Sukses

Tak Cuma Suvenir, Kopi Menjelma Jadi Sajian Unik di Pernikahan

Liputan6.com, Denpasar - Animo publik pada konsumsi kopi tak berhenti semata menjamurnya coffee shop di sekian banyak kota besar. Sajian satu ini sudah merambah banyak ranah, tak terkecuali pesta pernikahan.

Berada di tengah wedding vendor seperti katering, dekorasi, bahkan venue, di acara peresmian wedding marketplace, Bali Wedding Easy, di IC Center, Kuta, Bali, Jumat, 17 Mei 2019, terdapat booth penyaji kopi, Nutbrown Coffee.

Yogi Rabani, selaku staff Nutbrown Coffee, menjelaskan, pihaknya sudah setahun mencoba menawarkan jasa penyajian kopi di pesta pernikahan. "Pasar di Bali ternyata ada interest dengan kopi," katanya.

Ia menambahkan, Nutbrown Coffee semula hanya disajikan dalam event maupun meeting. Tapi, melihat ketertarikan yang diperlihatkan, mereka mencoba merambah pasar lebih luas, yakni para calon pengantin.

Tak semata jadi suvenir, minuman yang lekat dengan kearifan lokal Indonesia ini kini bisa dinikmati di pesta pernikahan. "Selain sudah jadi minuman favorit, kopi biasanya jadi substitusi alkohol. Karena, beberapa event ada yang tidak mengizinkan alkohol," tuturnya.

2 dari 3 halaman

Harga yang Dibanderol untuk Penyajian Kopi

Yogi menjelaskan, dalam penyajian, Nurbrown Coffee memakai kopi arabika Kintamani sebagai dasar. "Semua (kopi) lokal, khususnya Bali. Lebih spefisik, kami ambil kopi dari daerah Ulian, Kintamani," terangnya.

Menghangatkan pesta pernikahan, brand kopi satu ini mematok paket Rp 3 juta untuk sewa booth, alat, dan barista, serta Rp 25 ribu untuk setiap cup. Jenis kopi yang disajikan sesuai kesepakatan dengan calon pengantin.

"Harga dasarnya hanya sewa booth. Selanjutnya, kami tidak ada minimal order," tuturnya.

Sayang, jasa penyajian kopi di pesta pernikahan ini baru tersedia di penyelenggaraan acara di Bali. Tak hanya didapatkan di sederet acara di Pulau Dewata, Nutbrown Coffee punya kedai sendiri di wilayah Denpasar jika ingin mampir.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading