Liputan6.com, Jakarta - Ketika alam menunjukkan kekuatannya melalui bencana, manusia seringkali merasa kecil dan tak berdaya. Dalam situasi seperti ini, doa hendak berlindung dari bencana alam menjadi tumpuan harapan dan kekuatan spiritual.
Doa memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam dan menjadi bukti bahwa manusia adalah makhluk yang lemah serta selalu membutuhkan pertolongan Allah SWT. Mengutip buku Doa Menghadapi Musibah oleh Arif Munandar Riswanto, doa juga menjadi pembeda antara orang yang musyrik dan beriman.
Berikut Liputan6.com ulas doa lengkapnya melansir dari buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa dan buku Zikir Lengkap Pagi Sore, Rabu (24/9/2025).
Advertisement
Makna dan Kedudukan Doa dalam Menghadapi Bencana Alam
Doa merupakan inti dari ibadah dan jembatan komunikasi antara hamba dengan Tuhannya. Dalam bencana alam, doa memiliki makna yang sangat mendalam sebagai bentuk penyerahan diri total kepada Allah SWT, mengakui bahwa hanya Dia yang memiliki kuasa untuk menolak atau meringankan musibah.
Ketika musibah dan bencana alam melanda, hendaknya mengucapkan Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 155-156. Ayat ini menjelaskan bahwa Allah akan menguji hamba-Nya dengan berbagai cobaan, dan memberikan kabar gembira bagi mereka yang sabar.
Allah SWT berfirman:
"وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ" (Al-Baqarah: 155).
Artinya: "Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar."
Serta:
"ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ" (Al-Baqarah: 156).
Artinya: "(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun"".
Dalam sebuah hadits Bukhari, Rasulullah SAW bersabda bahwa perlindungan atas segala musibah datangnya hanya dari Allah SWT.
Advertisement
Doa Utama Hendak Berlindung dari Bencana Alam: Arab, Latin, dan Artinya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4859531/original/051220700_1718070898-pexels-serhattugg-20558485.jpg)
Salah satu doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca agar terhindar dari bahaya dan bencana adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Doa ini dapat dibaca kapan saja, terutama di pagi dan petang hari, sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT.
Dalam Hadits Abu Daud dan juga Tirmidzi dari Ustman bin Affan radhiyallahu'anhu, dirinya pernah mendengar Rasulullah SAW memanjatkan doa agar terhindar dari bahaya. Doa ini bisa dibaca kapanpun.
Berikut adalah bacaan doa hendak berlindung dari bencana alam yang dimaksud:
Doa agar terhindar dari bahaya
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Arab Latin: Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa' wa huwas samii'ul 'aliim.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui)."
Doa ini, menurut hadits dari Utsman bin Affan yang diriwayatkan oleh HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah, jika dibaca tiga kali di pagi dan petang hari, maka tidak akan ada apa pun yang membahayakan pembacanya.
Doa-Doa Perlindungan Lainnya dari Berbagai Musibah
Selain doa utama di atas, terdapat beberapa doa lain yang diajarkan dalam Islam untuk memohon perlindungan dari berbagai bentuk musibah dan keburukan, termasuk bencana alam. Doa-doa ini mencerminkan kesadaran akan keterbatasan manusia dan kebutuhan akan rahmat serta penjagaan Ilahi.
Berikut adalah beberapa doa tambahan yang bisa diamalkan sebagai doa hendak berlindung dari bencana alam serta musibah lainnya:
-
Doa memohon perlindungan dari kesesatan dan kezaliman
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَىَّ
Arab Latin: Allahumma inni a-'udzu bika an adhilla aw udholla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala 'alayya.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu, janganlah sampai aku tersesat atau disesatkan (syaitan atau orang jahat), tergelincir atau digelincirkan orang lain, menganiaya atau dianiaya orang lain, dan berbuat bodoh atau dibodohi orang lain." (HR Abu Dawud dan At Tirmidzi).
