Liputan6.com, Cilacap - Dalam perjalanan hidup, tidak ada seorang pun yang luput dari ujian dan cobaan. Masalah datang silih berganti, baik dalam bentuk kesulitan ekonomi, kegelisahan hati, penyakit, kegagalan, hingga konflik dengan orang-orang terdekat. Bahkan, ketika seseorang merasa telah melakukan segalanya dengan benar, tak jarang hidup justru mempertemukannya dengan tantangan yang menguras tenaga dan pikiran.
Dalam kondisi seperti ini, banyak orang merasa putus asa, bingung, dan kehilangan arah. Namun sebagai seorang Muslim, kita diajarkan untuk tidak menyerah begitu saja. Sebaliknya, kita dianjurkan untuk kembali kepada Allah SWT, berserah diri sepenuhnya, dan memohon pertolongan hanya kepada-Nya. Salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang dianjurkan ketika menghadapi kesulitan adalah dengan menunaikan sholat hajat.
Sholat hajat adalah salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa. Ibadah ini merupakan bentuk permohonan atau pengharapan seorang hamba kepada Tuhannya agar dikabulkan hajat atau keinginannya, serta diberikan jalan keluar atas segala persoalan yang membelenggu.
Advertisement
Dalam banyak hadis, Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa siapa pun yang memiliki keinginan atau sedang berada dalam kondisi genting, hendaknya memperbanyak doa dan menunaikan sholat hajat. Ibadah ini tidak hanya menjadi pelipur lara di tengah badai ujian, tetapi juga menjadi cara untuk mempererat hubungan antara manusia dan Penciptanya, yang Maha Mengetahui segala rahasia kehidupan.
Sayangnya, masih banyak di antara umat Islam yang belum memahami secara menyeluruh bagaimana tata cara sholat hajat yang benar, kapan waktu terbaik untuk melakukannya, serta apa saja doa-doa yang sebaiknya dipanjatkan agar lebih mustajab. Padahal, memahami dan mengamalkan sholat hajat sesuai tuntunan Rasulullah SAW dapat menjadi kunci yang membuka pintu pertolongan Allah dengan cara-cara yang tak terduga.
Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana melakukan sholat hajat dengan benar dan khusyuk, lengkap dengan niat, jumlah rakaat, waktu yang dianjurkan, serta doa-doa setelah sholat hajat yang bisa dibaca.
Simak Video Pilihan Ini:
Lakukan Sholat Hajat dengan Cara Seperti Ini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1378922/original/036971200_1476876853-9stres-berat.jpg)
Mencuplik NU Online, Rabu (23/07/25), siapa saja akan menghadapi aneka problema hidup. Dan ada kalanya masalah yang dihadapi bisa diselesaikan dengan mudah, namun tidak jarang ternyata demikian sulit. Salah satu cara agar bisa keluar dari beragam kesulitan hidup adalah dengan melaksanakan shalat hajat.
Dalam sebuah keterangan, orang yang sedang dirundung kesulitan atau memiliki sebuah kepentingan tertentu dianjurkan untuk melakukan shalat dua rakaat dan berdoa menyatakan hajatnya kepada Allah SWT. Diharapkan dengan melaksanakan shalat hajat tersebut maka sejumlah keinginan, harapan dan kesulitas hidup ditemukan solusi terbaiknya.
فمن ضاق عليه الأمر ومسته حاجة في صلاح دينه ودنياه وتعسر عليه ذلك فليصل هذه الصلاة الآتية
Artinya: Orang sedang mengalami kesempitan, berhajat untuk membuat mashlahat agama dan dunianya, dan merasakan kesulitan karenanya, hendaklah melakukan shalat sebagai berikut. (Lihat: Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman: 103).
Syekh M Nawawi Banten menyebutkan riwayat dari Wahib bin Al-Warad yang menyebutkan doa makbul yang diawali dengan shalat sunah sebanyak 12 rakaat. Pada setiap rakaat dibaca surat Al-Fatihah, ayat Kursi, dan surat Al-Ikhlas.
Advertisement
Doa Setelah Sholat Hajat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5082781/original/032898100_1736235562-1736232092125_sholat-hajat-untuk-apa.jpg)
Berikut ini doa yang dibaca setelah shalat 12 rakaat.
سُبْحَانَ الَّذِي لَبِسَ العِزَّ وَقَالَ بِهِ، سُبْحَانَ الَّذِي تَعَطَّفَ بِالمَجْدِ وَتَكَرَّمَ بِهَ، سُبْحَانَ ذِي العِزِّ وَالكَرَمِ، سُبْحَانَ ذِي الطَوْلِ أَسْأَلُكَ بِمَعَاقِدِ العِزِّ مِنْ عَرْشِكَ وَمُنْتَهَى الرَّحْمَةِ مِنْ كِتَابِكَ وَبِاسْمِكَ الأَعْظَمِ وَجَدِّكَ الأَعْلَى وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ العَامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلَا فَاجِرٌ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Artinya: Mahasuci Zat yang mengenakan keagungan dan berkata dengannya. Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Mahasuci Zat pemilik keagungan dan kemuliaan. Mahasuci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba yang taat dan durjana. (Lihat: Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 103-104).
Selepas baca doa ini, seseorang baru berdoa sungguhan dengan menyebutkan hajat khususnya. Meski pun demikian, pelaksanaan dua rakaat dianggap memadai dari 12 rakaat shalat hajat tersebut. Dua rakaat shalat sunnah hajat ini tidak mesti dilakukan secara khusus.
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لَا تَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضىً إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Artinya: Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang Maha Pengasih. (Lihat: Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman: 104).
Tata Cara Sholat Hajat Agar Maqbul
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990637/original/031213000_1730716646-tata-cara-sholat-hajat.jpg)
1. Shalat dua rakaat (atau 12 rakaat).
2. Dianjurkan membaca surat Al-Fatihah, ayat kursi, dan Al-Ikhlas (atau surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya).
3. Membaca shalawat.
4. Doa yang warid, doa hajat.
5. Doa kepada Allah menyatakan hajat pribadinya.
Shalat hajat ini dimasukkan oleh Mazhab Syafi‘i sebagai salah satu shalat sunah yang dikerjakan ketika seseorang sedang memiliki hajat tertentu baik hajat yang berkaitan dengan kemaslahatan agama dan duniawinya. Juga merupakan salah satu bentuk munajat seorang hamba kepada Allah SWT.
Penulis: Khazim Mahrur / Madrasah Diniyah Miftahul Huda 1 Cingebul
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5102736/original/028952100_1737446896-1737445580778_tata-cara-sholat-dhuha-4-rakaat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1323843/original/029384900_1749306074-FOTO-Muhamad_Ridlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259148/original/073901100_1781485988-diallo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261495/original/061029900_1781712600-Ivory_Coast_s_Elye_Wahi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259250/original/045793700_1781492796-curacao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7942892/original/090201900_1780778139-AP26157707967919.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369225/original/064000000_1759459826-adidas-trionda-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393442/original/070756800_1782273896-IMG-20260624-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257368/original/081366600_1781236868-000_B6U83U4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4574324/original/025119000_1694607476-AP23256084001856.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5326255/original/074223700_1756094319-pexels-mahmut-33108520.jpg)