Liputan6.com, Jakarta - Sholat witir adalah sholat sunnah yang dilaksanakan antara ba'da Isya hingga sebelum fajar atau sholat subuh. Sholat witir akan lebih sempurna apabila dilengkapi dengan doa-doa sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW, yang salah satnya adalah doa witir pendek.
Ustadz Abu Quro dalam Buku Risalah Tuntunan Sholat Lengkap menjelaskan, hukum sholat witir adalah sunnah muakad (muakadah). Sedangkan jumlah rakaat lazimnya ganjil. Namun, apabila hendak dilaksanakan dengan rakaat banyak, maka jumlahnya tidak lebih dari 11 rakaat sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Advertisement
Biasanya, sholat witir menjadi rangkaian akhir sholat tarawih di bulan Ramadhan. Namun, sholat witir merupakan ibadah sunnah muakadah yang boleh dan dianjurkan sepanjang tahun, di luar Ramadhan sekalipun.
Sebagaimana sholat sunnah lainnya, sholat witir memiliki berbagai keutamaan. Terlebih apabila dilaksanakan pada sepertiga akhir malam, di mana menjadi waktu mustabnya doa.
Berikut ini adalah teks doa witir pendek dilengkapi dengan versi panjang, serta amalan wirid yang bisa dilaksanakan oleh umat Islam.
Doa Witir Pendek dan Tata Cara Membacanya
Ada berbagai versi doa yang biasa diamalkan setelah sholat witir. Berikut ini adalah doa witir pendek:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ
“Subhaanal malikil qudduus
Artinya: Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan.
Cara Membaca Doa Pendek Witir
Doa witir pendek ini dibaca tiga kali setelah sholayt witir.
Cara mengamalkannya berdasar hadis sebagaimana diriwayatkan Ubay bin Ka’ab, yang artinya:
“Jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah selesai dari witirnya, beliau membaca ‘subhaanal malikil qudduus (sebanyak tiga kali)’, beliau memanjangkan di akhirnya.” (HR. An-Nasa’i no. 1700, Ibnu Majah no. 1182. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Advertisement
Doa Pendek Versi Kedua
Mengutip Buku Tuntunan Ibadah Pada Bulan Ramadhan yang disusun oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, berikut ini adalah bacaan doa pendek sholat witir versi kedua:
الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ, رَبِّ الْمَلاَئِكَةِ وَالرُّوحِ
Subhaanal malikil qudduus (3x). Rabbil Malaikati war Ruuh
Artinya: Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan, Yang Menguasai (Tuhan) para Malaikat dan Ruh/Jibril.
Cara membacanya:
Mengeraskan bacaan terakhir berbeda dengan bacaan “subhaanal malikil qudduus” di pertama dan kedua. Memanjangkan bacaan “qudduus” dengan empat atau enam harakat.
Dari Ubay bin Ka’ab, ia berkata, yang artinya:
“Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan salam, beliau mengucapkan, ‘Subhaanal malikil qudduus’ sebanyak tiga kali dan di suara ketiga, beliau memanjangkan suaranya. Lalu beliau mengucapkan, ‘Rabbil malaikati war ruuh.’ ” (HR. As-Sunan Al-Kubra Al-Baihaqi 3: 40 dan Sunan Ad-Daruquthni 4: 371. Tambahan ‘rabbil malaikati war ruuh’ adalah tambahan maqbulah yang diterima).
Tambahan ‘rabbil malaikati war ruuh’ adalah tambahan yang diterima. Sehingga doa setelah witir bisa pula dengan ‘subhaanal malikil quddus’ sebanyak 3 kali lalu bacaan terakhir dikeraskan atau dipanjangkan lalu ditambahkan dengan rabbil malaikati war ruuh.
Doa versi lebih Panjang
Berikut ini adalah doa versi yang lebih panjang. Doa ini dibaca sekali.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لاَ أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
“Allahumma inni a’udzu bi ridhooka min sakhotik wa bi mu’afaatika min ‘uqubatik, wa a’udzu bika minka laa uh-shi tsanaa-an ‘alaik, anta kamaa atsnaita ‘ala nafsik”.
Artinya: Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjukan kepada diri-Mu sendiri]. (HR. Abu Daud no. 1427, Tirmidzi no. 3566, An-Nasa’i no. 1748 dan Ibnu Majah no. 1179. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)
Advertisement
Susunan Dzikir dan Doa setelah Sholat Witir
Doa-doa setelah sholawat witir juga dijelaskan oleh Syekh M Nawawi Banten dalam Kitab Nihayatuz Zain.
Berikut ini adalah tuntunan dzikir dan doa setelah sholat witir, teks Arab latin dan artinya:
1. Syahadat
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
Asyhadu an lā ilāha illallāh.
Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah.
2. Istighfar
أَسْتَغْفِرُ اللهَ
Astaghfirullāh.
Artinya: Aku memohon ampunan Allah.
3. Permohonan ridha dan surga Allah
أَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ
Allāhumma innī as’aluka ridhāka wal jannah, wa a‘ūdzu bika min sakhathika wan nār.
Artinya: Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu dari murka dan neraka-Mu.
Catatan: Poin 1-3 diulang sebanyak 3 kali.
Susunan Dzikir dan Doa setelah Sholat Witir (4-6)
4. Tasbih (3 kali)
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ
Subhānal malikil quddūs.
Artinya: Mahasuci Tuhan yang kudus (HR An-Nasa’i dan Ibnu Majah).
5. Pujian kesucian
سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ
Subbūhun, quddūsun, rabbunā wa rabbul malā’ikati war rūh.
Artinya: Suci dan qudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan Jibril (HR Al-Baihaqi dan Ad-Daruqutni).