-
Doa keselamatan diri dan keluarga
اَللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَدَنِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى سَمْعِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَصَرِ
Arab Latin: Allahumma afini fi badani allahumma afini fi sam'i allahumma afini fi bashari la ilaha illa anta.
Artinya: "Ya Allah, sehatkanlah badan ku. Ya Allah sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah sehatkanlah penglihatanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau)."
-
Doa berlindung dari takdir buruk
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوْءِ الْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ.
Arab Latin: Allahumma innii a-'uudzubika min jahdil balaa-i, wa darakisy syaqaa-i, wa suu-il qadhaa-i, wa syamaatatil a'daa-i.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari susahnya bala (bencana), hinanya kesengsaraan, keburukan qadha' (takdir), dan kegembiraan para musuh." (HR Bukhari dan Muslim). Doa ini memohon perlindungan dari empat hal, termasuk buruknya takdir.
-
Doa saat tertimpa musibah
إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها
Arab Latin: Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘un. Allâhumma ajirnî fî mushîbatî wa akhlif lî khairan minhâ.
Artinya: "Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya."
-
Doa berlindung dari hilangnya nikmat dan kemurkaan Allah
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُبِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَنِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ
Arab Latin: Allaahumma innii a'uudzubika min zawaali ni'matika, wa tahawwuli 'aafiyatika, wa fujaa-ati niqmatika, wa jamii'i sakhathika.
Artinya: "Ya Allah...aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, berubahnya kesejahteraan dari-Mu, kemurkaan-Mu yang datang dengan tiba-tiba dan seluruh kemarahan-Mu." (HR. Muslim).
Advertisement
Hikmah dan Kesabaran di Balik Ujian Bencana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4270292/original/089440700_1671764205-masjid-pogung-dalangan-DdMZbKFFbaU-unsplash.jpg)
Setiap musibah dan bencana alam yang terjadi tidak lepas dari takdir Allah SWT. Di balik setiap ujian, terdapat hikmah dan pelajaran berharga bagi umat manusia. Allah SWT tidak akan membebani hamba-Nya melampaui batas kemampuannya, sebagaimana dijelaskan dalam analogi Surah Al-Baqarah ayat 155-156.
Sebagai makhluk yang tidak berdaya tanpa kekuatan dan perlindungan dari Allah SWT, kita wajib memohon pertolongan saat dilanda bencana. Berdoa bisa menjadi cara untuk meminta pertolongan Allah SWT serta memohon agar diberi kesabaran dan kekuatan.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, "Berlindunglah kalian kepada Allah dari kerasnya musibah, turunnya kesengsaraan yang terus menerus, buruknya qadha serta kesenangan musuh atas musibah yang menimpa kalian." (HR. Bukhari).
Selain itu, musibah juga dapat menjadi penggugur dosa.
Dari Abu Sa'id al-Khudri dan Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang muslim ditimpa sesuatu seperti kelelahan, penyakit (yang tetap), kekhawatiran (terhadap sesuatu yang kemungkinan akan menyakitinya), kesedihan, gangguan, dan duka cita karena suatu kejadian, sampai duri yang menusuknya, kecuali Allah akan menggugurkan dosa-dosanya dengan sebab itu." (HR. Bukhari no. 5642; Muslim no. 2572).
Amalan Tambahan untuk Memohon Keselamatan
Selain doa-doa yang telah disebutkan, terdapat amalan lain yang dapat dilakukan oleh umat Muslim untuk memohon keselamatan dan perlindungan dari bencana. Amalan-amalan ini melengkapi upaya spiritual dalam menghadapi segala kemungkinan yang terjadi di dunia.
Berikut adalah beberapa amalan dan doa tambahan yang dianjurkan sebagai doa hendak berlindung dari bencana alam dan musibah:
-
Doa saat melihat orang tertimpa bencana
الـحَمْدُ لِلَّـهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّـا ابْتَلاكَ بِهِ، وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلاً
Arab Latin: Alhamdulillahilladzi afani mimmabtalaka bihi wafadhalani 'ala katsirin mimman khalaqa tafdhila.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang menyelamatkan kami dari bencana yang menimpa ini, dan mengutamakan kami melebihi orang-orang dengan kelebihan yang nyata (HR Imam At-Tirmidzi, Sunan At-Tirmidzi, "Kitab Al-Da'awat", nomor: 3353)." Doa ini sebaiknya diucapkan dalam hati agar tidak menyakiti perasaan orang yang tertimpa musibah.
