Liputan6.com, Jakarta - Surat Al-Kahfi memiliki keutamaan yang besar, terutama jika dibaca pada hari Jumat. Setelah menyelesaikan pembacaan surat Al-Kahfi, dianjurkan untuk memanjatkan doa.
doa setelah membaca Al-Kahfi ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan memohon perlindungan dari berbagai cobaan. Doa ini juga memiliki fungsi penting sebagai permohonan perlindungan dari fitnah Dajjal, salah satu cobaan terbesar di akhir zaman.
Mengutip buku Teka-teki Surat Al Kahfi oleh Abu Lukman Fathurrahman, surat Al-Kahfi disebut juga dengan Ashhab Al Kahfi karena berisi tentang bermacam-macam fitnah dan cobaan, di antaranya fitnah harta, kekuasaan, ilmu, dan agama.
Advertisement
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (14/08/2025).
Bacaan Doa Setelah Membaca Al-Kahfi (Arab, Latin, dan Artinya)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3112743/original/076840400_1587956308-20200427-Masjid-Agung-Sanaa-5.jpg)
Setelah membaca Surat Al-Kahfi, sebaiknya diakhiri dengan memanjatkan doa yang dapat meningkatkan keimanan dan keislaman. Doa ini dapat melindungi kita dari berbagai macam cobaan, termasuk fitnah Dajjal. Memanjatkan doa setelah membaca Al-Kahfi merupakan bentuk penghambaan diri kepada Allah SWT, memohon agar amalan yang telah dilakukan diterima dan diberkahi.
Menukil dari buku Al-Adzkar Doa dan Dzikir dalam Al Quran dan Sunnah oleh Imam Nawawi, berikut bacaan doa setelah membaca surat Al-Kahfi yang dapat diamalkan:
Bacaan Doa Setelah Membaca Surat Al Kahfi:
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ اللهم صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
الْلَّهُمَّ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ، وَالمَوَاهِبِ العِظَامِ، وَخَالِقِ الحَلَالِ وَالحَرَامِ، وَالمُوَفِّقِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ إِلَىٰ أَسْبَابِ وَمُوجِبَاتِ الاِ لْتِزَامِ ؛ نَسْأَلُكَ الْلَّهُمَّ أَنْ تُحْيِيَنَا عَلَىٰ الإِسْلَامِ، وَتُمِيتَنَا عَلَىٰ الإِيمَانِ، وَتُرَقِّيَنَا بَيْنَهُمَا فِي مَرَاتِبِ الإِحْسَانِ وَالإِيقَانِ وَالعِرْفَانِ ، يَا كَرِيمُ يَا مَنَّانُ
الْلَّهُمَّ ا حْفَظْنَا مِنْ كُلِّ فِتْنَةٍ مُضِلَّةٍ، وا شْفِنَا مِنْ كُلِّ سَقَمٍ وَعِلَّةٍ، وَا غْفِرْ لَنَا كُلَّ مَعْصِيَةٍ وَزَلَّةٍ، وَثَبِّتْنَا عَلَىٰ الحَقِّ وَالمِلَّةِ، وَا جْعَلْ لَنَا مُذَكِّراً وَمُعِينًا مِنْ عِبَادِكَ الأَدِلَّةِ
وَإِذَا أَرَدْتَ بِعِبَادِكَ فِتْنَةً فَا قْبِضْنَا إِلَيْكَ غَيْرَ مَفْتُونِينَ ، وَلا ضَالِّينَ ، وَلَا مُضِلِّينَ ، بِمَنِّكَ وَكَرَمِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
الْلَّهُمَّ ا عْصِمْنَا بِفَضْلِكَ مِنْ فِتْنَةِ المَسِيخِ الدَّجَّالِ، وَمنْ سُوءِ الأَعْمَالِ وَفَسَادِ الأَحْوَالِ، وَفُضُولِ الأَقْوَالِ، وَا هْدِنَا لِمَا يُرْضِيكَ عَنَّا في كُلِّ حَالٍ، وَا خْتِمْ أَعْمَارَنَا بِالحُسْنَىٰ فِي خَيْرٍ وَعَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ يَا ذَا الجَلَالِ
وَصَلَّىٰ ا للّٰهُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ ، وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ ، وَالحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَالَمِينَ
Latin:
Alhamdulillahi rabbil 'alamin. Allahumma sholli 'alaa sayyidina Muhammadin wa aalihi washahbihi wasallam.
