Sukses

Nyamannya Hunian di Tengah Kebun di Distrik 9 Singapura

Liputan6.com, Singapura - Berlabel sebagai kawasan elite, distrik 9 jadi salah satu wilayah incaran untuk bermukim di Singapura. Di atas lahan luas terakhir di distrik tersebut, GuocoLand Group lewat Martin Modern menghadirkan opsi tempat tinggal berkonsep botanical garden di jantung kawasan wisata belanja itu.

“Menghadirkan suasana bak tinggal di tengah kebun, lahan Martin Modern terdiri atas 80 persen lanskap dan 20 persen bangunan,” kata Sales Manager GuocoLand Group Terence Chong di Martin Modern, Singapura, Rabu, 20 Maret 2019.

Dengan penataan bangunan sedemikian rupa, mulai dari letak lobi yang tak mengarahkan pandangan ke arah tower, sampai penataan keberadaan fasilitas ruang, privasi dan ketenangan penghuni sangat diperhatikan di sini.

Martin Modern tak semata menawarkan sensasi tinggal di rumah vertikal di Singapura. “Kami tidak mau penghuni pulang dari kantor dan melihat rumah mereka berwajah serupa dengan kantor. Nanti malah tambah stress,” papar Terence.

“Kami menyediakan ruang untuk menikmati suasana luar. Kami bawa itu ke dalam hunian. Jadi, semisal mau, penghuni tak perlu keluar dari rumah mereka untuk rileks dan lepas dari kotak-kotak ruang,” sambungnya.

Hunian yang sekarang masih dalam proses pembangunan itu nantinya terdiri dari dua tower, di mana satu sama lain berjarak 18 meter dengan pengaturan peletakan yang membuat mereka tak saling menghalangi pemandangan.

Juga, pemilihan warna cokelat sebagai tampak luar dengan detail eksterior berupa garis simetris membuat bangunan ini dimaksudkan selalu terlihat tak lekang waktu.

Detail yang diperhatikan di pembangunan salah satu rumah vertikal di kawasan distrik 9 Singapura ini, dituturkan Terence, merupakan hasil survei yang dilakukan pada potential buyer. “Kami memberi feedback dengan membangun hunian sesuai kebutuhan dan keinginan publik,” kata Terence.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 3 halaman

Fasilitas dan Jenis Unit di Martin Modern

Tak main-main dengan konsep botanical garden yang diusung, fasilitas di Martin Modern dilengkapi kebun dan pepohonan rindang. Fasilitas yang disediakan antara lain kolam renang super luas, gym, dan lapangan tenis.

“Letak lapangan tenis pun kami taruh sedikit ke bawah. Jadi, penghuni tidak kedengaran suara berisik dari bola saat ada orang tengah bermain,” tutur Terence.

Jalan setapak dengan teduh pepohonan pun bisa sangat mudah ditemui di wilayah hunian. “Ada juga jalan dengan tumbuhan bambu di kanan-kiri. Pokoknya kami ingin memberi suasana hunian senyaman mungkin,” katanya.

Sementara, soal unit, pilihannya mulai dari dua hingga empat kamar tidur. “Kami sengaja tak membuat terlalu banyak unit karena memperhatikan bentuk unit mencaku tinggi atap dan penataan,” jelas Terence.

Setiap unit dilengkapi tirai pelindung sinar matahari yang juga berfungsi untuk memaksimalkan privasi penghuni. Lantai marble jadi pilihan untuk memberi kesan mewah di tiap unit.

Merupakan hunian semi-furnished, perabot yang dipilih berkualitas premium. “Bisa dilihat bahwa kami berusaha menghadirkan nuansa hotel berbintang dengan semua perabot branded ke dalam sebuah hunian,” jelas Terence.

Setiap unit dilengkapi smart lock, pengaturan pencahayaan otomatis, dan tirai untuk membuka, juga menutup, serta multiple security. Detail setiap unit meliputi dua kamar tidur terdiri dari 150 unit dengan luas 71 meter persegi, serta dua kamar tidur, ditambah study sebanyak 90 unit dengan luas 79-82 meter persegi.

Tiga kamar tidur sebanyak 90 unit seluas 94-101 meter persegi, 60 unit tiga kamar tidur premium dengan masing-masing memiliki luas 132 meter persegi, juga empat kamar tidur premium sebanyak 60 unit seluas 161-167 meter persegi.

Sementara hunian menjulang sampai level 30, level 31 merupakan secret garden. Disebut demikian, lantaran semua kegiatan yang berlangsung di sana tidak akan terlihat dari luar. Lagi, karena privasi sangat diperhatikan di sini. “Khusus pemilik unit empat kamar tidur akan mendapatkan akses lift pribadi,” kata Terence.

Kendati belum selesai, unit Martin Modern sudah terjual sekitar 80 persen. Terence mengatakan, bakal dibukanya stasiun MRT berjarak sangat dekat membuat lokasi Martine Modern makin strategis. “Dekat ke kawasan Orchard, dekat juga sama pusat kota, di mana kantor kebanyakan berada,” tandasnya.

3 dari 3 halaman

Mengapa Beli Properti di Singapura?

Dora Chng selaku General Manager Residential GuocoLand Group menjelaskan, ada beberapa keunggulan membeli properti di Singapura. Pertama, nilai pajak atas sebuah properti terbilang stabil dari tahun ke tahun.

"Pembelian properti oleh Warga Negara Asing (WNA) tidak memiliki prosedur rumit. Nilai dolar Singapura juga cukup stabil," katanya saat presentasi di Wallich Residence, Tanjong Pagar, Singapura, Selasa, 19 Maret 2019.

Lalu, Dora menambahkan, pasar untuk penjualan properti juga selalu aktif, serta rata-rata penghasilan penyewaan properti mencapai tiga persen. "Hukum juga melindungi hak pembeli. Jadi, developer tidak bisa mengambil uang yang telah masuk dari pembeli sembarangan," ujarnya.

Pembayaran melalui bank membuat developer harus menunjukkan pembangun sekian persen untuk pengambilan uang sekian banyak. "Jadi, tidak perlu takut uangnya dibawa kabur developer," tuturnya.

Terakhir, perencanaan pembangunan infrastruktur jangka panjang Singapura akan menambah nilai properti seiring tahun berjalan, salah satunya dengan pembangunan sekian banyak stasiun MRT baru di seantero wilayah Negeri Singa.

Loading
Artikel Selanjutnya
Pria Ganteng Baca Buku di MRT Bikin Warganet Heboh dan Penasaran
Artikel Selanjutnya
Pria di Singapura Todong Mantan Kekasih dengan Pisau Demi Bisa Bercinta