6. Pujian atas keluasan ampunan (3 kali)
اللَّهُمَّ إنَّك عَفْوٌ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka ‘afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa, fa‘fu ‘annī.
Artinya: Tuhanku, sungguh Kau maha pengampun lagi pemurah. Kau menyukai ampunan, oleh karenanya ampunilah aku.
Advertisement
Susunan Dzikir dan Doa setelah Sholat Witir (8 - Selesai)
8. Pujian atas kemurahan dan kasih-sayang Allah
يَا كَرِيْمُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Yā karīmu, bi rahmatika yā arhamar rāhimīna.
Artinya: Wahai Zat yang maha pemurah, (aku memohon) atas berkat rahmat-Mu, wahai Zat yang paling penyayang dari segenap penyayang.
9. Permohonan ampunan dan keselamatan.
اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاك مِنْ سَخَطِك وَبِمُعَافَاتِك مِنْ عُقُوبَتِك وَأَعُوذُ بِك مِنْك لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْك أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْت عَلَى نَفْسِك
Allāhumma inī a‘ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu‘āfātika min ‘uqūbatika. Wa a‘ūdzu bika minka, lā uhshī tsanā’an alayka anta kamā atsnayta ‘alā nafsika.
Artinya: Tuhanku, aku berlindung kepada ridha-Mu dari murka-Mu dan kepada afiat-Mu dari siksa-Mu. Aku meminta perlindungan-Mu dari murka-Mu. Aku tidak (sanggup) membilang pujian-Mu sebanyak Kau memuji diri-Mu sendiri (HR Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah).
10. Doa setelah shalat pada umumnya.
11. Doa shalat witir
أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Artinya: Ya Allah, kami mohon pada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar,amal yang saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak.kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesaama manusia. Ya Allah, tuhan kami terimalah dari kami: shalat, puasa, ibadah, kekhusyu’an, rendah diri dan ibadaha kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad saw, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam.
12. Surat Al-Fatihah.
13. Doa pendek penutup.
Keutamaan Sholat Witir
1. Penutup yang Sempurna untuk Ibadah Malam
Di bulan Ramadhan, shalat malam menjadi lebih utama karena adanya shalat tarawih. Sementara di luar ramadhan, sholat witir dianjurkan untuk menjadi penutup ibadah malam
2. Ibadah Sunnah Mu’akkadah
Shalat witir adalah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan tidak pernah beliau tinggalkan, baik dalam keadaan di rumah maupun saat bepergian.
3. Lebih Berharga dari Harta yang Paling Bernilai
Rasulullah SAW menggambarkan keutamaan shalat witir dengan perumpamaan yang sangat kuat:
"Sesungguhnya Allah telah menganugerahkan kalian dengan ibadah yang lebih baik dari unta merah; yaitu shalat witir, yang dilakukan antara shalat Isya hingga terbit fajar." (HR. Abu Dawud No. 1418 dan Tirmidzi No. 452)
4. Sarana Mendekatkan Diri kepada Allah
Shalat witir adalah waktu terbaik untuk memanjatkan doa dan memohon ampunan, terutama saat membaca doa qunut. Dalam bulan Ramadhan, doa di waktu malam lebih mustajab, menjadikan witir sebagai momen terbaik untuk berpasrah kepada Allah SWT.
Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda, yang artinya: "Sesungguhnya Allah itu Maha Esa dan menyukai yang witir." (HR. Bukhari No. 6417 dan Muslim No. 2677)
5. Ciri Khas Orang Beriman dan Bertakwa
Orang-orang yang rutin melaksanakan shalat witir, terutama di bulan Ramadhan, termasuk golongan hamba yang bertakwa.
Advertisement
People also Ask
1. Bagaimana bacaan doa witir?
Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhusy-syu'anaa watadhorru'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaahu yaa allaahu yaa allaahu yaa arhamar raahimiin.
2. Apa amalan sholat witir?
Sholat witir adalah ibadah sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan sebagai penutup rangkaian sholat malam. Ibadah ini memiliki keutamaan yang besar, dan sering kali diiringi dengan dzikir serta doa setelahnya.
3. Apakah setelah sholat witir boleh berdoa?
Waktu pelaksanaan sholat witir, yaitu di waktu tengah malam, adalah saat yang tepat untuk berdoa. Karena di saat itulah manusia akan bisa merasa sangat dekat dengan Allah SWT, sehingga doa setelah sholat witir akan diijabah oleh Allah.
4. Sholat witir tujuannya apa?
Sholat Witir dilaksanakan untuk menyempurnakan sholat malam dan merupakan penutup ibadah malam, serta sebagai amalan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT dan dicintai-Nya karena Allah bersifat ganjil. Selain itu, melaksanakan sholat witir juga memberikan banyak keutamaan, seperti terhindar dari maksiat, mendapatkan ampunan dan rahmat Allah, serta ketenangan dalam hidup.
Sumber Referensi:
- Buku Risalah Tuntunan Sholat Lengkap, Ustadz Abu Quro
- Buku Tuntunan Ibadah Pada Bulan Ramadhan, Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
- Kitab Nihayatuz Zain, Syekh M Nawawi al-Bantani
- Kemenag.go.id
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5102748/original/053927300_1737446928-1737445623476_tata-cara-sholat-witir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812228/original/000972700_1538749244-foto_nanang_fahrudin.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028216/original/059069000_1732870090-logo_piala_dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471172/original/087617600_1782374206-IMG-20260625-WA0035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262546/original/008930600_1781836184-063_2282273523.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411046/original/046902000_1782294947-000_B83G9YJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)