Allahumma ya dzaljalaali wal ikraam, walmawahibil 'izhami, wa khaaliqil halal walharami, walmuwaffiq man yasyaa-u min 'ibadihi iilaa asbab wamujibaati iltizaam, nas aluka alllahumma an tuhyiyana 'alaal Islami, watumitana 'alal Iimani, waturoqqiyana baynahuma fi maratib al Ihsaani wal iqaani wal 'irfaani, ya karim ya mannaan.
Alllahummhfazhnaa min kulli fitnatin mudhillah, wasyfina min kulli saqam wa 'illah, waghfirlana kulla ma'siyatin wazallah, watsabbitna 'alaa alhaqqi walmillati, waj 'allana mudzkkiraan wamu'inan min 'ibadikal adillah.
Wa idza aratta bi 'ibadika fitnatan faqbidna ilayka ghayro maftuunin, wala dhoolliin, wala mudhillin, bimannika wakaramika Ya Arhamar-Rahimiin.
Allahumma' shimna bifadlika min fitnatil masiihid-dajjal, waman suu-il a'mali wafasadil Ahwali, wafudhulil 'aqwali, wahdina lima yurdhik 'anna fi kulli haalin, wakhtim a'marana bilhusnaa fi khairi walafiyatin wasalamatin Ya Dzal-Jalaal.
Washolallohu 'alaa sayyidina wa nabiyyina Muhammadin, wa 'alaa alihi wa shahbihi wasallam, walhamdulillahi rabbil 'aalamiin.
Artinya:
"Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad, keluarga serta sahabat-Nya. Ya Allah, Zat yang memiliki keagungan dan Zat yang memiliki segala pemberian, Zat pencipta sesuatu yang halal dan yang haram, Zat yang menunjukkan jalan kepada hamba-Nya yang dikehendaki untuk melakukan sebab-sebab dan kewajiban-kewajiban.
Kami memohon kepada-Mu, agar diberi kehidupan di atas syariat Islam dan mengambil kehidupan kami di atas bimbingan keimanan dalam segala dimensi kebaikan, keyakinan, pengetahuan wahai Zat yang Maha Mulia dan Zat yang Maha menganugerahi.
Ya Allah, jagalah kami dari segala fitnah yang menyesatkan. Sembuhkan kami dari penyakit. Ampuni kami dari segala kedurhakaan dan kokohkanlah hati dan pendirian kami di atas jalan kebenaran dan agama. Jadikan kami orang yang senantiasa mengingat nikmat-Mu dan orang yang selalu memberikan bantuan untuk menunjukkan jalan kebaikan.
Selamatkanlah kami dari fitnah dan keadaan tidak sesat menyesatkan, dengan karunia-Mu wahai Zat yang paling mengasihi.
Ya Allah, jagalah kami dari fitnah dajal dan berilah kami petunjuk untuk melakukan perbuatan yang Engkau ridai. Sudahilah umur kami dengan kebaikan dan dalam kebaikan serta kesehatan dan keselamatan wahai Zat yang Maha Agung.
Semoga Allah memberi rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad dan keluarga serta sahabatnya segala puji hanya milik Allah, pengatur alam semesta."
Advertisement
Asbabun Nuzul Surat Al-Kahfi
Sebab turunnya surat Al-Kahfi berkaitan dengan pertanyaan yang diajukan oleh orang-orang musyrikin kepada Nabi Muhammad SAW. Mereka bekerja sama dengan pendeta Yahudi untuk mencoba membatalkan dakwah Nabi Muhammad. Kaum Quraisy memerintahkan Uqbah bin Mu’ith dan An-Nadr bin Al-Harits menemui pendeta Yahudi untuk menyelidiki kenabian Nabi Muhammad.
Pendeta Yahudi menyarankan agar mereka menanyakan tiga hal kepada Nabi Muhammad: kisah pemuda zaman dahulu yang musafir (Ashabul Kahfi), kisah pengembara yang sampai ke masyriq dan magrib (Dzulqarnain), serta pertanyaan tentang ruh.
Nabi Muhammad menjawab bahwa beliau akan menjawabnya esok hari. Namun, wahyu yang ditunggu tak kunjung datang, membuat Rasulullah bersedih. Mengutip buku Asbabun Nuzul Sebab-sebab Turunnya Ayat Al-Qur'an oleh Imam As-Suyuthi, peristiwa ini menjadi latar belakang turunnya surat Al-Kahfi.