-
Ucapan saat mendengar musibah menimpa seseorang
مِنْهَا خَيْرًا لَهُمْ فْ وَأَخْلِمُصِيبَتِهِمْ، فِي أجرْهُم اللَّهُمَّ رَاجِعُونَ، إِلَيْهِ وَإِنَّا لِلَّهِ إِنَّا
Arab Latin: Innalillahi wa inna ilaihi roji'un, Allahumma ajirhum fii mushibatihim, wa akhlif lahum khoiron minha.
Artinya: "Sesungguhnya kita milik Allah dan sungguh hanya kepada-Nya kita akan kembali. Ya Allah, berilah mereka pahala dalam musibah mereka dan berilah ganti yang lebih baik."
-
Shalawat Munjiyat
Shalawat Munjiyat adalah salah satu shalawat yang dianjurkan untuk dibaca, terutama saat dalam keadaan susah atau ketika terkena musibah. Shalawat ini diyakini dapat mendatangkan kegembiraan dan keselamatan, sebagaimana dijelaskan dalam buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa oleh Ust. Ahmad Zacky El-Syafa.
اللهُمَّ صَلِّ صَلَاةٌ تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ وَتَقْضِي لَنَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيعِ السَّيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ.الْخَيْرَاتِ فِي الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ
Arab Latin: Allaahumma shalli shalaatan tunjiina bihaa min jamii'il ahwaali wal aafati wa taqdhii lanaa bihaa min jamiy'il haajati wa tuthahhirunaa bihaa min jami'is sayyiaati watarfa'unaa bihaa 'indaka a'lad darajaati wa tuballighunaa bihaa aqshal ghayaati min jami'il khairaati fil hayaati wa ba'dal mamaati.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan salam kepada Nabi Muhammad dengan rahmat dan salam yang menyelamatkan kita dari segala bencana dan afat (marabahaya), yang dengannya pula dapat memenuhi segala hajat, juga dengannya dapat mensucikan dari segala kejelekan, dapat mengangkat kita kepada derajat yang tinggi di sisi-Mu, dapat pula menghantarkan kami kepada puncak tujuan, dari segala kebaikan semasa hidup atau sesudah meninggal."
-
Doa tolak bala setelah sholat berjamaah
Setelah menyelesaikan sholat berjamaah, dianjurkan untuk membaca doa tolak bala agar terhindar dari segala keburukan dan bencana. Doa ini mencakup permohonan untuk dibukakan pintu kebaikan, keberkahan, rezeki, kesehatan, keselamatan, dan dijauhkan dari segala ujian dunia serta siksa akhirat.
اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الخَيْرِ وَأَبْوَابَ البَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ القُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ العَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الجَنَّةِ اللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ وَاصْرِفْ عَنَّا بِحَقِّ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَبِيِّكَ الكَرِيْمِ شَرَّ الدُّنْيَاوَعَذَابَ الآخِرَةِ،غَفَرَ اللهُ لَنَا وَلَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِيْنَ وَ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ
Arab Latin: Allāhummaftah lanā abwābal khair, wa abwābal barakah, wa abwāban ni'mah, wa abwābar rizqi, wa abwābal quwwah, wa abwābas shihhah, wa abwābas salāmah, wa abwābal 'āfiyah, wa abwābal jannah. Allāhumma 'āfinā min kulli balā'id duniyā wa 'adzābil ākhirah, washrif 'annā bi haqqil Qur'ānil 'azhīm wa nabiiyikal karīm syarrad duniyā wa 'adzābal ākhirah. Ghafarallāhu lanā wa lahum bi rahmatika yā arhamar rāhimīn. Subhāna rabbika rabbil 'izzati 'an mā yashifūn, wa salāmun 'alal mursalīn, walhamdulillāhi rabbil 'ālamīn.
