Sukses

Alasan Stella McCartney Cuci Baju Hanya Seminggu Sekali

Liputan6.com, Jakarta - Anda ingin tahu cara membuat pakaian awet dan tak mudah rusak dari desainer terkenal Stella McCartney? Desainer langganan para selebriti top ini ternyata punya jurus yang unik dan mungkin bikin Anda garuk-garuk kepala.

Dalam wawancara dengan The Guardian, Senin, 8 Juli 2019, Stella mengaku tidak sering mencuci pakaian karena dianggap bisa lebih awet.  Hal itu bermula dari desainer yang juga putri penyanyi legendaris Paul McCartney itu ditanya soal cara merawat busana bespoke.

Busana yang satu ini dibuat secara khusus sesuai permintaan klien dengan memakai material premium sehingga memakan biaya yang lebih mahal.

"Aturan dari sebuah pakaian bespoke adalah Anda tidak perlu mencucinya dan menyentuhnya. Biarkan kotoran mengering dan dibersihkan," terangnya.

Bukan hanya pakaian premium, ia juga mengaplikasikan cara tersebut untuk busana sehari-hari. Bahkan untuk pakaian dalam, termasuk bra.

"Aku orang yang sangat pembersih, tapi aku bukan orang yang suka mencuci pakaian," sambungnya. Selain itu, McCartney juga menghindari bahan-bahan seperti kulit, bulu, dan PVC dalam rancangan pakaiannya.

2 dari 3 halaman

Tak Cocok di Negara Tropis

Ia menggambarkan tiga bahan tersebut sebagai kanker bagi orang-orang yang bekerja dengannya. Perempuan 47 tahun tersebut termasuk penganut gaya hidup vegan dan mulai aktif membuat pakaian yang ramah lingkungan.

Ia berusaha menghindari bahan-bahan yang terbuat dari tubuh binatang atau sesuatu yang bisa merusak lingkungan. Stella mengakui, itu bukan hal yang mudah. Butuh waktu lama bagi Stella untuk menciptakan produk yang etis.

"Itu sudah jadi pilihanku, dan aku sangat percaya dengan keputusanku ini," tandas Stella. 

Menurut sejumlah pengamat fashion, tips jarang mencuci pakaian yang dilakukan Stella McCartney mungkin bisa dilakukan di Eropa atau negara-negara yang hanya beberapa bulan merasakan terik matahari musim panas.

Namun, tips tersebut dianggap kurang cocok untuk di negara tropis, seperti Indonesia. Pasalnya, pakaian rentan terkena keringat karena lebih sering terpapar sinar matahari.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Menyiapkan Koleksi Fashion, Taylor Swift Gandeng Desainer Favoritnya
Artikel Selanjutnya
Usia Berapa Anak Sudah Bisa Diminta Mencuci Baju Sendiri?