Liputan6.com, Jakarta Setiap manusia pasti pernah mendengar tentang neraka, tempat yang disebut sebagai seburuk-buruknya tempat kembali. Kata tersebut seolah menjadi simbol penderitaan abadi, hukuman bagi orang-orang yang durhaka terhadap perintah Allah SWT. Dalam ajaran Islam, neraka bukan sekadar mitos atau kisah menakutkan, melainkan realitas akhirat yang telah Allah jelaskan secara rinci dalam Al-Qur’an dan hadits.
Sebagaimana surga adalah balasan bagi orang bertakwa, maka neraka adalah tempat hukuman bagi orang yang ingkar. Pemahaman yang benar tentang neraka seyogianya membangkitkan rasa takut dan sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri. Karena pada hakikatnya, pengenalan terhadap sifat-sifat neraka akan membantu kita untuk menjauhi perbuatan yang dapat menjerumuskan ke dalamnya.
Liputan6.com akan membahas apa itu neraka menurut ajaran Islam, bagaimana gambaran siksaannya, serta menyebutkan nama-nama neraka beserta penghuninya berdasarkan rujukan dari Al-Qur’an, hadits, dan pendapat para ulama, Kamis (3/7/2025).
Advertisement
Apa Itu Neraka dan Bagaimana Gambaran dalam Al-Qur’an?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4334327/original/078344800_1677121590-hell-g04643ed6b_1920.jpg)
Neraka (النار) dalam bahasa Arab berarti “api”. Dalam istilah Islam, neraka adalah tempat hukuman abadi yang Allah SWT siapkan bagi orang-orang kafir, munafik, musyrik, serta mereka yang terus melakukan dosa besar tanpa taubat. Neraka adalah bentuk nyata dari keadilan Allah terhadap mereka yang menolak petunjuk-Nya.
Allah berfirman:
رَبَّنَا إِنَّكَ مَن تُدْخِلِ ٱلنَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ
"Ya Rabb kami, sesungguhnya barang siapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia..." (QS. Ali 'Imran: 192)
Dalam Al-Qur’an, neraka digambarkan sebagai tempat dengan api yang sangat panas, penjaga-penjaga yang kasar, dan penderitaan tanpa henti. Panasnya neraka bahkan dibandingkan dengan api dunia yang hanya satu dari 70 bagian panasnya (HR. Bukhari dan Muslim).
Allah juga menyebut bahwa neraka sudah diciptakan dan akan kekal. Surga dan neraka bukan sekadar simbol, melainkan makhluk nyata yang saat ini sudah ada.
أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ
"Neraka (telah) dipersiapkan bagi orang-orang kafir." (QS. Ali ‘Imran: 131)
Gambaran Neraka dalam Hadits dan Tafsir Ulama
Nabi Muhammad SAW sendiri pernah melihat neraka saat Isra’ Mi’raj. Beliau menyaksikan berbagai bentuk siksaan yang amat mengerikan, bahkan menyebut bahwa kebanyakan penghuninya adalah wanita yang kufur terhadap suami dan tidak bersyukur.
Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyebut bahwa di neraka terdapat rantai, belenggu, dan cairan nanah yang mendidih. Selain itu, neraka memiliki tujuh pintu, masing-masing diperuntukkan bagi golongan tertentu (QS. Al-Hijr: 44). Hadits riwayat Muslim menyatakan bahwa neraka memiliki 70.000 tali, setiap talinya ditarik oleh 70.000 malaikat.
Advertisement
Nama-nama Neraka dan Penghuninya dalam Al-Qur’an
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2397602/original/042418900_1541051389-fire-298105_960_720.jpg)
Menurut buku Agar Pintu Surga Terbuka Untukmu oleh Haidar Musyafa dan tafsir para ulama, ada delapan nama neraka yang disebut dalam Al-Qur’an. Masing-masing memiliki karakteristik dan jenis penghuni:
1. Jahannam – Neraka yang Paling Umum Disebut
Jahannam adalah nama neraka yang paling sering disebut dalam Al-Qur’an, menjadi representasi umum dari tempat azab. Dalam banyak ayat, Jahannam digambarkan sebagai tempat yang penuh dengan kegelapan dan azab yang sangat dahsyat.
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mempersekutukan Allah, pasti akan masuk neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.” (QS. Al-Jinn: 23)
Penghuni Jahannam adalah orang-orang yang kafir, musyrik, dan munafik. Mereka menolak petunjuk Allah, menyekutukan-Nya dengan sesuatu, dan berpura-pura beriman. Jahannam memiliki tujuh pintu (QS. Al-Hijr: 44), dan setiap pintu diperuntukkan bagi golongan tertentu dari orang-orang yang berdosa.
2. Lazha – Api yang Mengelupaskan Kulit
Lazha disebut dalam QS. Al-Lail: 14-16:
“Maka Aku memperingatkan kamu dengan neraka Lazha. Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka, yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).”
Neraka Lazha diperuntukkan bagi mereka yang mendustakan kebenaran dan berpaling dari keimanan. Lazha digambarkan memiliki api yang membakar hingga menelanjangi kulit kepala, seperti disebut dalam QS. Al-Ma’arij: 15-16. Ini menggambarkan betapa hebatnya panas dan kedahsyatan siksaan dalam neraka ini.
3. Al-Huthamah – Neraka yang Menghancurkan
Dalam QS. Al-Humazah: 4-7, Allah SWT berfirman:
“Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? (Yaitu) api (azab) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati.”
