Doa Terhindar dari Ain, Perlindungan Diri dari Pandangan Hasad yang Membinasakan

Penyakit ain adalah ancaman nyata dalam Islam. Berikut doa terhindar dari ain yang diajarkan Rasulullah SAW sebagai perlindungan dari pandangan hasad.

Diterbitkan 09 Juli 2025, 12:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dalam kehidupan sehari-hari, umat Islam sering kali dihadapkan pada ancaman yang tidak terlihat, namun sangat nyata, yaitu penyakit ain. Penyakit ini tidak meninggalkan jejak fisik seperti luka, namun dapat memengaruhi kesehatan, rezeki, bahkan keselamatan seseorang secara drastis. Rasulullah SAW telah mewanti-wanti umatnya tentang bahayanya ain dan memberikan panduan bagaimana cara menghindarinya.

Secara etimologis, ain berasal dari bahasa Arab yang berarti “mata” atau “penglihatan”. Menurut buku Ruqyah Online Solusi di Tengah Pandemi karya Ahmad Ahid, secara istilah ain adalah penyakit yang disebabkan oleh pandangan mata penuh hasad atau kekaguman tanpa doa keberkahan. Penyakit ini dapat menimpa siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Bahkan dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda:

"Ain itu nyata. Seandainya ada sesuatu yang dapat mendahului takdir, maka ain lah yang bisa mendahuluinya." (HR. Muslim dan Tirmidzi)

Penyakit ini bisa datang secara tiba-tiba dan sulit dijelaskan secara medis. Oleh karena itu, Islam memberikan perlindungan melalui doa-doa yang diajarkan oleh Nabi SAW untuk menangkal bahaya tersebut. Berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (8/7/2025).

 

Bacaan Doa Terhindar dari Ain

Rasulullah SAW mengajarkan beberapa doa khusus untuk melindungi diri dari bahaya ain. Berikut beberapa doa lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya.

1. Doa Perlindungan Umum dari Ain, Setan, dan Binatang Berbahaya

اُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

U’iidzuka bikalimaatillāhit tāammati min kulli syaithānin wa hāmmah wa min kulli ‘ainin lāmmah.

Artinya: "Aku memohon perlindungan kepada Allah dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna dari setan, binatang berbisa, dan ain yang berbahaya. (HR. Bukhari No. 3371 dari Ibnu Abbas)

2. Doa Perlindungan dari Segala Kejahatan Makhluk

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A’ūdzu bikalimātillāhit tāmmāti min syarri mā khalaq.

Artinya: Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan semua makhluk-Nya. (HR. Muslim No. 6818)

3. Doa Malaikat Jibril

بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ، مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ وَعَيْنِ حَاسِدٍ، اللَّهُ يَشْفِيكَ

Bismillāhi arqīka min kulli syai’in yu’dzīka, min syarri kulli nafsin wa ‘ayni ḥāsid, Allāhu yasyfīka.

Artinya: Dengan nama Allah aku ruqyah kamu dari segala hal yang menyakitimu, dari kejahatan setiap jiwa dan mata orang yang dengki. Semoga Allah menyembuhkanmu.

4. Ayat Kursi (Surah Al-Baqarah: 255)

Ayat ini disebut dalam berbagai riwayat sebagai pelindung dari segala bahaya termasuk ain.

5. Surah Yasin Ayat 9

وَجَعَلْنَا مِنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَـٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ

Artinya: Kami pasang penghalang di depan dan di belakang mereka, lalu Kami tutup mata mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.

6. Surah Al-Falaq dan An-Nas

Dikenal sebagai Muawwidzatain, dua surat ini diajarkan Rasulullah SAW sebagai perlindungan terhadap gangguan gaib termasuk ain.

Cara Mengobati Penyakit Ain

1. Menggunakan Bekas Air Wudhu Pelaku Ain

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ummul Mukminin Aisyah RA, disebutkan bahwa orang yang menjadi penyebab ain diperintahkan berwudhu, kemudian airnya digunakan untuk mandi oleh orang yang terkena ain.

“Pelaku ain diperintahkan berwudhu, lalu penderita ain mandi dari air bekas wudhu tersebut.” (HR. Abu Daud)

2. Ruqyah Syar’iyyah

Pengobatan ain juga bisa dilakukan dengan ruqyah, bacaan ayat suci dan doa yang bertujuan meminta perlindungan dari Allah SWT. Ayat-ayat yang dibaca antara lain:

  • Al-Fatihah
  • Al-Ikhlas
  • Al-Falaq
  • An-Nas

Syarat ruqyah:

  • Menggunakan ayat Al-Qur’an atau nama dan sifat Allah
  • Tidak mengandung syirik
  • Tidak diyakini ruqyah sebagai penyembuh, melainkan Allah SWT-lah penyembuhnya

Cara Menghindari Penyakit Ain

Pencegahan merupakan langkah terbaik dalam menghadapi bahaya ain. Berikut beberapa upaya pencegahan yang bersumber dari hadits, ayat Al-Qur’an, dan pendapat ulama:

1. Berdoa dan Berlindung kepada Allah

Membaca doa-doa perlindungan setiap hari, terutama kepada anak-anak yang memiliki kelebihan atau kecantikan yang sering menarik perhatian.

2. Tidak Memamerkan Nikmat Secara Berlebihan

Meminimalkan kecenderungan untuk memamerkan keberhasilan, kekayaan, atau fisik yang sempurna di media sosial. Jika pun harus menunjukkan, sertai dengan kalimat seperti “MasyaAllah” atau “Tabarakallah”.

3. Takwa dan Tawakal

Orang yang bertakwa dan bertawakal dijaga oleh Allah dari keburukan. Sebagaimana firman-Nya:

“Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah mencukupkan (keperluannya).” (QS. At-Thalaq: 3)

4. Sabar dan Ikhlas

“Jika kalian bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka tidak mendatangkan kemudharatan kepada kalian...” (QS. Ali Imran: 120)

5. Berbuat Baik kepada yang Dengki

Melawan kebencian dengan kebaikan adalah strategi spiritual dalam Islam.

“...dan mereka menolak keburukan dengan kebaikan.” (QS. Al-Qashash: 54)

6. Memperkuat Tauhid

Tauhid yang murni adalah benteng terbesar dari segala gangguan makhluk dan energi negatif.

FAQ Seputar Ain

1. Apa itu ain?

Ain adalah penyakit atau pengaruh negatif yang berasal dari pandangan mata yang disertai hasad (iri dan dengki), dapat menyebabkan sakit atau kerusakan fisik dan non-fisik.

2. Siapa saja yang bisa terkena ain?

Siapa pun bisa terkena ain: bayi, anak-anak, orang dewasa, bahkan hewan dan benda mati.

3. Bagaimana gejala ain?

Gejala bisa berupa sakit mendadak, lemas, pusing, atau masalah yang tidak dapat dijelaskan secara medis.

4. Apakah ain bisa disembuhkan?

Ya. Dengan pengobatan syar’i seperti mandi dengan bekas air wudhu pelaku ain dan ruqyah.

5. Apakah ain bisa dicegah?

Ya. Dengan membaca doa perlindungan, menjaga lisan dan pandangan, serta memperbanyak ibadah dan amal shaleh.