Pada malam berikutnya, Jibril turun membawa wahyu berupa surat Al-Kahfi ayat 6 yang menegur kemurungan Rasulullah, ayat 9-26 tentang pemuda Al-Kahfi, ayat 83-101 tentang pengembara Dzulqarnain, dan ayat 85 tentang ruh. Penjelasan ini menunjukkan bahwa surat Al-Kahfi tidak hanya memiliki keutamaan spiritual, tetapi juga sejarah yang kaya.
Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4003818/original/024116500_1650675950-AP22112514136072.jpg)
Membaca surat Al-Kahfi di hari Jumat merupakan amalan sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim. Surat ini dapat dibaca mulai Kamis malam setelah magrib hingga hari Jumat. Keutamaan membaca surat ini telah banyak disebutkan dalam berbagai hadis, menunjukkan pentingnya amalan ini bagi setiap Muslim.
Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa membaca surat Al-Kahfi di hari Jumat dapat diampuni dosanya di antara dua Jumat. Dari Ibnu Umar, Rasulullah bersabda:
"Barang siapa membaca surat Al Kahfi di hari Jumat, maka akan ada cahaya baginya dari telapak kaki hingga ke langit yang memberikan sinar di hari kiamat kelak, dan diampunilah baginya semua dosa di antara dua hari Jumat." (HR An-Nasa'i).
Hadis lain dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
"Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jum’at." (Al-Hakim, 1990).
Selain itu, membaca sepuluh ayat pertama atau sepuluh ayat terakhir dari surat Al-Kahfi dapat memberikan perlindungan dari fitnah Dajjal. Nabi Muhammad SAW bersabda,
"Siapa yang menghafal sepuluh ayat dari awal surah al-Kahfi, maka ia akan terpelihara dari (kejahatan) Dajjal." (HR Muslim).
Advertisement
Model Pembacaan Surat Al-Kahfi
Banyak yang menerapkan pembacaan surah Al-Kahfi ketika malam Jumat atau siang Jumat.
Contohnya, di Madrasah Ulumul Quran Pagar Air, Aceh, santri terbiasa membaca surat yasin dan Al-Kahfi setiap malam Jumat, seperti yang dijelaskan dalam jurnal Tafse: Journal of Qur'anic Studies.
Di Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Bogor, pembacaan surah Al-Kahfi dilakukan pada hari Jumat sebelum shalat Zuhur bagi santri putri dan setelah shalat Jumat bagi santri putra, secara berjamaah dan dipimpin oleh imam shalat, sebagaimana diuraikan dalam penelitian Tradisi Pembacaan Alquran (Surah Al-Kahfi, Al-Rahman, Al-Sajadah).
Ada juga yang membaca secara berjamaah, diawali dengan wirid tertentu, dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan bersambung dengan pembacaan sepuluh ayat awal dari surat Al-Kahfi, baru dilanjutkan dengan bacaan surat Yasin sampai selesai, lalu diakhiri dengan doa dan selawat, seperti yang diungkapkan dalam wawancara dengan Fiddiyawati.
Di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam Sidoarjo, surat Al-Kahfi dibacakan satu surah penuh setiap hari Jumat selesai shalat Subuh, menurut penelitian Tradisi Pembacaan Al-Qur’an Surah Surah Pilihan.
Selain itu, banyak umat Muslim yang membacanya secara individu setiap malam Jumat atau di hari Jumat, baik sepuluh ayat awal maupun dari awal sampai selesai, sebagai amalan rutin pribadi, sebagaimana disebutkan dalam jurnal Fadhilah Surah Alkahfi Dalam Pandangan Masyarakat Desa Bandar Setia.
Komunitas One Day One Juz (ODOJ) juga memiliki kebiasaan membaca surat Al-Kahfi pada malam atau hari Jumat, meskipun ini bukan program utama mereka, melainkan inisiatif dari para anggotanya untuk meraih keutamaan surat tersebut, seperti yang dijelaskan dalam ABJIS: Al-Bahjah Journal Of Islamic Community Service.
Makna Pembacaan Surat Al-Kahfi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374406/original/051837800_1679988684-rachid-oucharia-2d1-OSHkHXM-unsplash.jpg)
- Pertama, sebagai ibadah untuk meraih pahala dari Allah.
Membaca Al-Qur’an, menghafalkannya, dan menjadikan ayat-ayatnya sebagai pedoman adalah nilai ibadah yang diyakini umat Muslim. Makna ini sejalan dengan teori sosiologi pengetahuan Karl Mannheim, di mana pembacaan Al-Qur'an memiliki makna objektif sebagai kewajiban yang telah ditetapkan.
- Kedua, sebagai bentuk perlindungan diri dari fitnah Dajjal di akhir zaman.