Al-Huthamah berasal dari kata hatama yang berarti menghancurkan atau mematahkan. Neraka ini digambarkan sebagai api Allah yang membakar hingga ke hati, bukan hanya tubuh luar. Penghuni neraka ini adalah orang-orang yang mengumpat, menghina, dan menumpuk harta tanpa menunaikan kewajiban zakat atau sedekah, serta meremehkan orang lain.
4. Saqar – Neraka yang Tidak Menyisakan dan Tidak Membiarkan
“Kelak Aku akan memasukkannya ke dalam Saqar. Dan tahukah kamu apa Saqar itu? Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan. Ia membakar kulit manusia.” (QS. Al-Muddatsir: 26-29)
Saqar adalah neraka yang ditujukan untuk mereka yang tidak melaksanakan sholat, tidak memberi makan orang miskin, dan mendustakan hari pembalasan (QS. Al-Muddatsir: 42-46). Kata “Saqar” berarti api yang sangat panas yang tidak membiarkan satu bagian pun dari tubuh tanpa terbakar. Saqar menjadi simbol pengabaian terhadap kewajiban sosial dan ibadah.
5. Al-Jahim – Neraka yang Sangat Panas
Kata Al-Jahim berasal dari kata jahama yang berarti menyala-nyala atau menyulut api. Neraka ini digambarkan dalam Al-Qur’an sebagai tempat yang penuh dengan nyala api yang sangat besar.
“Dan dia akan masuk ke dalam neraka Jahim.” (QS. Ash-Shaffat: 55)
Al-Jahim diperuntukkan bagi orang-orang yang menyekutukan Allah, lebih mencintai dunia daripada akhirat, dan menolak ajaran kebenaran. Dalam QS. At-Takwir: 12, disebutkan bahwa neraka ini akan ditampakkan pada hari kiamat, dan manusia akan mengetahui apa yang telah mereka lakukan.
6. Sa’ir – Neraka dengan Nyala Api yang Terbakar Hebat
Sa’ir berarti api yang menyala-nyala dan terus membakar. Disebut dalam banyak ayat, salah satunya QS. Al-Hajj: 4-5 dan QS. Al-Mulk: 5:
“Dan Kami jadikan bintang-bintang itu sebagai alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka azab neraka Sa’ir.” (QS. Al-Mulk: 5)
Penghuni neraka Sa’ir adalah setan, orang-orang kafir, dan pengikut mereka yang menolak kebenaran. Sa’ir menunjukkan siksa abadi dengan api yang tidak pernah padam.
7. Hawiyah – Neraka yang Sangat Dalam
Hawiyah disebut dalam QS. Al-Qari’ah: 8-11:
“Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikannya), maka tempat kembalinya adalah Hawiyah. Dan tahukah kamu apa itu Hawiyah? (Yaitu) api yang sangat panas.”
Kata Hawiyah berarti jatuh ke tempat yang sangat dalam, menggambarkan jurang neraka yang tiada dasar. Ini adalah tempat bagi mereka yang amal kebaikannya sedikit, hidup dalam kelalaian, dan tidak menyiapkan bekal untuk akhirat.
FAQ Seputar Neraka dalam Islam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2397600/original/021060800_1541051347-embers-142515_960_720.jpg)
1. Apakah neraka sudah ada saat ini?
Ya, berdasarkan QS. Ali ‘Imran: 131 dan hadits Nabi SAW, neraka sudah diciptakan dan telah ada saat ini.
2. Apakah penghuni neraka bisa keluar?
Sebagian ulama menyebut ada yang akan dikeluarkan dari neraka setelah mendapat balasan dosa, seperti kaum mukmin yang berdosa. Namun, orang kafir akan kekal di dalamnya.
3. Apakah wanita lebih banyak di neraka?
Ya, dalam hadits sahih disebutkan bahwa mayoritas penghuni neraka adalah wanita karena kufur terhadap suami dan kebaikannya. Namun, ini tidak mutlak—wanita salehah mendapat kedudukan tinggi di surga.
4. Apakah api neraka hanya panas?
Tidak. Selain api panas, neraka juga menyiksa dengan dingin yang ekstrem (ghassaq) sebagaimana disebut dalam QS. An-Naba’: 25 dan hadits tentang nafas musim dingin dan panas neraka.
5. Apa cara terbaik agar terhindar dari neraka?
Dengan iman yang kuat, menjaga salat, menjauhi dosa besar, senantiasa bertaubat, dan melakukan amal saleh. Rasulullah bersabda bahwa barang siapa menangis karena takut kepada Allah, maka ia tidak akan disentuh api neraka.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2397595/original/082984000_1541051284-hell-1690451_960_720.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3403886/original/091287400_1615978933-quran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260379/original/084688000_1781589230-tj_verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259296/original/035877100_1781495343-_____________FIFAWorldCup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621898/original/023575700_1782614127-063_2283622576.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540345/original/069396100_1774710516-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618866/original/035352900_1782607831-063_2283624619.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5243047/original/051478600_1749093312-AP25155771563061.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3529388/original/056973400_1627972342-000_9767F7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2241544/original/039258100_1528334197-20180606-Muslim-Afghanistan-Berburu-Berkah-Lailatul-Qadar-AP-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553186/original/075515900_1775911814-IMG-20260410-WA0016_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530858/original/024083900_1773495896-WhatsApp_Image_2026-03-14_at_07.01.28__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519665/original/044511200_1772592972-unnamed__44_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523352/original/069144700_1772804015-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_16.21.40__1_.jpeg)