Artinya: "Ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu kenikmatan, pintu rezeki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu afiyah, dan pintu surga. Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat dengan hak Al Quran yang agung dan derajat nabi-Mu yang pemurah. Semoga Allah mengampuni kami dan mereka. Wahai, zat yang maha pengasih. Maha suci Tuhanmu, Tuhan keagungan, dari segala yang mereka sifatkan. Semoga salam tercurah kepada para rasul. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam."
Advertisement
FAQ
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan mengenai doa hendak berlindung dari bencana alam:
-
Mengapa penting membaca doa hendak berlindung dari bencana alam?
Membaca doa ini sangat penting karena merupakan bentuk pengakuan kelemahan manusia di hadapan kekuasaan Allah SWT. Doa adalah sarana memohon perlindungan, ketenangan hati, dan menunjukkan kepasrahan penuh kepada takdir Ilahi, sekaligus bukti keimanan seorang hamba.
-
Apakah doa dapat mengubah takdir bencana alam?
Dalam Islam, doa diyakini memiliki kekuatan untuk mengubah takdir, meskipun takdir Allah telah ditetapkan. Dengan berdoa, seorang hamba menunjukkan ketergantungannya kepada Allah, dan Allah Maha Kuasa untuk mengubah atau meringankan musibah sesuai kehendak-Nya, menjadikan doa sebagai perisai spiritual.
-
Kapan waktu terbaik untuk memanjatkan doa berlindung dari bencana alam?
Doa berlindung dari bencana alam dapat dipanjatkan kapan saja, namun sangat dianjurkan untuk dibaca secara rutin di pagi dan petang hari. Selain itu, doa ini juga sangat relevan untuk dibaca saat merasakan tanda-tanda akan terjadinya bencana, atau ketika mendengar kabar musibah yang menimpa orang lain.
-
Apa yang harus dilakukan selain berdoa saat menghadapi bencana alam?
Selain berdoa, umat Muslim juga dianjurkan untuk melakukan upaya-upaya preventif dan bersikap sabar serta tawakal. Ini termasuk mempersiapkan diri, mengikuti arahan keselamatan dari pihak berwenang, serta membantu sesama yang membutuhkan, sambil tetap meyakini bahwa segala sesuatu adalah kehendak Allah.
-
Apakah ada doa khusus saat melihat orang lain tertimpa musibah?
Ya, ada doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW saat melihat orang lain tertimpa musibah, yaitu "Alhamdulillahilladzi afani mimmabtalaka bihi wafadhalani 'ala katsirin mimman khalaqa tafdhila". Doa ini sebaiknya diucapkan dalam hati sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan diri dan empati terhadap sesama.
-
Bagaimana hikmah di balik terjadinya bencana alam menurut Islam?
Bencana alam dalam Islam dipandang sebagai ujian dari Allah SWT untuk menguji keimanan dan kesabaran hamba-Nya. Di balik setiap musibah, terdapat hikmah untuk meningkatkan ketakwaan, menggugurkan dosa, dan mengingatkan manusia akan kebesaran serta kekuasaan Allah, serta pentingnya menjaga alam.
-
Apakah Shalawat Munjiyat efektif untuk perlindungan dari bencana?
Shalawat Munjiyat adalah salah satu shalawat yang populer di kalangan umat Muslim dan diyakini memiliki keutamaan untuk mendatangkan keselamatan dan perlindungan dari berbagai kesulitan, termasuk bencana. Banyak yang mengamalkannya sebagai bentuk permohonan kepada Allah melalui pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4181555/original/055296900_1664954097-064843300_1649264825-man-praying-alone-divinity-home.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028216/original/059069000_1732870090-logo_piala_dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471172/original/087617600_1782374206-IMG-20260625-WA0035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262546/original/008930600_1781836184-063_2282273523.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411046/original/046902000_1782294947-000_B83G9YJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)