Mencicip Matcha Ceremonial Grade, Minuman Teh dengan Rasa Otentik Khas Jepang

Matcha jenis ini memiliki warna hijau terang alami, aroma segar, dan rasa umami yang lembut sehingga dapat langsung diseduh tanpa tambahan gula atau susu. Matcha ceremonial grade juga memiliki beberapa kultivar seperti Uji Hikari, Asahi, Gokou, Samidori, dan Yabukita.

Diperbarui 28 Juli 2025, 01:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Teh bubuk hijau halus dari Jepang yakni matcha, terus menunjukan taringnya di hadapan para pecinta teh. Saking populernya, minuman ini tengah naik daun dan mulai merambah ke kafe-kafe yang ada di Indonesia.

William Sutanto selaku Pemilik Trefoil Coffee, Matcha & Art Space, mengatakan setiap varian mactha memiliki karakteristik rasa, aroma, dan warna yang unik. Ia mencontohkan salah satunya adalah matcha ceremonial grade.

Matcha jenis ini memiliki warna hijau terang alami, aroma segar, dan rasa umami yang lembut sehingga dapat langsung diseduh tanpa tambahan gula atau susu. Matcha ceremonial grade juga memiliki beberapa kultivar atau varietas seperti Uji Hikari, Asahi, Gokou, Samidori, dan Yabukita.

"Matcha ceremonial grade berasal dari pucuk daun teh terbaik yang dipanen saat panen pertama (first flush), lalu digiling perlahan menggunakan batu granit hingga menghasilkan bubuk yang sangat halus," ungkapnya, Rabu (11/06/2025).

Dengan keunikan itu, ia merekomendasikan matcha ceremonial grade untuk dicoba. Tak heran, sajian matcha di tempatnya menggunakan jenis ini, baik dalam menu usucha, matcha latte, maupun kreasi seperti flavored matcha, matcha affogato, matcha espresso, dan matcha beer.

Bahkan di musim-musim tertentu, pihaknya juga menyediakan matcha nerikiri wagashi dari kikkaya wagashi. Ia mengatakan, untuk menikmati mactha yang maksimal, dibutuhkan suasana yang mendukung dan tempat yang bersahabat.

Maka dari itu William Sutanto membentuk Trefoil bukan hanya sebagai coffe shop, namun juga ruang kreativitas dan berkesenian. Ia juga mengajak masyarakat datang ke tempatnya yang terletak di wilayah Gading Serpong, Tangerang, Banten

Tak hanya memberikan ruang untuk menikmati mactha, Willian juga memberikan ruang bagi pecinta kopi dengan menyediakan menu kopi espresso-based seperti house blend dan single origin. Bahkan, tersedia juga minuman cokelat dengan perpaduan house blend espresso.

"lantai pertama difungsikan sebagai coffee shop, sementara lantai dua menghadirkan area komunal dan galeri seni untuk mendukung interaksi, kreativitas, dan kolaborasi," pungkasnya.