidak, pulau seluas 15 hektare ini menyuguhkan kita hamparan rerumputan yang dikelilingi oleh lautan. Uniknya juga, hanya terdapat satu bukit di pulau yang tak berpenghuni ini.

Karena lokasinya yang dikelilingi laut, akses menuju sabana ini harus menggunakan kapal. Pertama-tama, Anda harus berlayar menggunakan kapal feri ke Pelabuhan Poto Tano di Sumbawa Barat dari Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur selama dua jam. Harga menaiki kapal ini tergantung golongan kendaraan yang Anda bawa.

Setelah sampai di Pelabuhan Poto Tano, Anda harus melanjutkan perjalanan menggunakan kapal nelayan selama 15 menit untuk sampai ke Pulau Kenawa ini. Semilir angin dengan padang rumput yang luas ditemani langit pagi dan senja tentu dapat memberikan suasana damai dan tenang.

3 dari 7 halaman

Oro-oro Ombo, Gunung Semeru

Sabana kali ini sedikit berbeda karena Anda akan melihat hamparan bunga berwarna ungu yang dikelilingi rerumputan. Jenis bunga yang menyelimuti padang rumput indah ini adalah bunga verbena. Hamparan sabana di Gunung Semeru ini mencapai 20 hektare.

Jika Anda tertarik untuk mengunjungi sabana ini, sebaiknya persiapkan diri Anda untuk mendaki Gunung Semeru. Lokasi Oro-oro Ombo Gunung Semeru ini dekat dengan Ranu Kumbolo, tepatnya di balik Bukit Cinta.

4 dari 7 halaman

Savana Bekol, Taman Nasional Baluran, Jawa Timur

Africa van Java, sebutan bagi Taman Nasional Baluran yang berada di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Hamparan padang rumput yang luas ini merupakan habitat dari 444 spesies pohon, 26 spesies mamalia dan 155 jenis burung yang beberapa diantaranya adalah spesies langka. Padang seluas 22,5 hektare ini menjadi tempat yang cocok untuk berwisata alam sembari melihat safari.

Berlokasi di ujung Pulau Jawa, Anda bisa menggunakan mobil dari Surabaya atau Bali untuk menuju ke lokasi sabana yang berada di perbatasan Situbondo dan Banyuwangi ini. Akses lainnya adalah menggunakan pesawat menuju Banyuwangi, kemudian Anda harus menggunakan mobil lagi agar bisa sampai ke taman nasional ini. 

Tak hanya sabana yang bisa Anda temukan di Taman Nasional Baluran, hutan, pantai, hingga gua bisa Anda kunjungi. Harga tiket masuk ke taman ini adalah Rp10 ribu untuk wisatawan domestik dan Rp150 ribu untuk wisatawan mancanegara. Pada akhir pekan, harga tiket naik menjadi Rp17,5 ribu dan Rp225 ribu untuk turis luar negeri.

5 dari 7 halaman

Tegal Panjang, Gunung Papandayan

Kelelahan saat mendaki Gunung Papandayan dapat mulai terbayarkan saat Anda telah tiba di Tegal Panjang. Sabana ini merupakan tempat konservasi yang dilindungi karena merupakan habitat dari hewan langka seperti panther, babi hutan dan harimau.

Sabana ini memiliki luas lahan 46,8 hektare. Hamparan rumput hijau yang begitu luas menjadikan Tegal Panjang mendapat julukan New Zealand-nya Indonesia.

Lokasinya yang berada di Gunung Papandayan, berarti Anda harus membayar surat izin masuk kawasan konservasi (SIMAKSI) sebesar Rp20 ribu untuk hari biasa dan Rp30 ribu untuk akhir pekan.

6 dari 7 halaman

Bukit Teletubbies, Gunung Prau

Gunung Prau memang terkenal akan sunrise camp-nya, namun sabana yang ditawarkan di gunung yang berada di Wonosobo ini juga tak kalah indah. Anda cukup berjalan sedikit dari sunrise camp dan Anda akan menemukan Bukit Teletubbies yang menampilkan hamparan rumput-rumput yang indah, terlebih saat senja dengan langit oranye bahkan keunguan.

Anda dapat mengakses sabana ini dengan mendaki Gunung Prau dan memakan waktu kurang lebih tiga jam. Sama seperti Gunung Papandayan, untuk masuk ke gunung ini juga perlu SIMAKSI dengan harga Rp15 ribu. (Novi Thedora)

7 dari 7 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Tangan Ashanty Dipatok Burung Unta Saat Liburan ke Afrika Selatan
Artikel Selanjutnya
Cerita Akhir Pekan: Benarkah Pariwisata Bali Turun Kelas?