Umat Muslim berpedoman pada hadis Nabi yang menjelaskan bahwa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat akan melindungi dari fitnah Dajjal. Jurnal Tafse: Journal of Qur'anic Studies juga menekankan bahwa pembacaan ini berfungsi sebagai bentuk perlindungan diri dari fitnah Dajjal.
- Ketiga, untuk mendapatkan ketenangan dan ketenteraman hati.
Banyak umat Muslim merasa puas dan tenang setelah membaca surat Al-Kahfi. Secara umum, Al-Qur’an yang dibaca dengan kekhusyukan dan keikhlasan akan menyemaikan ketenangan dan ketenteraman hati bagi pembacanya, seperti yang dijelaskan dalam buku Mukjizat Surah Alkahfi oleh Muhammad Albani.
Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, di mana seorang laki-laki yang membaca surat Al-Kahfi dinaungi oleh gumpalan awan, dan Nabi bersabda, "Itulah al-sakinah (ketenangan) yang turun bagi (pembaca) al-Qur'an."
Selain itu, pembacaan surah Al-Kahfi juga dimaknai sebagai pembawa keberkahan dan dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan, sebagaimana diuraikan dalam Pembacaan Surah Alkahfi Setiap hari Kamis Malam. Berbagai makna ini menegaskan kedalaman spiritual dan manfaat praktis dari amalan membaca surat Al-Kahfi.
Advertisement
Daftar Sumber
- Al-Adzkar Doa dan Dzikir dalam Al Quran dan Sunnah | Imam Nawawi
- Asbabun Nuzul Sebab-sebab Turunnya Ayat Al-Qur'an | Imam As-Suyuthi
- Teka-teki Surat Al Kahfi | Abu Lukman Fathurrahman
- Mukjizat Surah Alkahfi | Muhammad Albani | 2011 | Zamzam
- Tafse: Journal of Qur'anic Studies | Pembacaan Surat al-Kahfi di kalangan Muslim Indonesia | Zainuddin, Qarri ‘Aina
- Tradisi Pembacaan Alquran (Surah Al-Kahfi, Al-Rahman, Al-Sajadah) Di Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School; Desa Waru Jaya Kecamatan Parung Kabupaten Bogor | Siti Subaidah | 2019 | Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
- Pembacaan Surah Alkahfi Setiap hari Kamis Malam | Bayu Ariful Rahman | Tidak disebutkan tahun publikasi | Tidak disebutkan penerbit
- Fadhilah Surah Alkahfi Dalam Pandangan Masyarakat Desa Bandar Setia | Awwalia Syahbi | 2019 | Universitas Islam Sumatera Utara
- Tradisi Pembacaan Al-Qur’an Surah Surah Pilihan | Ahmad Zainal Musthofah | 2015 | Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
- ABJIS: Al-Bahjah Journal Of Islamic Community Service | Pembiasaan Membaca Surat Al-Kahf pada Malam atau Hari Jum’at di komunitas ODOJ DPA Sumedang | Rizki Sabar Nugraha | Juli 2024
FAQ
1. Kapan waktu terbaik membaca Surat Al-Kahfi?
Malam Jumat setelah Magrib hingga sore hari Jumat.
2. Apa keutamaan membaca Surat Al-Kahfi di hari Jumat?
Mendapat cahaya antara dua Jumat dan ampunan dosa.
3. Apakah cukup membaca sepuluh ayat dari Surat Al-Kahfi?
Ya, sepuluh ayat awal atau akhir memberi perlindungan dari fitnah Dajjal.
4. Apa tujuan doa setelah membaca Surat Al-Kahfi?
Memohon perlindungan dari cobaan, khususnya fitnah Dajjal.
5. Mengapa Surat Al-Kahfi disebut Ashhab Al-Kahfi?
Karena memuat kisah pemuda gua dan berbagai fitnah kehidupan.
6. Apa latar belakang turunnya Surat Al-Kahfi?
Menjawab pertanyaan kaum Quraisy atas saran pendeta Yahudi tentang Ashhab Al-Kahfi, Dzulqarnain, dan ruh.
7. Apa manfaat membaca Surat Al-Kahfi selain pahala?
Memberi ketenangan hati, keberkahan, dan perlindungan dari cobaan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4206904/original/051627000_1666947484-doa-keselamatan-dunia-akhirat-arab-dan-latin-amalkan-setiap-hari.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264303/original/054619900_1782106281-AP26172737361128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260726/original/045162900_1781650279-Mohammad_Mohebi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260101/original/022902800_1781568480-063_2281783911.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8456333/original/005196400_1782354547-063_2282682114.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)