Liputan6.com, Jakarta - Masa kampanye pilpres memang sudah selesai. Pemilu pun sudah dilaksanakan. Setiap kandidat tentu memiliki kesan tersendiri selama menjalani sebulan masa kampanya. Tak terkecuali cawapres Jusuf Kalla.
Pria yang akran disapa JK itu mengatakan, kampanye pilpres 2014 terasa lebih variatif. Tak hanya cara berkampanye, juga ada beberapa fase yang dilewatinya selama masa kampanye.
"Minggu pertama itu perang bintang, semua menonjolkan jenderal yang dimiliki. Berapa bintang, di sana di sini juga begitu," kata JK usai salat tarawih berjamaah dengan anggota Korps Alumni HMI (KAHMI) di Posko Jenggala, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7/2014).
Tak hanya perang bintang yang menghiasi kampanye, para kiai pun ikut 'bertempur' dalam kampanye. Hal itu, terjadi pada pekan kedua kampanye.
"Minggu berikutnya perang kiai. Akhirnya kembali ke perang kiai. Karena kampanye kita ini selama 3 minggu tidak ada kampanye positif, semua klarifikasi," terang JK.
"Jokowi apalah, orang China lah. Jadi semua berpidato, saudara-saudara Jokowi itu Islam benar. Akhirnya banyak kunjungan pesantren. Saya 60% kunjungan pesantren. Jadi ini pengalaman," imbuhnya.
Memasuki pekan terakhir, baru kemudian muncul visi-misi dan program. Berbagai hal yang akan dilakukan selama menjabat sebagai presiden dan wakil presiden disampaikan pada masyarakat. Tapi, tetap nada klarifikasi juga muncul.
"Minggu ketiga, kelima, baru bicara program yang benar. Pihak sana terus menerus klarifikasi soal HAM. Jadi perang klarifikasi," ungkapnya.
Tapi, pada pekan terakhir merupakan momen pamungkas bagi JK. Banyak peristiwa yang membuat elektabilitas Jokowi-JK meningkat. Di antaranya, konser salam 2 jari, penyampaian 9 poin program nyata, debat, kata-kata 'Sinting', dan kesalahan penyebutan Kalpataru dalam debat.
JK: Kampanye Pilpres 2014 Perang Klarifikasi
Tak hanya perang bintang yang menghiasi kampanye, para kiai pun ikut 'bertempur' dalam kampanye.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/710928/original/jusuf_kalla_4.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Jude Bellingham Buktikan Kelasnya4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
- Cerita Nama "Braut Haaland" di Jersey Erling Selama Piala Dunia 20264 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
- Inggris vs Argentina di Semifinal, Scaloni: Ini Hanya Pertandingan Sepak Bola6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294474/original/094305800_1783838406-063_2285709844.jpg)
- Inggris Bangun Mental Baja, Harapan Juara Kembali Membara7 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294171/original/030534100_1783819063-ing9.jpg)
- Messi Antusias Sambut Argentina Vs Inggris, Sebut Semifinal Piala Dunia 2026 Spesial7 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
- Percayalah, Inggris Bisa Menjuarai Piala Dunia 20269 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
- Ketika Erling Haaland Dibuat Mati Kutu oleh Inggris11 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294548/original/063184200_1783843237-063_2285693617.jpg)
- Inggris vs Argentina, Duel Klasik Dua Rival12 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
- Argentina vs Swiss: Bangganya Lionel Scaloni Lihat La Albiceleste Lolos ke Semifinal!15 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
- Argentina vs Swiss: 10 Pemain Swiss Buat La Albiceleste Merana!16 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
- Kronologi Breel Embolo Diusir Wasit saat Argentina vs Swiss, VAR Bongkar Aksi Tipu-Tipu17 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
- Argentina Susah Payah Jinakkan 10 Pemain Swiss, 2 Gol Extra Time Jadi Penentu ke Semifinal17 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548679/original/027938400_1775547751-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T112519.017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294561/original/045730600_1783843861-cek_fakta_-_pemutihan_pajak_kendaraan_gratis_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)