Liputan6.com, Jakarta Raja Ampat merupakan salah satu destinasi wisata utama Indonesia yang ada di tanah Papua. Kekayaan bahari dan keindahan alamnya menyihir banyak wisatawan, baik wisatawan Nusantara maupun wisatawan mancanegara, untuk datang. Data menunjukkan, dalam sewindu pengunjung Raja Ampat terus mengalami peningkatan. Pada 2007 tercatat pengunjung Raja Ampat hanya sekitar 998 wisatawan, namun pada 2015 pengunjungnya bertambah menembus angka 14.137 wisatawan. Jika tren tersebut terus berllanjut, pada 2021 Raja Ampat akan dikunjungi setidaknya 92.000 wisatawan.
Pertumbuhan pariwisata Raja Ampat ibarat dua sisi mata uang. Di satu sisi peningkatan kunjungan wisatawan tentu membantu perekonomian negara, namun di sisi yang lain jika banyaknya jumlah wisatawan tidak dikelola dengan baik, ekosistem dan kelestarian laut maupun hutan akan rusak, yang tentu akan merugikan pemerintah dan masyarakat.
Atas dasar itu, sekelompok orang yang berasal dari Pemkab Sorong, Papua Barat, bersama dengan pemangku kepentingan pariwisata menandatangani deklarasi bertajuk Komitmen Pariwisata Berkelanjutan.
Isi deklarasi tersebut menekankan, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat fokus pada pengembangan ekonomi daerah yang berbasis konservasi.
Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati menurut informasi yang diterima Liputan6.com, Senin (13/2/2017) mengatakan, “Sudah jadi komitmen kami untuk membangun sektor pariwisata dan perikanan sebagai leading sector di Raja Ampat. Potensi pariwisata dapat memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat di Raja Ampat.”
Namun demikian banyak tantangan yang perlu dihadapi Pemkab setempat dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan. United Nation Environmental Programme (UNEP) 2009 menyebut, pembangunan pariwisata perlu memperhatikan ekonomi lokal, penyerapan sumber daya manusia di kawasan tersebut, serta tidak merusak lingkungan, sosial, dan budaya yang ada.
Sementara itu, Victor Nikijuluw, Direktur Kelautan Conservation International Indonesia yang melakukan kajian terhadap wisata Raja Ampat mengatakan, wisata bahari di Raja Ampat menempati urutan tertinggi dari sisi daya dukung. Daya dukung wisata selam paling tinggi yaitu menembus angka 20.520 orang per tahun.
“Perlu dikembangkan tata aturan berwisata untuk pengendalian jumlah kunjungan wisata. Misalnya tata aturan wisata selam, snorkeling, berinteraksi dengan pari manta, wisata pengamatan burung, perlu diatur pemerintah,” ungkap Victor.
Otoritas pengelola pariwisata Raja Ampat juga diharapkan bisa menindaklanjuti proses pembangunan pariwisata, misal menentukan target dan kuota kunjungan, membuat kebijakan resmi, melakukan evaluasi secara rutin, distribusi informasi secara merata, pengembangan pariwisata di darat, serta pengawasan dengan menghadirkan polisi pariwisata.
Banjir Pengunjung, Raja Ampat Perlu Konsep Wisata Berkelanjutan
Dalam sewindu, pengunjung Raja Ampat membeludak hingga 10 kali lipat menembus angka 14.137 wisatawan.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1521599/original/019670600_1488257311-15._Taman_Laut_Raja_Ampat_-_Reservasi.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru6 hari yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403399/original/021681200_1682044577-cek_fakta_mesin_cuci.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362168/original/042983100_1790759666-WhatsApp_Image_2026-09-18_at_8.42.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485280/original/014174300_1769501374-IMG-20260127-WA0024.jpg)